Arsip Kategori: Untaian Nasehat

Mainan Itu Bernama Dunia


Oleh:

Ustadz Abdullah Zaen, Lc., MA

Setiap dari kita tentu pernah mengalami masa kanak-kanak. Masa yang begitu indah sekaligus menggelikan. Barangkali ada di antara kita yang dahulu saat masih kecil pernah kehilangan mainan kesayangan. Masih ingat bagaimana respon kita saat itu? Menangis berjam-jam, bahkan mungkin sampai berhari-hari? Sekarang setelah dewasa, bila teringat perilaku itu, tentu kita akan tertawa geli, “Koq bisa begitu ya efeknya? Padahal kan cuma mainan biasa yang remeh?!”. Kita bisa berkomentar seperti itu saat ini, sebab kita sudah bertambah usia dan semakin matang dalam berpikir. Lanjutkan membaca Mainan Itu Bernama Dunia

Iklan

Allah Melupakan Mereka Dan Mereka Lupa Terhadap Dirinya Sendiri


Diantara dampak maksiat adalah menyebabkan seorang hamba melupakan, melalaikan, merusak, dan mencelakakan diri sendiri.

Jika ada yang bertanya: “Bagaimana mungkin seorang hamba dapat melupakan dirinya sendiri? Jika ia melupakan dirinya, maka apa yang diingatnya? Apakah yang dimaksud dengan seorang hamba yang melupakan dirinya? Lanjutkan membaca Allah Melupakan Mereka Dan Mereka Lupa Terhadap Dirinya Sendiri

Hidup Suri (Bukan Mati Suri)


Oleh: Abdullah Zaen, Lc., MA

Istilah yang sering kita dengar adalah mati suri. Itu merupakan sebuah istilah untuk menjuluki kondisi di mana sesorang tampaknya mati, tetapi sebenarnya masih hidup. Adapun judul di atas; hidup suri adalah kebalikan mati suri. Itu adalah istilah yang kami buat sendiri untuk menjuluki orang yang tampaknya hidup, padahal sebenarnya ia mati. Siapakah dia? Dia adalah orang yang enggan berdzikir! Lanjutkan membaca Hidup Suri (Bukan Mati Suri)

Ilmu VS Maksiat


Ilmu adalah anugerah Allah ta’ala, dan ia adalah amanat Allah azza wa jalla. Maka ilmu tidak diberikan kecuali kepada orang yang Allah kehendaki, dan amanat itu tidak akan diberikan kepada orang yang khianat, maka ilmu akan bersama dengan jiwa-jiwa yang bersih dan akan lari dari jiwa-jiwa pendosa.

  • Abdullah bin Mas’ud -radliyallahu’anhu- mengatakan:

إنّي لأحسب أنّ الرّجل ينسى العلم قد علمه بالذّنب يعمله

“Sungguh aku yakin, bahwa seorang lupa dengan ilmu yang ia dapatkan, karena dosa yang ia kerjakan”.(Jami’ Bayan al-,ilm wa Fadlihi 1/196 karya Ibn Abdil Bar) Lanjutkan membaca Ilmu VS Maksiat