Cukupkanlah Porsi Makan Anda


عن المقدام بن معد يكرب قال: سمعتُ رسول الله يقول: (( ما ملأ آدميٌّ وعاءً شرًّا من بطن، بحسب ابن آدم أكلات يُقمن صلبَه، فإن كان لا محالة، فثُلثٌ لطعامه، وثلثٌ لشرابه، وثلثٌ لنفَسِه )) رواه أحمد والترمذي والنسائي وابن ماجه، وقال الترمذي: (( حديث حسن

Dari Al-Miqdam bin Ma’dikarib, beliau berkata, aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidaklah anak Adam memenuhi kantung yang lebih buruk dari perut. Cukuplah bagi anak Adam memakan beberapa suapan untuk menegakkan punggungnya. Namun jika ia harus (melebihinya), hendaknya sepertiga perutnya (diisi) untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga lagi untuk bernafas”.[1]

Diriwayatkan oleh Imam Ahmad, At-Tirmidzi, An-Nasa-i, Ibnu Majah. Dan At-Tirmidzi
berkata, “Hadits Hasan”.[2]

PENJELASAN HADITS
1- Sabdanya “Tidaklah anak Adam memenuhi kantung yang lebih buruk dari perut”. وعاءً adalah sebuah tempat yang dimasukkan ke dalamnya sesuatu. Dan seburuk-buruk kantong yang dapat dipenuhi (diisi) adalah perut. Karena perut inilah yang dapat merasakan kekenyangan, dan merupakan sumber penyakit, serta dapat mengakibatkan malas, lemah dan selalu ingin beristirahat.

2- Sabdanya “Cukuplah bagi anak Adam memakan beberapa suapan untuk menegakkan punggungnya”, maksudnya adalah cukuplah bagi anak Adam beberapa suapan makanan yang dengannya ia dapat hidup. Dan itulah maksud dari sabdanya يُقمن صلبَه”…untuk menegakkan punggungnya”. Dalam sabdanya ini pun terdapat anjuran untuk memperkecil kadar dan kwantitas makanan, dan tidak memperbanyak dan berfoya-foya dalam makanan. Hal yang demikian itu agar seseorang dapat beraktivitas dengan baik dan giat, serta selamat dari berbagai macam penyakit yang disebabkan banyak makan.

3- Sabdanya “Namun jika ia harus (melebihinya), hendaknya sepertiga perutnya (diisi) untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga lagi untuk bernafas”. Maksudnya adalah jika seseorang merasa tidak cukup dengan beberapa suapan makanan yang dapat membuat punggungnya tegak (membuat dirinya hidup), dan ia benar-benar merasa tidak cukup dengan ukuran tersebut, maka hendaknya ukuran yang hendak dimakan dan diminum tidak melebihi duapertiga perutnya. Agar sepertiga sisanya dapat ia gunakan untuk bernafas dengan mudah dan leluasa.

4- Pelajaran dan faidah hadits:
a. Penjelasan etika yang syar’i, yang seharusnya diperhatikan oleh setiap orang yang mau makan dalam kadar makanan.
b. Bahaya perut penuh. Karena hal ini dapat mengundang penyakit, malas, dan payah.
c. Ukuran makanan yang cukup bagi seseorang adalah yang sekiranya dapat membuatnya tetap bertahan hidup.
d. Jika seseorang ingin mengkonsumsi lebih banyak dari yang dicukupkan, maka hendaknya tidak melebihi duapertiga dari perutnya.

 

[1] Diterjemahkan oleh Abu Abdillah Arief B. bin Usman Rozali dari kitab Fat-hul Qawiyyil Matin fi Syarhil Arba’in wa Tatimmatul Khamsin, karya Syaikh Abdul Muhsin bin Hamd Al-‘Abbad Al-Badr -hafizhahullah-, cetakan Daar Ibnul Qayyim & Daar Ibnu ‘Affan, Dammam, KSA, Cet. I, Th. 1424 H/ 2003 M. Hadits ke-47, halaman 148 sampai 149.

[2] HR At-Tirmidzi (2380), Ibnu Majah (3349), Ahmad (4/132), dan lain-lain. Dan hadits ini di-shahih-kan oleh
Al-Albani dalam As-Silsilah Ash-Shahihah (2265), Irwa-ul Ghalil (1983), dan kitab-kitab beliau lainnya.

Sumber: Penjelasan 50 Hadits Inti Ajaran Islam – Serial Ebook Gratis http://www.Yufid.com | hal. 174

Iklan

One thought on “Cukupkanlah Porsi Makan Anda”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s