Pernik-Pernik Ramadhan (7) : Lima Hukum Bagi Orang Yang Bersetubuh Dengan Istrinya di Siang Ramadhan


Ketahuilah, berdasarkan dalil-dalil, orang bersetubuh dengan istrinya pada siang hari bulan Ramadhan terkena 5 hukum [1]:

  • Puasanya batal
  • Mendapat Dosa
  • Tetap menahan diri untuk tidak makan dan minum sampai berbuka puasa serta tidak mengulanginya
  • Wajib membayar kaffarat dengan urutan sebagai berikut:

Pertama. Membebaskan budak

Kedua. Bila tidak mendapati budak maka wajib berpuasa dua bulan berturut-turut

Ketiga. Bila tidak mampu puasa dua bulan berturut-turut maka memberi makan enam puluh orang miskin

Wajibnya membayar kaffarat berlaku khusus untuk puasa Ramadhan saja, apabila bersetubuh pada saat puasa qadha Ramadhan atau yang lainnya maka puasanya batal dan tidak ada kaffarat.[2]

  • Wajib menqadha puasa menurut pendapat mayoritas ahli ilmu, karena orang yang bersetubuh telah merusak satu hari Ramadhan, maka wajib baginya untuk menggantinya pada hari lain, sebagaimana jika dia batal puasanya karena makan dan minum.[3]

————-

Footnote:

[1]. Lihat Fatawa Ibnu Ustaimin fi Zakat wa Shiyam hlm. 710-714 dan Ash-Shiyam fil islam hlm. 171

[2]. Syarhu Sunnah 6/284 al-Baghawi, al-Kafi 1/357 Ibnu Qudamah, as-Durar as Saniyyah 3/388 Abdurrahman bin Hasan

[3]. At-Tahmid 7/157 Ibnu Abdil Barr

Sumber: Panduan Lengkap Puasa Ramadhan Menurut al-Quran dan as-Sunnah, oleh Ust. Syahrul Fatwa dan Ust Yusuf bin Mukhtar, pustaka al-Fuqon.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s