bismillah

250 Kesalahan Dalam Membaca Al-Fatihah (2/9): Kesalahan Dalam Membaca Bismillah


Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:

لاَصَلاَةَ لِمَنْ لَمْ يَقْرَأُ بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ

“Tidak ada sholat bagi seoran yang tidak membaca al-Fatihah” (HR. ‘Ubadah bin Shomit/ Bukhori dan Muslim)

Menurut jumhur ahlul ilmi Al-Fatihah merupakan rukun sholat. Adapun kesalahan dalam al-Fatihah telah berkata Imam an-Nawawi dalam kitab Syarh Shohih Muslim: jika terjadi kesalahan salam al-Fatihah yang merubah makna seperti mendlommahkan atau mengkasrohkan kalimat أَنْعَمْتُِ  (an’amtu/an’amti) atau mengkasrohkan kaf pada kalimat إِيَّاكِ   (iyyaki) maka sholatnya tidak sah. Namun bila tidak merubah makna seperti membaca fathah ba’ pada lafadz dan sebagainya maka dimakruhkan hal itu dan tidak batal sholatnya (lihat fiqh wadlih. Oleh Dr. Muhammad Bakr Ismail, fatwa Ibnu Taimiyyah dalam bab hukum belajar tajwid, dan Syarah Shohih Muslim no. 397)

Keterangan

1. K: Kesalahan Kecil

2. B: Kesalahan Besar

———————————————————————————————————————-

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

A. بِسْمِ

1. Membaca ba’ dengan imalah kubro: besmi (K)

2. Menghilangkan desis sin (K)

3. Mengganti  س dengan ث : bitsmi (B)

4. Mengganti س dengan ش : bisymi (B)

5. Mengqolqolahkan sin: bisemi (K)

6. Mengqolqolahkan mim: bisme (K)

7. Menghilangkan ba': smi (B)

B. اللهِ

1. Menebalkan lam: bismilloohi (K)

2. Lihat pembahasan sebelumnya

C.الرَّحْمٰنِ

1. Meninggalkan tasydid pada ro’ (K)

2. Mengganti Ro’ dengan U: Auohmaan (B)

3. Mengganti ح dengan خ: Arrokhman (B)

4. Mengganti ح dengan هـ(B)

5. Menebalkan mim: Arrohmooon (K)

6. Mendlommahkan nun: Arrohmaanu (K)

7. Memanjangkan mim lebih dari 2 harokat: Arrohmaaan (K)

8. Membaca imalah pada nun: Arrohmaane (K)

D.الرَّحِيمِ

1. Meninggalkan tasydid pada ro’ (K)

2. Mengucapkan ro’ dengan ra’ : Arrahiim (K)

3. Memanjangkan ro’ : Arroohiim (B)

4. Mengganti  ح dengan خ: Arrokhiim (B)

5. Mengganti ح dengan هـ  (B)

6. Membaca ya’ dengan imalah: Arroheem (K)

7. Membaca ha’ lebih dari 6 harokat (K)

8. Membaca ha’ kurang dari 2 harokat (K)

9. Mengganti mim dengan nun: Arrohiin (B)

10. Membaca mim dengan qolqolah: Arrohiime (K)

Audio MP3 pembahasan materi di atas,

DOWNLOAD

Sumber:

  • Panduan Praktis Tajwid & Bid’ah-bid’ah Seputar Al Qur’an serta 250 Kesalahan dalam Membaca Al Fatihah, penulis: Al Ustadz Abu Hazim bin Muhammad Bashori, penerbit: Maktabah Daarul Atsar, Magetan
  • Tasjilat Daarul Atsar Magetan

6 thoughts on “250 Kesalahan Dalam Membaca Al-Fatihah (2/9): Kesalahan Dalam Membaca Bismillah”

  1. Titip info:

    Ikutilah Pengajian Islam bersama ‘Ulama Ahli Hadits Timur Tengah
    untuk umum.. (ikhwan & akhwat / pria & wanita)

    bersama:
    Dr. Syadi Muhammad Salim An-Nu’mani (Doktor Ilmu Hadits)

    Tema:
    1. Islam Agama Rahmat
    2. Manhaj AhlusSunnah kepada Penguasa

    Penerjemah: Ust. Junaidi Abdillah

    Tempat:
    Masjid Jami’ Al-Irsyad Tegal
    (Jl. Gajahmada No. 128 / SMA Al-Irsyad Tegal Telp. 0283-356869)

    Waktu: Ahad 10 Juni 2012 pukul 08.00 pagi s.d. selesai.
    Insya Allah.

    CP: 085742444953 / 081802896570
    Ta’mir Masjid Jami’ Al-Irsyad. Yayasan Riyadhussholihin Tegal. Yayasan Al-Ihsan Brebes

  2. SEDIH SEDIH SEDIH banget…krn solat 5 waktu dirumah kecuali subuh…bukan karena ajaran sesat. namun krn klo di mesjid alfatihah imam SANGAT CEPAT, aku gak bisa membaca tamat alfatihah di rokaat manapun shg solatku batal, klo aku paksa kejar maka tajwid-ku pun rusak dan itu batal juga solatnya. apakah pendapatku untuk tidak shalat berjamaah bersamaa imam dapat dibenarkan? aku sudah berusaha untuk mencari masjid yang bacaan alfatihanya aga panjang tapi belum ketemu mohon bimbingannya

  3. sprt pengalaman bapak Fahmi Ali, begitu juga dg saya, knp ya hampir semua sholat berjamaah, bacaan alfatihahnya sangat cepat pada sholat rokaat sir, terutama rokaat ke 3 dan 4, knp pada rokaat dibaca jahar membaca alfatihah dg tartil tp saat rokaat dibaca sir, bacaannya jadi cepat. Pdhal alfatihah wajib dibaca, membaca dg tartil jg wajib. Paling cepat membaca alfatihah dg harkat 30 dtk, jika lbh tartil minimal 40 dtk. Jika membacanya kurang dari 20 dtk sy tidak bisa membayangkan caranya gmn, krn contoh dari Rosulullah SAW jika sholat membaca alfatihah seayat berhenti lalu seayat berhenti dst.

  4. sprt pengalaman bapak Fahmi Ali, begitu juga dg saya, knp ya hampir semua sholat berjamaah, bacaan alfatihahnya sangat cepat pada sholat rokaat sir, terutama rokaat ke 3 dan 4, knp pada rokaat dibaca jahar membaca alfatihah dg tartil tp saat rokaat dibaca sir, bacaannya jadi cepat. Pdhal alfatihah wajib dibaca, membaca dg tartil jg wajib. Paling cepat membaca alfatihah dg harkat 30 dtk, jika lbh tartil minimal 40 dtk. Jika membacanya kurang dari 20 dtk sy tidak bisa membayangkan caranya gmn, krn contoh dari Rosulullah SAW jika sholat membaca alfatihah seayat berhenti lalu seayat berhenti dst (Rachmat di Majalengka 08989787474).

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s