Tanya Jawab Seputar Kurban bersama Ust. Abu Qotadah dan Ust. Mubarok Ba’muallim


Kurban

Tanya Jawab bersama Ust. Abu Qotadah:

  • Bagaimana jika menitipkan hewan kurban sebelum bulan Dzulhijjah?
  • Apakah memotong kuku dan rambut hanya untuk yang berkurban? dan apa hikmahnya
  • Bolehkah kita berkurban dengan hewan kurban berjenis kelamin betina?
  • Bagaimana hukum menyembelih satu hewan kurban dengan niat menyertakan nama saudara/keluarga kita yang telah meninggal?
  • Kapankah kita berpuasa hari Arofah? apakah dilakukan ketika jamaah haji melakukan Wukuf di Arofah ataukah 9 Dzulhijjah di negara masing-masing?
  • Karena keutamaan 10 hari bulan Dzulhijjah, apakah boleh berpuasa mulai tanggal 1-9 Dzulhijjah?
  • Bagaimana dengan praktek berkurban di sekolah-sekolah dengan iuran setiap siswa Rp.25.000?
  • Manakah yang harus didahulukan, Aqiqoh atau Berkurban?
  • Adakah dalilnya bahwa sebelum menyembelih hewan kurban melakukan ritual tahlilan terlebih dahulu?
  • Bolehkah jika kulit hewan kurban dijual kemudian hasilnya penjualan dimasukkan ke dalam kas masjid?
  • Bagaimana jika berkurban atas nama perusahaan?

Download

Tanya Jawab bersama Ust. Mubarok:

  • Bagaimana jika berpuasa di bulan Dzulhijjah yang bertepatan dengan hari Jumat?
  • Amalan dan dzikir apa yg sebaiknya dilakukan ketika 10 awal bulan Dzulhijjah?
  • Apakah larangan memotong kuku bagi yang berkurban sampai tanggal 10 Dzulhijjah atau sampai hewan kurban kita disembelih ( karena hewan akan disembelih di hari tasyrik)?
  • Bolehkah jika suami istri berkurban dengan satu hewan
  • Bagaimana jika daging kurban tersebut dimasak dulu, kemudian baru dibagikan?

Download

Kajian di atas hanya kami cuplik khusus tentang pertanyaan seputar hari raya kurban, adapun kajian lengkapnya bisa di simak/ download di sini dan di sini

Iklan

10 thoughts on “Tanya Jawab Seputar Kurban bersama Ust. Abu Qotadah dan Ust. Mubarok Ba’muallim”

    1. ”Dahulu kami penah bersafar bersama Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam lalu tibalah hari raya Idul Adha maka kami pun berserikat sepuluh orang untuk qurban seekor unta. Sedangkan untuk seekor sapi kami berserikat sebanyak tujuh orang.”[HR. Tirmidzi no. 905, Ibnu Majah no. 3131. Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan ghorib. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih, sebagaimana dalam Misykatul Mashobih 1469 [17]]

  1. Assalamu’alaikum WW.
    Dari hewan kurban tersebut, disamping daging, kepala, kaki dan kulit masih ada lagi bagian hewan yang belum disebutkan yaitu : “JEROAN” terdiri dari : hati, paru, usus, perut dan usus 12 jari (iso) serta babat. Apakah ini juga harus dibagi atau malah harus dibuang (haram untuk dimakan). Ini bagaimana ? Trimakasih, Wassalamu’alaikum ww.

  2. Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh.

    Saya seorang kepala rumah tangga ingin bertanya tentang :

    1. Ada pendapat bahwa qurban sembelihan pada hari raya qurban diharuskan juga buat anggota keluarga ( anak anak ). apakah benar demikian.
    2. Apakah pada saat ber qurban harus menyebutkan nama pribadi atau untuk satu keluarga.

  3. assalamualaikumm..
    saya mau tanya nih..

    (1)apakah boleh si pemotong kurban untuk mengambil bagian kaki dan kepala kurban itu,,?
    (2) boleh kah kulit kurban di miliki (di ambil) oleh sebagian orang dari panitia qurban, yang juga mereka telah memperoleh pembagian daging nya,,?

    1. wa’alaykumussalam

      (1) pemotong kurban maksudnya jagal ya? boleh, asalkan itu bukan dianggap sebagai upah….karena daging kurban tidak boleh dijadikan upah atau dijual oleh panitia/pengkurban.
      (2) boleh saja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s