Jawaban Konsultasi Ustadz: Berjabat Tangan Dengan Muhrim


imagesd.jpg
Pertanyaan Tanggal 25 Mei 2007

Penanya: Ummu Alif

Dijawab Oleh: Ust. Muhammad Nur Yasin

Pertanyaan:

Assalamualaikum warohmatullohi wa barokaatuh

ustz.
Saya seorang ibu rumah tangga yg bekerja disalah satu pabrik garment dikawasan bogor, dan saya sedang belajar bagaimana islam itu yg sesungguhnya dengan berdasarkan Al-Quran dan Sunnah, saya ingin bertanya :

1. seorang wanita tidak boleh berjabat tangan yg bukan muhrimnya, yg saya tanyakan bagaimana kalau dgn ayah, adik/kakak laki2, saudara sepupu/keponakan laki2, paman/kakek , apakah itu juga tidak boleh ?

2. Apakah mengucapkan turut berduka cita / Melayat Orang meninggal yg bukan muslim apakah itu boleh ?

Wassalamualaikum warohmatullohi wa barokaatuh
Ummu Alif – Bogor

Jawaban:

Waalaikumsalam wa rohmatullahi wa barokaatuh

 

1.      Ayah, adik/kakak laki2, paman, kakek tidak mengapa berjabat tangan dengan mereka karena semuanya muhrim (afwan istilah yang bener mahram). Adapun keponakan/sepupu laki2 tidak boleh karena bukan mahram.

2.      Membantu dalam kepengurusan jenazah kafir tidak boleh, tetapi kalau sekedar menunaikan hak sebagai temen atau tetangga, seperti mengucapkan semoga anda sabar, semoga anda tidak larut dalam kesedihan dan lain2 yang semisalnya tidaklah mengapa.

Iklan