AWAS ! Alat Kristenisasi Berkedok Islam


“Saya dapat pesanan kaos ini sangat banyak,” kata seorang pemuda sambil dengan bangga menunjukkan kaosnya yang bertuliskan sebuah kaligrafi dalam tulisan bahasa arab.”Yang pesan dari daerah K, mas!” tambahnya sembari menyebutkan sebuah daerah komunitas muslim di kota Yogya. Sejenak melihat, orang menyangka kaligrafi tersebut berasal dari ayat atau hadist atau ungkapan Islam. Namun, setelah diamati, dicari di literature Islam mana pun, kaligrafi itu tak akan dapat ditemukan asalnya. Mengapa? Karena kaligrafi itu sama sekali tak ada hubungannya dengan Islam !

copy-of-awaskaligrafi-kristenisasi.jpg

Ayat Injil matius
Kaligrafi yang dimaksud adalah kaligrafi bergambar huruf alif baa dan naa, yang sekelilingnya dilingkari dengan kaligrafi yang seakan mirip teks ayat. Orang yang pernah belajar bahasa arab sedikit-sedikit insyaAllah tahu, bahwa tulisan di tengah yang besar itu dibaca “Abaanaa”’yang berarti bapa kami. Kita tentu tahu istilah ini hanya terdapat pada akidah Nasrani, yang berarti Tuhan Bapa. Bila dibaca dengan teliti, maka bacaan yang legkap adalah “abaanaa alladzi fissamawaati……dan seterusnya”.

Tanyakanlah kepada ustadz yang hafal Al-Quran, ayat tersebut ada disurat apa dan ayat berapa? Pasti ustadz tersebut akan menjawab bahwa itu bukan ayat Al-Qur’an. Jawaban ini tepat sekali, karena kaligrafi ini bukan Al-Qur’an, tapi ayat Bibel, tepatnya Injil Matius pasal 6 ayat 9-13 yang terjemah Indonesianya demikian,
“Karena itu berdoalah demikian: Bapak kami yang di sorga, dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu dibumi seperti di surga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam percobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan Kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin”.
Kaligrafi “Abaanaa” ini bukan satu-satunya kaligrafi Injil berbahasa Arab. Masih ada lagi kaligrafi Injil Matius yang juga disebarkan dalam bentuk poster. Kaligrafi lain itu mengangkat petikan pasal 5 ayat 44-45, yang terjemahan bahasa Indonesianya berbunyi demikian,
”Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu menjadi anak-anak bapamu yang di sorga”.

Kaligrafi yang lain juga berasal dari Injil Matius pasal 11 ayat 28-30, yang terjemahan bahasa Indonesianya berbunyi,
” Marilah kepada-ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah kepada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban Kupun ringan”.

Selain disablon di kaos, kaligrafi ini terutama kaligrafi Abaanaa juga dijual bebas dalam bentuk poster burukuran lebar sekitar setengah meter. Beberapa misionaris sengaja menjualnya langsung door to door di daerah pedesaan. Karena ketidaktahuan tentang agamanya, sudah banyak kaum muslimin yang memasang kaligrafi semacam ini dirumahnya. Berdasarkan pelacakan, penyebaran kaligrafi ini –terutama dalam bentuk poster- sudah bermula sejak sekitar 10-an tahun yang lalu

Dikutip dari majalah ElFata Vol 07:3 2007

Iklan

43 thoughts on “AWAS ! Alat Kristenisasi Berkedok Islam”

  1. yah, biasalah.. bahasa arab qta emang bagus, siy.. jadi mrk ngiri, trus niru, deh..
    pdhl.. asalny mrk aja tuw yg ga kreatif [tpi kere-atip]
    pd gak tau apa klo agama mrk agama palsu, campuran, dkk, deh..

  2. well, ana sudah tau sejak lama tentang kaligrafi itu..ya benar itu petikan bible. Pas di syria di gereja kristen mereka juga ada kaligrafi itu…memang harus berhati-hati biar saudara2 kita tidak terhasut olehnya

  3. yang salah bukan kristen, memang disyria menggunakan bahasa arab, karena kristen mengijinkan menggunakan bahasa yang sehari-hari digunakan, seharusnya sejak dini kita harus mengerti bahasa arab, tidak hanya hapal

  4. seharusnya mereka tau kaligrafi tulisan arab itu berasal dari budaya ISLAM, BUKAN DARI AGAMA LAIN !!!. kita memang harus menjaganya tapi kenapa mrk gak mau mencari hal / seni2 yang berasal dari agamanya sendiri. Buat apa mrk membuat karya seni yang akan membuat orang dari agama lain ( ISLAM ) menjadi salah krn keterbatasan mrk. Artinya jangan mengganggu agama lain dgn hal2 yang membuat org dari agama lain menjadi marah atau memancing menjadi marah. Ini pasti ada sangkut pautnya dgn yahudi !!!. Seni budaya negri kita di klaim milik malaysia aja kita marah, apalagi seni budaya yang berasal dari agama Allah, agamanya umat muslim, agama yg paling benar. tapi diklaim sebagai kesenian milik universal. INI BENAR – BENAR SUDAH SALAH DAN SAYA SANGAT SANGAT SETUJU DENGAN SEBUTAN KRISTENISASI UMAT DAN BUDAYA ISLAM !!!!!!!.

    1. dasar goblok…! itu huruf/abjad yg digunakan di daerah jazirah arab..! orang yg pengetahuannya picik kayak lo ini yg bikin persaudaraan di indonesia pecah…! balik ke SD lagi lo..! trus belajar soal geografi dasar deh…!

  5. Gw juga islam lo, tp gw nggak ngerasa itu suatu penghasutan. gw pernah tinggal di Arab, 3 tahun. gereja di sana juga pake kaligrafi arab dan bahasa arab waktu mereka doa, persis kayak kita, so jangan suka curiga dong, kasian mereka, wassalam.

    1. ente ini goblog kali ya, qt mayoritas islam, dan bahasa islam adalah bahasa arab, jadi pantes dong bila di Indonesia qt gunakan tulisan dan bahasa arab. Tapi kristen khan pakai bahasa ibrani, so, jangan dong gunakan bahasa arab di negara ini. Kalau mau, pakai aja bahasa indonesia sebab qt bukan orang arab. Kalo mau pakai bahasa arab, sono, pegi sono ke Siria, Libanon, atau ke Mesir. Sudahlah kristen….jangan latah ah. Dasar agama nggak kreatif.

    2. Jang lu diarab ngapain??? jadi cleaning service ya??? ya pantas lah kyk gitu ngomongnya….
      makanya belajar agama yg bener biar cinta kepada agama allah

  6. Tidak usah mencela agama mereka, ya saudara-saudaraku karena Al Qura’an sudah menjelaskan secara terperinci mengenai (kesalahan) dua agama samawi lainnya. Tugas kita adalah memperbaiki keimanan, ketaqwaan dan akhlaq kita dan untuk belajar terus menerus mengenai agama yang mulia ini.
    Adapun injil dalam bahasa Arab menurut pendapat saya adalah hal yang wajar karena toh di Asia Barat seperti di Lebanon, sebagian kecil Mesir, Syria bahkan Palestina ada etnis Arab yang beragama Kristen yang otomatis pelajaran agama dan syiarnya juga mempergunakan bahasa Arab.
    Wassalaam.

    1. ya benar pak…jangan mencela agama mereka sembarangan. Adapun sangat perlu pemaparan tulisan diatas sebagai peringatan kepada kaum muslimin terutama yang suka ikut2an tanpa mengetahui makna suatu amalam tersebut. Apalagi banyak orang dinegara kita ini yang belum paham bahasa arab

  7. menurut saya kita umat islam harus bisa membaca dan mengartikan apa yang di kandung dari ayat2 alqura nulkarim itu semua ansy allah akan bisa membentengi diri kita dari penyesatan dari agama 2 lainnya.
    jadi buat saudra ku yang seiman persiapkanlah diri kita dari misi2 bebrapa agama yang akan berusaha untuk memurtadkan diri kita dari ajaran islam

  8. saatnya kita umat islam lebih hati-hati terhadap bahaya kristenisasi yang sudah semakin merajalela.tak ada lagi kata damai,saatnya kita perangi,sebelum aqidah ummat semakin habis terkikis.apapun bentuknya,kristenisasi musuh terbesar yang harus dibasmi.saatnya Ummat bersatu tanpa adanya pengkotakan golongan.selama Allah tuhan kita dan Nabi Muhammad Nabi kita,semuanya saudara.barsatu untuk keutuhan ummat,berperang untuk kemaslahatan ummat,mencapai kedudukan tertinggi,perangi kezhaliman,musnahkan kebathilan dan hilangkan pengkikisan aqidah oleh tangan-tangan biadab para misionaris.
    Allahu Akbar………Allahu Akbar………Allahu Akbar………

  9. kita sebagai orang islam harus bisa membuktikan bahwa islam adl damai. damai pada situasi yg tidak damai. bukan damai pada situasi yg damai saja. bagaimana mngkn kita katakan kita agama damai sementara ada perbedaan seperti ini saja langsung suarakan perang. jadi tidak damai deh….biar aja mereka spt itu, biarkan Allah yg bertindak., kita tdk perlu sok jagoan membela Allah.kl mereka salah pasti mereka yg akn tanggung akibatx. jangan skali2 kita berteriak Allahu Akbar utk tindakan anarkis.

    1. saya setuju mas brow. manusia kok membela ALLAH. ga terbalik tuh. Allah yang dibelah oleh pengikutnya itu ga benar Allah yang lemah. Seharusnya Allahlah yang membela kita kalau Dia Tuhan.

    2. Bukannya ‘sok jagoan membela Allah’ mas…..tetapi kita sebagai seorang muslim yang taat kepada-Nya tetap harus menjaga ini agar tetap murni, sehingga terhindar dari tipu muslihat mereka yang seperti contoh di atas, kita serukan kepada ummat muslimin tipu muslihat mereka supaya ummat tidak terpengaruh karena mereka tidak akan berhenti mempengaruhi ummat muslimin sampai masuk ke agama mereka, Allah berfirman:

      orang-orang Yahudi dan Nashrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka …” [Al-Baqarah : 120]

      Tetapi tetap….dengan adanya tipu muslihat mereka kita janganlah kita menjadi anarkis….merusak fasilitas umum….atau demo di jalan-jalan…

      Kaidahnya….kita ber amar ma’ruf dengan cara yang ma’ruf dan nahi mungkar tanpa menimbulkan kemungkaran yang lain.

      Wallahu’alam

  10. saya setuju kalau ini saatnya kita belajar mengerti isi ayat2 alqura nulkarim yang kita baca, bukan hanya tau baca saja tapi tidak tau artinya….kalau kita mau supaya rumah kita tdk kemalingan maka cara terbaik adl membentengi rumah kita sebaik mgkn bukan pergi mencari2 calon maling yg akan datang. rumah kita kemalingn karna mgkn rumah kita tdk terkunci atau sistim keamanan tdk bagus. saran saya sibukanlah diri kita dgn membentengi rumah atau iman kita dari pada kita sibuk mengurus orang diluar sana….

  11. tugas kita bukan mencela ummat beragama lai, tapi mengajak mereka kejalan yang benar yaitu Islam. Inna Ad Diina Indallaahi Al Islam, makanya belajar bahasa arab biar gak terkecoh

    1. Solusi yang memungkinkan adalah mbak harus menjauhi dia, karena bagaimanapun hal tersebut tidak selayaknya dilakukan oleh seorang muslimah, terlebih lagi pacaran apalagi memasuki jenjang pernikahan dengan pria beragama selain Islam. dan cobalah untuk menyibukkan diri dengan hal-hal yang bermanfaat terutama yang bernilai ibadah kepada Allah. Membaca al-Quran, berdzikir kepada-Nya, dan juga sering-sering menghadiri majelis taklim. InsyaAllah Dia akan memudahkan jalan mbak jika mbak sendiri ingin mencari jalan yang mudah tersebut dengan hal-hal yang di ridhoi-Nya.

      Semoga mbak diberi kekuatan dalam menghadapi cobaan-Nya dan tetap teguh di atas ketaqwaan, yaitu menjauhi larangan dan menjalankan perintah-Nya.

  12. Wah Mas, memang cocok itu, dari pada gontok-gontokan gara-gara kaos dan poster. Bagusnya mengadakan kegiatan pembelajaran untuk umat semua.

    Kadang saya mikir kalau anak keturunan Nabi Ibrahim ini memang seneng diadu domba terus, yang muslim, kristen, yahudi wis podo wae. Tapi kalau direnungkan lama-lama, sebetulnya nggak ada orang yang seneng rame, hanya memang terdapat jurang pemisah yang dalam antara kaum ulama cerdas dan mayoritas umat yang ilmu agamanya cetek. Kalau wis ngerti semua, wis mudah-mudahan pinggir surga sudah nampak.

  13. Soal penggunaan bahasa aja kok repot !
    mau pake bahasa arab, bahasa ingris, bahasa belanda, bahasa cina dan lain-lain.
    apakah bahasa-bahasa itu milik kita, yaitu milik “pribadi kita”
    soal seni (kaligrafi) aja kok dipermasalahkan, siapa sih yang memiliki paten perihal seni tersebut, sehingga orang lain, bangsa lain, agama lain, budaya lain ga boleh pakai.
    kita kok menghakimi bahwa orang lain, bangsa lain, agama lain yang yang menggunakan bahasa arab atau seni kaligarfi itu orang yang tidak pantas dengan kata lain orang/bangsa tersebut adalah PENDOSA
    Sekarang siapa diantara kita yang merasa dirinya bersih dari dosa silahkan tampil dihadapan dunia ini untuk menghakimi mereka semua dan tentunya dia yang merasa diri bersih dari dosa sangat pantas mengumandangkan “ALLAHU AKBAR” untuk MENGHAKIMI orang-orang BERDOSA.
    Insyaallah, ahli surga. Amin

  14. Makanya pelajari agama dengan baik dan benar, jangan setengah2 n belajar juga sejarah agama, timur tengah dan sejarah munculnya agama di timur tengah biar gak asal menghina. Saya mau tanya seni kaligrafi itu milik paten agama tertentu ya..??????
    Coba cari n Pelajari seni kaligrafi mulai muncul pada masa apa ???????
    agama mana yg duluan muncul dan lebih tua di timur tengah..????

  15. kali garafi yang di atas adalah Doa Bapa Kami (umat Kristiani) atau dalam bahasa aslinya ” Al Shalat Al Robaniah ” itu adalah doa yang diajarkan oleh Yesus Kristus atau ada juga dalam Buku Doa-doa yang diajarkan oleh Nabi Isa Almasih (masih dalam bahasa aslinya/arab)

  16. Yang bikin kacau bukan orang nasharanya, tapi orang2 iseng yang bikin artikel fitnah seperti ini. Provokatif. Sebelum menulis, memang butuh ilmu yang mumpuni dulu. Termasuk soal kaligrafi dan bahasa Arab yang dipakai umat Nashara. Mereka bukan Nashara Protestan atau Katholik yang berasal dari budaya Barat (berbahasa Latin, Inggris). Mereka kaum Orthodox Syria yg memang sebelum Islam muncul, mereka sudah lebih dulu memakai bahasa Arab sebagai bahasa liturgi dan kaligrafi sebagai bagian kesenian mrk sbg org Arab. Jd tdk usah memfitnah bhw mrk mlakukan kristenisasi dg berkedok Islam atau “meniru2” Islam. Bentengi saja diri dg ilmu, bukan cuma baca Alquran/ Hadis/ doa2 brbahasa Arab tp jg hrs mngerti isinya, niscaya selamat. Amin…

  17. Masalah ini muncul dikarenakan pemahaman yang kurang dalam hal makna dan arti dari kitab suci kita yaitu Al-Qur’an. Sebab umat islam pada zaman sekarang tidak sedikit yang hanya tahu cara membaca Al-Qur’an tanpa berusaha mengerti akan maksud, makna maupun artinya di kitab Suci Al-Qur’an.

  18. “Idz qaalallahu yaa ‘Iisaa innii mutawaffiika warafiuka ilayya wa muthahiruka minalladzii nakafaruu wa jaa’ilul ladzii nattaba ‘uuka fauqalladzii nakafaruu ilaa yaumil qiyaamah…”
    “(Ingatlah) ketika Allah berfirman: “Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepadaku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang kafir hingga hari kiamat” Qs. Ali Imran 3:55

  19. Memang bahasa Arab cuman milik orang Islam ya? Heheheheheh…
    Biadab sih kalo memang ada cara merekrut umat dengan cara tipu-tipu semacam itu… tapi picik juga kalo nuduh yang bukan-bukan .
    Salam

  20. Mentang2 tulisan arab,semua kudu islam? Setahu saya terbesar pemeluk agama islam di Indonesia jadi kenapa gk sekalian aja tulisan bahasa indonesia juga di klaim?

  21. jadi pengen komentar nih,
    Yang salah mah justru orang islam yang sampe terhasut :v
    Soalnya apa? soalnya, kenapa mereka bisa-bisanya sampai nggak paham sama bahasa keagamaan mereka? Apa sebegitu minimnya pengetahuan mereka sama Al-Qur’an, kalo begitu, mereka islam apa bukan? apa cuma numpang status islam doang?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s