<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>NashirusSunnah Blog</title>
	<atom:link href="http://maramissetiawan.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://maramissetiawan.wordpress.com</link>
	<description>Sekedar berbagi pengetahuan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 02 Jan 2012 22:47:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='maramissetiawan.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/e1f582d263f470d39caba9859eefae86?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>NashirusSunnah Blog</title>
		<link>http://maramissetiawan.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://maramissetiawan.wordpress.com/osd.xml" title="NashirusSunnah Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://maramissetiawan.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Syi’ah Itu Sesat Juragan (Sebuah Masukan untuk Bapak Profesor Umar Syihab dan Bapak Profesor Din Syamsuddin)</title>
		<link>http://maramissetiawan.wordpress.com/2012/01/03/syiah-itu-sesat-juragan-sebuah-masukan-untuk-bapak-profesor-umar-syihab-dan-bapak-profesor-din-syamsuddin/</link>
		<comments>http://maramissetiawan.wordpress.com/2012/01/03/syiah-itu-sesat-juragan-sebuah-masukan-untuk-bapak-profesor-umar-syihab-dan-bapak-profesor-din-syamsuddin/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Jan 2012 22:33:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maramis setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aqidah Kita]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan Tajam]]></category>
		<category><![CDATA[aqidah]]></category>
		<category><![CDATA[din syamsudin]]></category>
		<category><![CDATA[muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[MUI]]></category>
		<category><![CDATA[sekte]]></category>
		<category><![CDATA[sesat]]></category>
		<category><![CDATA[syiah]]></category>
		<category><![CDATA[taqiyyah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maramissetiawan.wordpress.com/?p=3031</guid>
		<description><![CDATA[Adalah hal yang membuat kita mengelus dada ketika oknum ketua Majelis Ulama Indonesia yang masih mengaku ‘sunniy’ mengatakan Syi’ah itu tidak sesat. Ia adalah Prof. Umar Syihaab[1] – semoga Allah memberikan petunjuk kepadanya, dan orang-orang tidak silau dengan gelar yang disandangnya – yang mengatakan : “MUI berprinsip[2] bahwa mazhab Syiah tidak sesat. Karena itu, MUI &#8230; <a href="http://maramissetiawan.wordpress.com/2012/01/03/syiah-itu-sesat-juragan-sebuah-masukan-untuk-bapak-profesor-umar-syihab-dan-bapak-profesor-din-syamsuddin/">Continue reading <span class="meta-nav">&#187;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maramissetiawan.wordpress.com&amp;blog=769772&amp;post=3031&amp;subd=maramissetiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_3038" class="wp-caption alignright" style="width: 271px"><a href="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2012/01/bahaya_syiah.png"><img class=" wp-image-3038" title="bahaya_syi'ah" src="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2012/01/bahaya_syiah.png?w=261&#038;h=251" alt="" width="261" height="251" /></a><p class="wp-caption-text">bahaya_syi&#039;ah</p></div>
<p>Adalah hal yang membuat kita mengelus dada ketika oknum ketua Majelis Ulama Indonesia yang masih mengaku ‘sunniy’ mengatakan Syi’ah itu tidak sesat. Ia adalah Prof. Umar Syihaab<a title="" href="/Artikel%20Islam/Syi%E2%80%99ah%20Itu%20Sesat%20Juragan%20%28Sebuah%20Masukan%20untuk%20Bapak%20Din%20Syamsuddin%20dan%20Umar%20Syihab%29.docx#_ftn1">[1]</a> – semoga Allah memberikan petunjuk kepadanya, dan orang-orang tidak silau dengan gelar yang disandangnya – yang mengatakan : “<em>MUI berprinsip</em><a title="" href="/Artikel%20Islam/Syi%E2%80%99ah%20Itu%20Sesat%20Juragan%20%28Sebuah%20Masukan%20untuk%20Bapak%20Din%20Syamsuddin%20dan%20Umar%20Syihab%29.docx#_ftn2">[2]</a> <em>bahwa <strong>mazhab Syiah tidak sesat</strong>. Karena itu, MUI mengimbau umat Islam tidak terpecah belah dan menjaga ukhuwah islamiah serta tidak melakukan tindak kekerasan terhadap golongan berbeda</em>”.<a title="" href="/Artikel%20Islam/Syi%E2%80%99ah%20Itu%20Sesat%20Juragan%20%28Sebuah%20Masukan%20untuk%20Bapak%20Din%20Syamsuddin%20dan%20Umar%20Syihab%29.docx#_ftn3">[3]</a> Di lain kesempatan ia berkata : “<em>Misalnya ada MUI Daerah yang mengeluarkan fatwa Syiah itu sesat -namun Alhamdulillah syukurnya belum ada MUI Daerah yang mengeluarkan fatwa seperti itu- maka fatwa tersebut tidak sah secara konstitusi, sebab MUI Pusat menyatakan Syiah itu sah sebagai mazhab Islam dan tidak sesat. Jika ada petinggi MUI yang mengatakan seperti itu, itu adalah pendapat pribadi dan bukan keputusan MUI sebagai sebuah organisasi</em>&#8220;.<a title="" href="/Artikel%20Islam/Syi%E2%80%99ah%20Itu%20Sesat%20Juragan%20%28Sebuah%20Masukan%20untuk%20Bapak%20Din%20Syamsuddin%20dan%20Umar%20Syihab%29.docx#_ftn4">[4]</a> <span id="more-3031"></span></p>
<p>Tidak ketinggalan Prof. Diin Syansuddiin – ketua umum PP. Muhammadiyyah &#8211; yang memberikan angin segar atas ucapan Prof. Umar Syihab, dimana ia <em>menegaskan bahwa antara Sunni dan Syiah ada perbedaan tapi <strong>hanya pada wilayah cabang (furu’iyyat), tidak pada wilayah dasar agama (akidah)</strong>, karena keduanya berpegang pada akidah Islamiyah yang sama, walau ada perbedaan derajad penghormatan terhadap Ali bin Abi Thalib</em>.<a title="" href="/Artikel%20Islam/Syi%E2%80%99ah%20Itu%20Sesat%20Juragan%20%28Sebuah%20Masukan%20untuk%20Bapak%20Din%20Syamsuddin%20dan%20Umar%20Syihab%29.docx#_ftn5">[5]</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Saya (Abul-Jauzaa’) katakan : Sesat perkataan yang menyatakan Syi’ah tidak sesat. Sesat pula perkataan yang menyatakan perbedaan Ahlus-Sunnah dengan Syi’ah tidak ada kaitannya dengan ‘aqidah. Berikut akan saya berikan bukti-bukti otentik akan kesesatan Syi’ah yang berbeda dengan perkataan dua tokoh di atas. Bukti-bukti berikut saya ambilkan dari kitab-kitab Syi’ah, website-website Syi’ah, dan perkataan para ulama Syi’ah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>1.     Orang Syi’ah Raafidlah mengatakan Al-Qur’an yang ada di tangan kaum muslimin (baca : Ahlus-Sunnah) berbeda dengan Al-Qur’an versi Ahlul-Bait.</p>
<p>Berkata Muhammad bin Murtadlaa Al-Kaasyi dalam – seseorang yang dianggap <em>‘alim</em> dan ahli hadits dari kalangan Syi’ah &#8211; :</p>
<p align="right">لم يبق لنا اعتماد على شيء من القران. اذ على هذا يحتمل كل اية منه أن يكون محرفاً ومغيراً ويكون على خلاف ما أنزل الله فلم يقب لنا في القران حجة أصلا فتنتفى فائدته وفائدة الأمر باتباعه والوصية بالتمسك به</p>
<p>“Tidaklah tersisa bagi kami untuk berpegang suatu ayat dari Al-Qur’an. Hal ini disebabkan setiap ayat telah terjadi pengubahan sehingga berlawanan dengan yang diturunkan Allah. Dan tidaklah tersisa dari Al-Qur’an satu ayatpun sebagai hujjah. Maka tidak ada lagi faedahnya, dan faedah untuk menyuruh dan berwasiat untuk mengikuti dan berpegang dengannya ….” [<em>Tafsir Ash-Shaafiy</em> 1/33]</p>
<p>Berkata Muhammad bin Ya’qub Al-Kulainiy – seorang yang dianggap ahli hadits dari kalangan Syi’ah – (w. 328/329 H) :</p>
<p>&nbsp;</p>
<p align="right">عن أبي بصير عن أبي عبد الله عليه السلام قال : وَ إِنَّ عِنْدَنَا لَمُصْحَفَ فَاطِمَةَ ( عليها السلام ) وَ مَا يُدْرِيهِمْ مَا مُصْحَفُ فَاطِمَةَ ( عليها السلام ) قَالَ قُلْتُ وَ مَا مُصْحَفُ فَاطِمَةَ ( عليها السلام ) قَالَ مُصْحَفٌ فِيهِ مِثْلُ قُرْآنِكُمْ هَذَا ثَلَاثَ مَرَّاتٍ وَ اللَّهِ مَا فِيهِ مِنْ قُرْآنِكُمْ حَرْفٌ وَاحِدٌ قَالَ قُلْتُ هَذَا وَ اللَّهِ الْعِلْمُ</p>
<p>Dari Abu Bashiir, dari Abu ‘Abdillah <em>‘alaihis-salaam</em> ia berkata : “Sesungguhnya pada kami terdapat Mushhaf Faathimah <em>‘alaihas-salaam</em>. Dan tidaklah mereka mengetahui apa itu Mushhaf Faathimah”. Aku berkata : “Apakah itu Mushhaf Faathimah ?”. Abu ‘Abdillah menjawab : “Mushhaf Faathimah itu, di dalamnya tiga kali lebih besar daripada Al-Qur’an kalian. Demi Allah, tidaklah ada di dalamnya satu huruf pun dari Al-Qur’an kalian”. Aku berkata : “Demi Allah, ini adalah ilmu” [<em>Al-Kaafiy</em>, 1/239].</p>
<p>&nbsp;</p>
<p align="right">عَنْ هِشَامِ بْنِ سَالِمٍ عَنْ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ ( عليه السلام ) قَالَ إِنَّ الْقُرْآنَ الَّذِي جَاءَ بِهِ جَبْرَئِيلُ ( عليه السلام ) إِلَى مُحَمَّدٍ ( صلى الله عليه وآله ) سَبْعَةَ عَشَرَ أَلْفَ آيَةٍ</p>
<p>Dari Hisyam bin Saalim, dari Abu ‘Abdillah <em>‘alaihis-salaam</em> ia berkata : “Sesungguhnya Al-Qur’an yang diturunkan melalui perantaraan Jibril <em>‘alaihis-salaam</em> kepada Muhammad <em>shallallaahu ‘alaihi wa aalihi </em>terdiri dari 17.000 (tujuh belas ribu) ayat” [<em>Al-Kaafiy</em>, 2/634].</p>
<p>Berkata Muhammad Baaqir Taqiy bin Maqshuud Al-Majlisiy (w. 1111 H) – seorang yang dianggap imam dan ahli hadits di masanya – ketika mengomentari hadits di atas :</p>
<p>&nbsp;</p>
<p align="right">موثق، وفي بعض النسخ عن هشام بن سالم موضع هارون ابن سالم، فالخبر صحيح ولا يخفى أن هذا الخبر وكثير من الأخبار في هذا الباب متواترة معنى، وطرح جميعها يوجب رفع الاعتماد عن الأخبار رأسا، بل ظني أن الأخبار في هذا الباب لا يقصر عن أخبار الامامة فكيف يثبتونها بالخبر ؟</p>
<p>”<strong>Shahih</strong>. Dalam sebagian naskah tertulis : ”dari Hisyaam bin Saalim” pada tempat rawi yang bernama Haaruun bin Saalim. Maka khabar/riwayat ini shahih dan tidak tersembunyi lagi bahwasannya riwayat ini dan banyak lagi yang lainnya dalam bab ini telah mencapai derajat mutawatir secara makna. Menolak keseluruhan riwayat ini (yang berbicara tentang perubahan Al-Qur’an) berkonsekuensi menolak semua riwayat (yang berasal dari Ahlul-Bait). Aku kira, riwayat-riwayat dalam bab ini tidaklah lebih sedikit dibandingkan riwayat-riwayat tentang imamah. Nah, bagaimana masalah imamah itu bisa ditetapkan melalui riwayat ? [<em>Mir-aatul-‘Uquul fii Syarhi Akhbaari Aalir-Rasuul</em> 12/525].</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kemudian,…. inilah hal yang membuktikan validitas keyakinan Syi’ah dalam hal ini :</p>
<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://maramissetiawan.wordpress.com/2012/01/03/syiah-itu-sesat-juragan-sebuah-masukan-untuk-bapak-profesor-umar-syihab-dan-bapak-profesor-din-syamsuddin/"><img src="http://img.youtube.com/vi/ovfz3xnsjJ0/2.jpg" alt="" /></a></span>
<p>Di atas adalah perkataan Dr. Al-Qazwiniy, salah seorang ulama kontemporer Syi’ah yang cukup terkenal. Menurutnya, firman Allah <em>ta’ala </em>:</p>
<p align="right">إِنَّ اللَّهَ اصْطَفَى آدَمَ وَنُوحًا وَآلَ إِبْرَاهِيمَ وَآلَ عِمْرَانَ عَلَى الْعَالَمِينَ</p>
<p>“<em>Sesungguhnya Allah telah memilih Adam, Nuh, keluarga Ibrahim dan keluarga Imran melebihi segala umat (di masa mereka masing-masing)</em>” [QS. Aali 'Imraan : 33].</p>
<p>Menurutnya, yang benar adalah :</p>
<p align="right">إِنَّ اللَّهَ اصْطَفَى آدَمَ وَنُوحًا وَآلَ إِبْرَاهِيمَ وَآلَ عِمْرَانَ <strong>وَآلَ مُحَمَّدٍ</strong> عَلَى الْعَالَمِينَ</p>
<p>“<em>Sesungguhnya Allah telah memilih Adam, Nuh, keluarga Ibrahim, keluarga Imran, <strong>dan keluarga Muhammad</strong> melebihi segala umat (di masa mereka masing-masing)</em>”.</p>
<p>Tambahan kalimat yang berwarna merah ini dihilangkan oleh para shahabat <em>radliyallaahu ‘anhum</em> – (dan ini adalah kedustaan yang sangat nyata !!).<a title="" href="/Artikel%20Islam/Syi%E2%80%99ah%20Itu%20Sesat%20Juragan%20%28Sebuah%20Masukan%20untuk%20Bapak%20Din%20Syamsuddin%20dan%20Umar%20Syihab%29.docx#_ftn6">[6]</a></p>
<p>Apakah hal seperti ini menurut Umar Syihab tidak sesat ?. Apakah hal seperti ini menurut Din Syamsuddin tidak ada sangkut pautnya dengan ‘aqidah ?. Dimanakah posisi firman Allah <em>ta’ala </em>:</p>
<p align="right">إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ</p>
<p><em>“Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Qur&#8217;an, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya”</em> [QS. Al-Hijr : 9] ?.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>2.     Orang Syi’ah Raafidlah telah mengkafirkan para shahabat, terutama sekali Abu Bakr Ash-Shiddiiq dan ‘Umar bin Al-Khaththaab <em>radliyallaahu ‘anhumaa</em>.</p>
<p>Orang Syi’ah telah mendoakan laknat atas Abu Bakr dan ‘Umar <em>radliyallaahu ‘anhumaa </em>– yang naasnya, doa itu dinisbatkan secara dusta kepada ‘Aliy bin Abi Thaalib <em>radliyallaahu ‘anhu</em><a title="" href="/Artikel%20Islam/Syi%E2%80%99ah%20Itu%20Sesat%20Juragan%20%28Sebuah%20Masukan%20untuk%20Bapak%20Din%20Syamsuddin%20dan%20Umar%20Syihab%29.docx#_ftn7">[7]</a> – sebagai berikut :</p>
<p align="right">اللهم صل على محمد، وآل محمد، اللهم العن صنمي قريش، وجبتيهما، وطاغوتيهما، وإفكيهما، وابنتيهما، اللذين خالفا أمرك، وأنكروا وحيك، وجحدوا إنعامك، وعصيا رسولك، وقلبا دينك، وحرّفا كتابك&#8230;..</p>
<p>“Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad. Ya Allah, <strong>laknat bagi dua berhala Quraisy (Abu Bakr dan ‘Umar</strong><sup>– Abul-Jauzaa’</sup><strong>), Jibt dan Thaghut, kawan-kawan, serta putra-putri mereka berdua</strong>. Mereka berdua telah membangkang perintah-Mu, mengingkari wahyu-Mu, menolak kenikmatan-Mu, mendurhakai Rasul-Mu, menjungkir-balikkan agama-Mu, merubah kitab-Mu…..dst.” [selesai].</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Saksikan video berikut, bagaimana ulama Syi’ah (Yasir Habiib) melaknat Abu Bakr, ‘Umar, dan para shahabat lain <em>radliyallaahu ‘anhum</em> dalam shalatnya :</p>
<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://maramissetiawan.wordpress.com/2012/01/03/syiah-itu-sesat-juragan-sebuah-masukan-untuk-bapak-profesor-umar-syihab-dan-bapak-profesor-din-syamsuddin/"><img src="http://img.youtube.com/vi/DAVSplUX3hw/2.jpg" alt="" /></a></span>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dan mari kita lihat sumber ajaran Syi’ah dalam kitab mereka yang mengkafirkan para shahabat :</p>
<p>&nbsp;</p>
<p align="right">عَنْ أَبِي جَعْفَرٍ ( عليه السلام ) قَالَ كَانَ النَّاسُ أَهْلَ رِدَّةٍ بَعْدَ النَّبِيِّ ( صلى الله عليه وآله ) إِلَّا ثَلَاثَةً فَقُلْتُ وَ مَنِ الثَّلَاثَةُ فَقَالَ الْمِقْدَادُ بْنُ الْأَسْوَدِ وَ أَبُو ذَرٍّ الْغِفَارِيُّ وَ سَلْمَانُ الْفَارِسِيُّ رَحْمَةُ اللَّهِ وَ بَرَكَاتُهُ عَلَيْهِمْ</p>
<p>Dari Abu Ja’far <em>‘alaihis-salaam</em>, ia berkata : “Orang-orang (yaitu para shahabat <sup>- Abul-Jauzaa’</sup>) menjadi <strong>murtad</strong> sepeninggal Nabi <em>shallallaahu ‘alaihi wa aalihi</em> kecuali tiga orang”. Aku (perawi) berkata : “Siapakah tiga orang tersebut ?”. Abu Ja’far menjawab : “Al-Miqdaad, Abu Dzarr Al-Ghiffaariy, dan Salmaan Al-Faarisiy <em>rahimahullah wa barakaatuhu ‘alaihim</em>&#8230;” [<em>Al-Kaafiy</em>, 8/245; Al-Majlisiy berkata : “hasan atau <em>muwatstsaq</em>”].</p>
<p>&nbsp;</p>
<p align="right">عَنْ أَبِي عبد الله عليه السلام قال: &#8230;&#8230;.والله هلكوا إلا ثلاثة نفر: سلمان الفارسي، وأبو ذر، والمقداد ولحقهم عمار، وأبو ساسان الانصاري، وحذيفة، وأبو عمرة فصاروا سبعة</p>
<p>Dari Abu ‘Abdillah <em>‘alaihis-salaam</em>, ia berkata : “…….Demi Allah, mereka (para shahabat) <strong>telah binasa kecuali tiga orang</strong> : Salmaan Al-Faarisiy, Abu Dzarr, dan Al-Miqdaad. Dan kemudian menyusul mereka ‘Ammaar, Abu Saasaan, Hudzaifah, dan Abu ‘Amarah sehingga jumlah mereka menjadi <strong>tujuh orang</strong>” [<em>Al-Ikhtishaash</em> oleh Al-Mufiid, hal. 5; lihat : <a href="http://www.al-shia.org/html/ara/books/lib-hadis/ekhtesas/a1.html">http://www.al-shia.org/html/ara/books/lib-hadis/ekhtesas/a1.html</a>].</p>
<p align="right">عَنْ أَبِي بَصِيرٍ عَنْ أَحَدِهِمَا عليهما السلامقَالَ إِنَّ أَهْلَ مَكَّةَ لَيَكْفُرُونَ بِاللَّهِ جَهْرَةً وَ إِنَّ أَهْلَ الْمَدِينَةِ أَخْبَثُ مِنْ أَهْلِ مَكَّةَ أَخْبَثُ مِنْهُمْ سَبْعِينَ ضِعْفاً .</p>
<p>Dari Abu Bashiir, dari salah seorang dari dua imam ‘alaihimas-salaam, ia berkata : “Sesungguhnya penduduk Makkah <strong>kafir</strong> kepada Allah secara terang-terangan. Dan penduduk Madinah <strong>lebih busuk/jelek</strong> daripada penduduk Makkah 70 kali” [<em>Al-Kaafiy</em>, 2/410; Al-Majlisiy berkata : <em>Muwatstsaq</em>].</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Riwayat yang semacam ini banyak tersebar di kitab-kitab Syi’ah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Apakah hal seperti ini menurut Umar Syihab tidak sesat ?. Apakah hal seperti ini menurut Din Syamsuddin tidak ada sangkut pautnya dengan ‘aqidah ?. Dimanakah posisi firman Allah <em>ta’ala </em>:</p>
<p>&nbsp;</p>
<p align="right">وَالسَّابِقُونَ الأوَّلُونَ مِنَ الْمُهَاجِرِينَ وَالأنْصَارِ وَالَّذِينَ اتَّبَعُوهُمْ بِإِحْسَانٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ وَأَعَدَّ لَهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي تَحْتَهَا الأنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا ذَلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ</p>
<p>“<em><span style="text-decoration:underline;">Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang muhajirin dan Ansar</span> dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah rida kepada mereka dan mereka pun rida kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang besar</em>” [QS. At-Taubah : 100].</p>
<p>&nbsp;</p>
<p align="right">مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ وَالَّذِينَ مَعَهُ أَشِدَّاءُ عَلَى الْكُفَّارِ رُحَمَاءُ بَيْنَهُمْ تَرَاهُمْ رُكَّعًا سُجَّدًا يَبْتَغُونَ فَضْلا مِنَ اللَّهِ وَرِضْوَانًا سِيمَاهُمْ فِي وُجُوهِهِمْ مِنْ أَثَرِ السُّجُودِ ذَلِكَ مَثَلُهُمْ فِي التَّوْرَاةِ وَمَثَلُهُمْ فِي الإنْجِيلِ كَزَرْعٍ أَخْرَجَ شَطْأَهُ فَآزَرَهُ فَاسْتَغْلَظَ فَاسْتَوَى عَلَى سُوقِهِ يُعْجِبُ الزُّرَّاعَ لِيَغِيظَ بِهِمُ الْكُفَّارَ وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ مِنْهُمْ مَغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًا</p>
<p>“<em><span style="text-decoration:underline;">Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia</span> adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka, kamu lihat mereka rukuk dan sujud mencari karunia Allah dan keridaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar”</em> [QS. Al-Fath : 29] ?.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>3.     Orang Syi’ah Raafidlah tidak menggunakan riwayat Ahlus-Sunnah.</p>
<p>Atau dengan kata lain, Syi’ah tidak menggunakan hadits-hadits Ahlus-Sunnah – yang merupakan referensi kedua setelah Al-Qur’an – dalam membangun agama mereka. Ini merupakan konsekuensi yang timbul dari point kedua karena mereka mengkafirkan para shahabat yang menjadi periwayat <em>as-sunnah</em>/<em>al-hadits</em>. Ini adalah satu kenyataan yang tidak akan ditolak kecuali mereka yang bodoh terhadap agama Syi’ah dengan kebodohan yang teramat sangat, atau mereka yang sedang menjalankan strategi <em>taqiyyah</em>. Adakah mereka (Syi’ah) akan mengambil riwayat dari orang yang telah murtad dari agamanya ?</p>
<p>.</p>
<p>Syi’ah mempunyai sumber-sumber hadits tersendiri seperti <em>Al-Kaafiy</em>, <em>Man Laa yahdluruhl-Faqiih</em>, <em>Tahdziibul-Ahkaam, Al-Istibshaar</em>, dan yang lainnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jika mereka mengambil referensi Ahlus-Sunnah, maka itu hanyalah mereka lakukan ketika berbicara kepada Ahlus-Sunnah, dan mereka ambil yang kira-kira dapat mendukung ‘aqidah mereka dan/atau menghembuskan syubhat-syubhat kepada Ahlus-Sunnah.</p>
<p>Apakah hal seperti ini menurut Umar Syihab tidak sesat ?. Apakah hal seperti ini menurut Din Syamsuddin tidak ada sangkut pautnya dengan ‘aqidah ?. Dimanakah posisi sabda Nabi <em>shallallaahu ‘alaihi wa sallam </em>:</p>
<p>&nbsp;</p>
<p align="right">أوصيكم بتقوى الله والسمع والطاعة وإن عبد حبشي فإنه من يعش منكم يرى اختلافا كثيرا وإياكم ومحدثات الأمور فإنها ضلالة فمن أدرك ذلك منكم فعليكم بسنتي وسنة الخلفاء الراشدين المهديين عضوا عليها بالنواجذ</p>
<p>“<em>Aku nasihatkan kepada kalian untuk bertaqwa kepada Allah, mendengar dan taat walaupun (yang memerintah kalian) seorang budak Habsyiy. Orang yang hidup di antara kalian (sepeninggalku nanti) akan menjumpai banyak perselisihan. Waspadailah hal-hal yang baru, karena semua itu adalah kesesatan. Barangsiapa yang menjumpainya, maka <span style="text-decoration:underline;">wajib bagi kalian untuk berpegang teguh kepada </span></em><em><span style="text-decoration:underline;">S</span></em><em><span style="text-decoration:underline;">unnahku dan sunnah Al-Khulafaa’ Ar-Raasyidiin yang mendapatkan petunjuk. Gigitlah ia erat-erat dengan gigi geraham</span></em>” [Diriwayatkan oleh Ahmad 4/126-127, Abu Daawud no. 4607, dan yang lainnya; shahih<a title="" href="/Artikel%20Islam/Syi%E2%80%99ah%20Itu%20Sesat%20Juragan%20%28Sebuah%20Masukan%20untuk%20Bapak%20Din%20Syamsuddin%20dan%20Umar%20Syihab%29.docx#_ftn8">[8]</a>] ?.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>4.     Orang Syi’ah telah berbuat <em>ghulluw </em>kepada imam-imam mereka, dan bahkan sampai pada taraf ‘menuhankan’ mereka.</p>
<p>Al-Kulainiy membuat bab dalam kitab <em>Al-Kaafiy </em>:</p>
<p align="right">بَابُ أَنَّ الْأَئِمَّةَ ( عليهم السلام ) إِذَا شَاءُوا أَنْ يَعْلَمُوا عُلِّمُوا</p>
<p>“<em>Bab : Bahwasannya para imam (‘alaihis-salaam) apabila ingin mengetahui, maka mereka akan mengetahui</em>”.</p>
<p>Di sini ada 3 hadits/riwayat. Saya sebutkan satu di antaranya :</p>
<p align="right">أَبُو عَلِيٍّ الْأَشْعَرِيُّ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الْجَبَّارِ عَنْ صَفْوَانَ عَنِ ابْنِ مُسْكَانَ عَنْ بَدْرِ بْنِ الْوَلِيدِ عَنْ أَبِي الرَّبِيعِ عَنْ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ ( عليه السلام ) قَالَ إِنَّ الْإِمَامَ إِذَا شَاءَ أَنْ يَعْلَمَ أُعْلِمَ .</p>
<p>Abu ‘Aliy Al-Asy’ariy, dari Muhammad bin ‘Abdil-Jabbaar, dari Shafwaan, dari Ibnu Muskaan, dari Badr bin Al-Waliid, dari Abur-Rabii’, dari Abu ‘Abdillah (<em>‘alaihis-salaam</em>), ia berkata : “<strong>Sesungguhnya seorang imam jika ia ingin mengetahui, maka ia akan mengetahui</strong>” [<em>Al-Kaafiy</em>, 1/258].</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Inilah riwayat dusta yang disandarkan kepada ahlul-bait – dan ahlul-bait berlepas diri dari riwayat dusta tersebut.</p>
<p>Bab yang lain dalam kitab <em>Al-Kaafiy</em> :</p>
<p>&nbsp;</p>
<p align="right">بَابُ أَنَّ الْأَئِمَّةَ ( عليهم السلام ) يَعْلَمُونَ عِلْمَ مَا كَانَ وَ مَا يَكُونُ وَ أَنَّهُ لَا يَخْفَى عَلَيْهِمُ الشَّيْ‏ءُ صَلَوَاتُ اللَّهِ عَلَيْهِمْ</p>
<p>“<em>Bab : Bahwasannya para imam (‘alaihis-salaam) mengetahui ilmu yang telah terjadi maupun yang sedang terjadi. Tidak ada sesuatu pun yang luput dari mereka shalawatullah ‘alaihim</em>”.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di situ ada 6 buah hadits/riwayat, yang salah satunya adalah sebagai berikut :</p>
<p>&nbsp;</p>
<p align="right">أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدٍ وَ مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الْحُسَيْنِ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ إِسْحَاقَ الْأَحْمَرِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ حَمَّادٍ عَنْ سَيْفٍ التَّمَّارِ قَالَ كُنَّا مَعَ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ ( عليه السلام )&#8230;&#8230; فَقَالَ وَ رَبِّ الْكَعْبَةِ وَ رَبِّ الْبَنِيَّةِ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ لَوْ كُنْتُ بَيْنَ مُوسَى وَ الْخَضِرِ لَأَخْبَرْتُهُمَا أَنِّي أَعْلَمُ مِنْهُمَا وَ لَأَنْبَأْتُهُمَا بِمَا لَيْسَ فِي أَيْدِيهِمَا لِأَنَّ مُوسَى وَ الْخَضِرَ ( عليه السلام ) أُعْطِيَا عِلْمَ مَا كَانَ وَ لَمْ يُعْطَيَا عِلْمَ مَا يَكُونُ وَ مَا هُوَ كَائِنٌ حَتَّى تَقُومَ السَّاعَةُ وَ قَدْ وَرِثْنَاهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ ( صلى الله عليه وآله ) وِرَاثَةً</p>
<p>Ahmad bin Muhammad dan Muhammad bin Yahyaa, dari Muhammad bin Al-Husain, dari Ibraahiim bin Ishaaq Al-Ahmar, dari ‘Abdullah bin Hammaad, dari Saif At-Tammaar, ia berkata : Kami pernah bersama Abu Ja’far (<em>‘alaihis-salaam</em>), …..kemudian ia berkata : “Demi Rabb Ka’bah dan Rabb Baniyyah – tiga kali &#8211; . Seandainya aku berada di antara Musa dan Khidlir, akan aku khabarkan kepada mereka berdua bahwasannya <strong>aku lebih mengetahui daripada mereka berdua</strong>. Dan akan aku beritahukan kepada mereka berdua apa-apa yang tidak ada pada diri mereka. Karena Musa dan Khidlir (<em>‘alaihis-salaam</em>) diberikan ilmu apa yang telah telah terjadi, namun tidak diberikan ilmu yang sedang terjadi dan akan terjadi hingga tegak hari kiamat. <strong>Dan sungguh kami telah mewarisinya dari Rasulullah (</strong><em>shallallaahu ‘alaihi wa aalihi</em><strong>)</strong><a title="" href="/Artikel%20Islam/Syi%E2%80%99ah%20Itu%20Sesat%20Juragan%20%28Sebuah%20Masukan%20untuk%20Bapak%20Din%20Syamsuddin%20dan%20Umar%20Syihab%29.docx#_ftn9">[9]</a><strong> dengan satu warisan</strong>” [<em>Al-Kaafiy</em>, 1/260-261].</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Perhatikan penjelasan Dr. Al-Qazwiniy berikut :</p>
<p>&nbsp;</p>
<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://maramissetiawan.wordpress.com/2012/01/03/syiah-itu-sesat-juragan-sebuah-masukan-untuk-bapak-profesor-umar-syihab-dan-bapak-profesor-din-syamsuddin/"><img src="http://img.youtube.com/vi/BxuHVIZ0rvA/2.jpg" alt="" /></a></span>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia (Dr. Al-Qazwiiniy) pada menit 0:44 – 0:53 mengatakan : “Allah <em>ta’ala </em>Maha Mengetahui segala isi hati. <strong>Dan imam dalam riwayat ini juga mengetahui segala isi hati</strong>. Ilmu imam berasal dari Allah….. [selesai].</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Apakah hal seperti ini menurut Umar Syihab tidak sesat ?. Apakah hal seperti ini menurut Din Syamsuddin tidak ada sangkut pautnya dengan ‘aqidah ?. Dimanakah posisi firman Allah <em>ta’ala </em>:</p>
<p align="right">قُلْ لا أَقُولُ لَكُمْ عِنْدِي خَزَائِنُ اللَّهِ وَلا أَعْلَمُ الْغَيْبَ وَلا أَقُولُ لَكُمْ إِنِّي مَلَكٌ إِنْ أَتَّبِعُ إِلا مَا يُوحَى إِلَيَّ</p>
<p>“<em>Katakanlah: Aku tidak mengatakan kepadamu, bahwa perbendaharaan Allah ada padaku, dan tidak (pula) aku mengetahui yang ghaib dan tidak (pula) aku mengatakan kepadamu bahwa aku seorang malaikat. Aku tidak mengikuti kecuali apa yang diwahyukan kepadaku</em>&#8220; [QS. Al-An’aam : 50] ?.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dan kalaupun Allah memberikan sebagian khabar ghaib – baik yang telah lalu maupun yang kemudian – kepada para hamba-Nya dari kalangan manusia, maka itu Allah <em>ta’ala </em>berikan kepada para Nabi dan Rasul-Nya :</p>
<p>&nbsp;</p>
<p align="right">وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيُطْلِعَكُمْ عَلَى الْغَيْبِ وَلَكِنَّ اللَّهَ يَجْتَبِي مِنْ رُسُلِهِ مَنْ يَشَاءُ فَآمِنُوا بِاللَّهِ وَرُسُلِهِ</p>
<p>“<em>Dan Allah sekali-kali tidak akan memperlihatkan kepada kamu hal-hal yang ghaib, akan tetapi Allah memilih siapa yang dikehendaki-Nya di antara rasul-rasul-Nya. Karena itu berimanlah kepada Allah dan rasul-rasul-Nya</em>” [QS. Ali ‘Imraan : 179].</p>
<p>Tidak ada dalam ayat di atas kata ‘imam’, akan tetapi menyebut kata ‘rasul’.<a title="" href="/Artikel%20Islam/Syi%E2%80%99ah%20Itu%20Sesat%20Juragan%20%28Sebuah%20Masukan%20untuk%20Bapak%20Din%20Syamsuddin%20dan%20Umar%20Syihab%29.docx#_ftn10">[10]</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Orang Syi’ah mengatakan bahwa imam lebih tinggi kedudukannya dari para Nabi (selain Nabi Muhammad <em>shallallaahu ‘alaihi wa sallam</em>).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>Ayatullah Al-‘Udhmaa</em> (baca : <em>Ayatusy-Syi’ah</em>) Ar-Ruuhaaniy – semoga Allah mengembalikannya kepada kebenaran – pernah ditanya sebagai berikut :</p>
<p align="right">هل تعتقدون أن علياً كرم الله وجهه أفضل من الأنبياء؟</p>
<p>“Apakah engkau meyakini bahwasannya ‘Aliy <em>karamallaahu wajhah</em> lebih utama daripada para Nabi ?”.</p>
<p>Ia (Ar-Ruuhaaniy) menjawab :</p>
<p align="right">اسمه جلت اسمائه<br />
هذا من الامور القطعية الواضحة</p>
<p>“Dengan menyebut nama-Nya yang Maha Agung,…. Ini termasuk perkara-perkara yang pasti lagi jelas (yaitu ‘Aliy lebih utama daripada para Nabi)” [selesai – sumber : <a href="http://www.alrad.net/hiwar/olama/rohani/r16.htm">http://www.alrad.net/hiwar/olama/rohani/r16.htm</a>].<a title="" href="/Artikel%20Islam/Syi%E2%80%99ah%20Itu%20Sesat%20Juragan%20%28Sebuah%20Masukan%20untuk%20Bapak%20Din%20Syamsuddin%20dan%20Umar%20Syihab%29.docx#_ftn11">[11]</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bahkan seandainya seluruh Nabi berkumpul, niscaya mereka tidak akan mampu berkhutbah menandingi khutbah ‘Aliy <em>radliyallaahu ‘anhu</em>. Ini dikatakan oleh salah seorang ulama Syi’ah yang sangat kesohor : As-Sayyid Kamaal Al-Haidariy :</p>
<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://maramissetiawan.wordpress.com/2012/01/03/syiah-itu-sesat-juragan-sebuah-masukan-untuk-bapak-profesor-umar-syihab-dan-bapak-profesor-din-syamsuddin/"><img src="http://img.youtube.com/vi/Rhyc343o_ZI/2.jpg" alt="" /></a></span>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dasar riwayatnya (bahwa ‘Aliy lebih utama dibandingkan para Nabi, selain Nabi Muhammad <em>shallallaahu ‘alaihi wa sallam</em>) tertulis di video ini :</p>
<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://maramissetiawan.wordpress.com/2012/01/03/syiah-itu-sesat-juragan-sebuah-masukan-untuk-bapak-profesor-umar-syihab-dan-bapak-profesor-din-syamsuddin/"><img src="http://img.youtube.com/vi/062TvOdtfQI/2.jpg" alt="" /></a></span>
<p>&nbsp;</p>
<p>Apakah hal seperti ini menurut Umar Syihab tidak sesat ?. Apakah hal seperti ini menurut Din Syamsuddin tidak ada sangkut pautnya dengan ‘aqidah ?. Bukankah ini merupakan penghinaan terhadap para Nabi dan para rasul ?. Dimanakah posisi firman Allah <em>ta’ala </em>:</p>
<p align="right">تِلْكَ الرُّسُلُ فَضَّلْنَا بَعْضَهُمْ عَلَى بَعْضٍ مِنْهُمْ مَنْ كَلَّمَ اللَّهُ وَرَفَعَ بَعْضَهُمْ دَرَجَاتٍ</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“<em>Rasul-rasul itu Kami lebihkan sebagian mereka atas sebagian yang lain. Di antara mereka ada yang Allah berkata-kata (langsung dengan dia) dan sebagiannya Allah meninggikannya beberapa derajat”</em> [QS. Al-Baqarah : 253] ?.</p>
<p>[Pelampauan keutamaan sebagian Rasul (termasuk Nabi) hanya dilakukan oleh sebagian (Rasul) yang lain. Allah tidak mengatakan bahwa pelampauan itu dilakukan oleh orang yang bukan Nabi atau Rasul].</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>5.     Orang Syi’ah – dalam hal ini diwakili oleh Ayatusy-Syi’ah Khomainiy – mengatakan bahwa Rasulullah <em>shallallaahu ‘alaihi wa sallam</em> telah menyembunyikan sebagian risalah dan gagal membina umat.</p>
<p>Khomainiy – semoga Allah memberikan balasan setimpal kepadanya &#8211; berkata :</p>
<p>&nbsp;</p>
<p align="right">وواضح أنَّ النبي لو كان بلغ بأمر الإمامة طبقاً لما أمر به الله، وبذل المساعي في هذه المجال، لما نشبت في البلدان الإسلامية كل هذه الإختلافات&#8230;.</p>
<p>“Dan telah jelas bahwasannya Nabi <strong>jika ia menyampaikan perkara imaamah sebagaimana yang Allah perintahkan (padanya)</strong> dan mencurahkan segenap kemampuannya dalam permasalahan ini, niscaya perselisihan yang terjadi di berbagai negeri Islam tidak akan berkobar…..” [<em>Kasyful-Asraar</em>, hal. 155].</p>
<p>&nbsp;</p>
<p align="right">لقد جاء الأنبياء جميعاً من أجل إرساء قواعد العدالة في العالم؛ لكنَّهم لم ينجحوا حتَّى النبي محمد خاتم الأنبياء، الذي جاء لإصلاح البشرية وتنفيذ العدالة وتربية البشر، لم ينجح في ذلك&#8230;.</p>
<p>“Sungguh semua Nabi telah datang untuk menancapkan keadilan di dunia, <strong>akan tetapi mereka tidak berhasil. Bahkan termasuk Nabi Muhammad, penutup para Nabi</strong>, dimana beliau datang untuk memperbaiki umat manusia, menginginkan keadilan, dan mendidik manusa – tidak berhasil dalam hal itu….” [<em>Nahju Khomainiy</em>, hal 46].</p>
<p>Dan yang lainnya.<a title="" href="/Artikel%20Islam/Syi%E2%80%99ah%20Itu%20Sesat%20Juragan%20%28Sebuah%20Masukan%20untuk%20Bapak%20Din%20Syamsuddin%20dan%20Umar%20Syihab%29.docx#_ftn12">[12]</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Apakah hal seperti ini menurut Umar Syihab tidak sesat ?. Apakah keyakinan seperti ini menurut Din Syamsuddin tidak ada sangkut pautnya dengan ‘aqidah ?. Dimanakah posisi firman Allah <em>ta’ala </em>yang menyatakan bahwa Rasulullah <em>shallallaahu ‘alaihi wa sallam </em>adalah suritauladan yang baik :</p>
<p align="right">لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا</p>
<p>“<em>Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah”</em> [QS. Al-Ahzaab : 21] ?.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>6.     Orang Syi’ah mengkafirkan Ahlus-Sunnah.</p>
<p>Jika mereka mengkafirkan para shahabat <em>radliyallaahu ‘anhum</em>, maka jangan heran jika mereka juga mengkafirkan orang-orang yang berkesesuaian pemahaman dengan para shahabat <em>radliyallaahu ‘anhum</em>, yaitu Ahlus-Sunnah. Berikut perkataan para ulama Syi’ah dalam hal ini :</p>
<p>Al-Mufiid berkata :</p>
<p align="right">اتّفقت الإماميّة على أنّ من أنكر إمامة أحد من الأئمّة وجحد ما أوجبه الله تعالى له من فرض الطّاعة فهو كافر ضالّ مُستحقّ للخلود في النّار</p>
<p>“Madzhab Imaamiyyah telah bersepakat bahwasannya siapa saja yang mengingkari imaamah salah seorang di antara para imam, dan mengingkari apa yang telah Allah <em>ta’ala </em>wajibkan padanya tentang kewajiban taat, maka ia <strong>kafir lagi sesat berhak atas kekekalan neraka</strong>” [<em>Awaailul-Maqaalaat</em>, hal 44 – sumber : <a href="http://www.al-shia.org/html/ara/books/lib-aqaed/avael-maqalat/a01.htm">http://www.al-shia.org/html/ara/books/lib-aqaed/avael-maqalat/a01.htm</a>].</p>
<p>Orang yang mengingkari keimamahan versi mereka tentu saja adalah Ahlus-Sunnah.</p>
<p>Yuusuf Al-Bahraaniy berkata :</p>
<p>&nbsp;</p>
<p align="right">إن إطلاق المسلم على الناصب وأنه لا يجوز أخذ ماله من حيث الإسلام خلاف ما عليه الطائفة المحقة سلفا وخلفا من الحكم بكفر الناصب ونجاسته وجواز أخذ ماله بل قتله</p>
<p>“Sesungguhnya pemutlakan muslim terhadap <em>Naashib</em> (baca : Ahlus-Sunnah) bahwasannya tidak diperbolehkan mengambil hartanya dengan sebab Islam (telah melarangnya), maka itu telah menyelisihi apa yang dipahami oleh kelompok yang benar (baca : Syi’ah Raafidlah) baik dulu maupun sekarang (<em>salaf </em>dan <em>khalaf</em>) tentang <strong>hukum kafirnya <em>Naashib</em>, kenajisannya, dan diperbolehkannya mengambil hartanya, bahkan membunuhnya</strong>” [<em>Al-Hadaaiqun-Naadlirah</em>, 12/323-324 – sumber : <a href="http://shjaffar.jeeran.com/%D8%A7%D9%84%D8%AC%D8%B2%D8%A1%2012/5-%20%D9%85%D8%A7%20%D9%8A%D8%AC%D8%A8%20%D9%81%D9%8A%D9%87%20%D8%A7%D9%84%D8%AE%D9%85%D8%B3.htm">shjaffar.jeeran.com</a>].</p>
<p>Berikut rekaman suara Yasiir Habiib yang mengkafirkan Ahlus-Sunnah yang ia sebut sebagai Nawaashib atau golongan <em>‘awwaam</em> :</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://maramissetiawan.wordpress.com/2012/01/03/syiah-itu-sesat-juragan-sebuah-masukan-untuk-bapak-profesor-umar-syihab-dan-bapak-profesor-din-syamsuddin/"><img src="http://img.youtube.com/vi/oYaAhcIE62Y/2.jpg" alt="" /></a></span>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebagai penguat, silakan baca/lihat :</p>
<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://maramissetiawan.wordpress.com/2012/01/03/syiah-itu-sesat-juragan-sebuah-masukan-untuk-bapak-profesor-umar-syihab-dan-bapak-profesor-din-syamsuddin/"><img src="http://img.youtube.com/vi/6mFTDp7-PDg/2.jpg" alt="" /></a></span>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>7.     Shalat Syi’ah sangat berbeda dengan shalat Ahlus-Sunnah.</p>
<p>Langsung saja Anda buka halaman blog berjudul : <a href="http://abul-jauzaa.blogspot.com/2011/08/fiqh-syiah-5-kaifiyyah-shalat.html">Fiqh Syi’ah (5) : Kaifiyyah Shalat Syi&#8217;ah</a>.</p>
<p>Adzannya pun lain, karena selain syahadatain, mereka menambahkan syahadat ketiga<a title="" href="/Artikel%20Islam/Syi%E2%80%99ah%20Itu%20Sesat%20Juragan%20%28Sebuah%20Masukan%20untuk%20Bapak%20Din%20Syamsuddin%20dan%20Umar%20Syihab%29.docx#_ftn13">[13]</a>. Simak :</p>
<p>&nbsp;</p>
<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://maramissetiawan.wordpress.com/2012/01/03/syiah-itu-sesat-juragan-sebuah-masukan-untuk-bapak-profesor-umar-syihab-dan-bapak-profesor-din-syamsuddin/"><img src="http://img.youtube.com/vi/gP2lEd7V9SI/2.jpg" alt="" /></a></span>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Masih banyak sebenarnya kesesatan Syi’ah selain di atas.</p>
<p>MUI telah menetapkan kriteria sesat tidaknya satu kelompok atau pemahaman sebagai berikut :</p>
<p>1.     Mengingkari rukun iman dan rukun Islam.</p>
<p>2.     Meyakini dan atau mengikuti akidah yang tidak sesuai dalil syar`iy (Alquran dan as-sunah).</p>
<p>3.     Meyakini turunnya wahyu setelah Alquran.</p>
<p>4.     Mengingkari otentisitas dan atau kebenaran isi Al-Qur’an.</p>
<p>5.     Melakukan penafsiran Al-Quran yang tidak berdasarkan kaidah tafsir.</p>
<p>6.     Mengingkari kedudukan hadis Nabi sebagai sumber ajaran Islam.</p>
<p>7.     Melecehkan dan atau merendahkan para nabi dan rasul.</p>
<p>8.     Mengingkari Nabi Muhammad <em>shallallaahu ‘alaihi wa sallam</em> sebagai nabi dan rasul terakhir.</p>
<p>9.     Mengubah pokok-pokok ibadah yang telah ditetapkan syariah.</p>
<p>10.   Mengkafirkan sesama Muslim tanpa dalil syar’i.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dari sepuluh kriteria di atas, menurut saya Syi’ah mempunyai delapan di antaranya.<a title="" href="/Artikel%20Islam/Syi%E2%80%99ah%20Itu%20Sesat%20Juragan%20%28Sebuah%20Masukan%20untuk%20Bapak%20Din%20Syamsuddin%20dan%20Umar%20Syihab%29.docx#_ftn14">[14]</a> Saya persilakan Umar Syihab dan Din Syamsuddin untuk mencocokkan fakta yang saya sebut di atas dengan kriteria sesat yang telah MUI tetapkan : sesat atau tidak sesat menurut mereka berdua.<a title="" href="/Artikel%20Islam/Syi%E2%80%99ah%20Itu%20Sesat%20Juragan%20%28Sebuah%20Masukan%20untuk%20Bapak%20Din%20Syamsuddin%20dan%20Umar%20Syihab%29.docx#_ftn15">[15]</a> Hanya saja, saya akan sebutkan beberapa perkataan ulama Ahlus-Sunnah, bagaimana pandangan mereka tentang kelompok Syi’ah Raafidlah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>1.     ‘Alqamah bin Qais An-Nakha’iy <em>rahimahullah</em> (<em>kibaarut-taabi’iin</em>, w. 62 H).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p align="right">عَنْ عَلْقَمَةَ، قَالَ: &#8221; لَقَدْ غَلَتْ هَذِهِ الشِّيعَةُ فِي عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ كَمَا غَلَتِ النَّصَارَى فِي عِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ &#8220;</p>
<p>Dari ‘Alqamah, ia berkata : “Sungguh Syi’ah ini telah berlebih-lebihan terhadap ‘Aliy <em>radliyallaahu ‘anhu </em>sebagaimana berlebih-lebuhannya Nashara terhadap ‘Iisaa bin Maryam” [Diriwayatkan ‘Abdullah bin Ahmad bin Hanbal dalam <em>As-Sunnah </em>no. 1115 dan Al-Harbiy dalam <em>Ghariibul-Hadiits</em> 2/581; shahih].</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>2.     Az-Zuhriy <em>rahimahullah</em>.</p>
<p align="right">وَأَنْبَأَنَاهُ أَحْمَدُ بْنُ يَحْيَى الْحُلْوَانِيُّ، قَالَ: حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يُونُسَ، عَنِ ابْنِ أَبِي ذِئْبٍ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، قَالَ: &#8221; مَا رَأَيْتُ قَوْمًا أَشْبَهَ بِالنَّصَارَى مِنَ السَّبَائِيَّةِ &#8220;، قَالَ أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ: هُمُ الرَّافِضَةُ</p>
<p>Telah memberitakan kepada kami Ahmad bin Yahyaa Al-Hulwaaniy, ia berkata : Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin ‘Abdillah bin Yuunus, dari Ibnu Abi Dzi’b, dari Az-Zuhriy, ia berkata : “Aku tidak pernah melihat satu kaum yang lebih menyerupai Nashara daripada kelompok Sabaa’iyyah”. Ahmad bin Yuunus berkata : “Mereka itu adalah Raafidlah” [Diriwayatkan oleh Al-Aajurriy dalam <em>Asy-Syaari’ah</em>, 3/567 no. 2083; shahih].</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>3.     Maalik bin Anas <em>rahimahullah</em>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p align="right">أَخْبَرَنَا أَبُو بَكْرٍ الْمَرُّوذِيُّ، قَالَ: سَأَلْتُ أَبَا عَبْدِ اللَّهِ: عَنْ مَنْ يَشْتِمُ أَبَا بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعَائِشَةَ؟ قَالَ: مَا أُرَآهُ عَلَى الإِسْلامِ، قَالَ: وَسَمِعْتُ أَبَا عَبْدِ اللَّهِ يَقُولُ: قَالَ مَالِكٌ: الَّذِي يَشْتِمُ أَصْحَابَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْسَ لَهُ سَهْمٌ، أَوْ قَالَ: نَصِيبٌ فِي الإِسْلامِ</p>
<p>Telah mengkhabarkan kepada kami Abu Bakr Al-Marwadziy, ia berkata : Aku bertanya kepada Abu ‘Abdillah tentang orang yang mencaci-maki Abu Bakr, ‘Umar, dan ‘Aaisyah ?. Maka ia menjawab : “Aku tidak berpendapat ia di atas agama Islam”. Al-Marwadziy berkata : Dan aku juga mendengar Abu ‘Abdillah berkata : Telah berkata Maalik (bin Anas) : “Orang yang mencaci-maki para shahabat Nabi <em>shallallaahu ‘alaihi wa sallam</em>, maka ia tidak mempunyai bagian (dalam Islam)” – atau ia berkata : “bagian dalam Islam” [Diriwayatkan oleh Al-Khallaal dalam <em>As-Sunnah</em> no. 783; shahih sampai Ahmad bin Hanbal].</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>4.     Asy-Syaafi’iy <em>rahimahullah</em>.</p>
<p align="right">أنا أَبُو مُحَمَّدٍ عَبْدُ الرَّحْمَنِ، ثنا أَبِي، قَالَ: أَخْبَرَنِي حَرْمَلَةُ بْنُ يَحْيَى، قَالَ: سَمِعْتُ الشَّافِعِيَّ، يَقُولُ: لَمْ أَرَ أَحَدًا مِنْ أَصْحَابِ الأَهْوَاءِ، أَشْهَدُ بِالزُّورِ مِنَ الرَّافِضَةِ</p>
<p>Telah mengkhabarkan kepada kami Abu Muhammad ‘Abdurrahmaan : Telah menceritakan kepadaku ayahku, ia berkata : Telah mengkhabarkan kepadaku Harmalah bin Yahyaa, ia berkata : Aku mendengar Asy-Syaafi’iy berkata : “Aku tidak pernah melihat seorang pun dari pengikut hawa nafsu yang aku saksikan kedustaannya daripada Raafidlah” [Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Haatim dalam <em>Aadaabusy-Syaafi’iy</em>, hal. 144; hasan]</p>
<p>&nbsp;</p>
<p align="right">عن البويطي يقول: سألت الشافعي: أصلي خلف الرافضي ؟ قال: لا تصل خلف الرافضي، ولا القدري، ولا المرجئ&#8230;.</p>
<p>Dari Al-Buwaithiy ia berkata : “Aku bertanya kepada Asy-Syafi’iy : ‘Apakah aku boleh shalat di belakang seorang Rafidliy ?”. Beliau menjawab : “Janganlah engkau shalat di belakang seorang Raafidliy, Qadariy, dan Murji’” [<em>Siyaru A’laamin-Nubalaa’</em>, 10/31].</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>5.     Ahmad bin Hanbal <em>rahimahullah</em>.</p>
<p align="right">وَأَخْبَرَنِي عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ عَبْدِ الْحَمِيدِ، قَالَ: سَمِعْتُ أَبَا عَبْدِ اللَّهِ، قَالَ: &#8221; مَنْ شَتَمَ أَخَافُ عَلَيْهِ الْكُفْرَ مِثْلَ الرَّوَافِضِ، ثُمَّ قَالَ: مَنْ شَتَمَ أَصْحَابَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لا نَأْمَنُ أَنْ يَكُونَ قَدْ مَرَقَ عَنِ الدِّينِ &#8220;</p>
<p>Telah mengkhabarkan kepadaku ‘Abdul-Malik bin ‘Abdil-Hamiid ia berkata : Aku mendengar Abu ‘Abdillah berkata : “Barangsiapa yang mencaci-maki, aku khawatir ia akan tertimpa kekafiran seperti Raafidlah”. Kemudian ia melanjutkan : “Barangsiapa yang mencaci-maki para shahabat Nabi <em>shallallaahu ‘alaihi wa sallam</em>, maka kami tidak percaya ia aman dari bahaya kemurtadan” [Diriwayatkan oleh Al-Khallaal dalam <em>As-Sunnah</em> no. 784; shahih].</p>
<p>&nbsp;</p>
<p align="right">أَخْبَرَنِي يُوسُفُ بْنُ مُوسَى، أَنَّ أَبَا عَبْدِ اللَّهِ سُئِلَ، وَأَخْبَرَنِي عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ الصَّمَدِ، قَالَ: &#8221; سَأَلْتُ أَحْمَدَ بْنَ حَنْبَلٍ، عَنْ جَارٍ لَنَا رَافِضِيٍّ يُسَلِّمُ عَلَيَّ، أَرُدُّ عَلَيْهِ؟ قَالَ: لا &#8220;</p>
<p>Telah mengkhabarkan kepadaku Yuusuf bin Muusaa : Bahwasannya Abu ‘Abdillah pernah ditanya. Dan telah mengkhabarkan kepadaku ‘Aliy bin ‘Abdish-Shamad, ia berkata : Aku pernah bertanya kepada Ahmad bin Hanbal tentang tetanggaku Raafidliy yang mengucapkan salam kepadaku, apakah perlu aku jawab ?”. Ia menjawab : “Tidak” [Diriwayatkan oleh Al-Khallaal dalam <em>As-Sunnah</em> no. 787; hasan].</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>6.     Al-Bukhaariy <em>rahimahullah</em> berkata :</p>
<p>&nbsp;</p>
<p align="right">مَا أُبَالِي صَلَّيْتُ خَلْفَ الْجَهْمِيِّ، وَالرَّافِضِيِّ أَمْ صَلَّيْتُ خَلْفَ الْيَهُودِ، وَالنَّصَارَى، وَلا يُسَلَّمُ عَلَيْهِمْ، وَلا يُعَادُونَ، وَلا يُنَاكَحُونَ، وَلا يَشْهَدُونَ، وَلا تُؤْكَلُ ذَبَائِحُهُمْ</p>
<p>“Sama saja bagiku shalat di belakang Jahmiy dan Raafidliy, atau aku shalat di belakang Yahudi dan Nashrani. Jangan memberikan salam kepada mereka, jangan dijenguk (apabila mereka sakit), jangan dinikahi, jangan disaksikan (jenazah mereka), dan jangan dimakan sembelihan mereka” [<em>Khalqu Af’aalil-‘Ibaad</em>, 1/39-40].</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>7.     Al-Qaadliy ‘Iyaadl <em>rahimahullahu</em> berkata :</p>
<p align="right">وَكَذَلِك نقطع بتكفير غلاة الرافضة فِي قولهم إنّ الْأَئِمَّة أفضل مِن الْأَنْبِيَاء</p>
<p>“Dan begitu pula kami memastikan kafirnya <em>ghullat </em>Raafidlah tentang perkataan mereka bahwasannya para imam lebih utama dari para Nabi” [<em>Asy-Syifaa bi-Ahwaalil-Mushthafaa</em>, 2/174].</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>8.     Ibnu Hazm Al-Andaaluusiy <em>rahimahullah </em>berkata :</p>
<p>&nbsp;</p>
<p align="right">وأما قولهم ( يعني النصارى ) في دعوى الروافض تبديل القرآن فإن الروافض ليسوا من المسلمين ، إنما هي فرقة حدث أولها بعد موت رسول الله صلى الله عليه وسلم بخمس وعشرين سنة .. وهي طائفة تجري مجرى اليهود والنصارى في الكذب والكفر</p>
<p>“Adapun perkataan mereka (yaitu Nasharaa) atas klaim Raafidlah tentang perubahan Al-Qur’an (maka ini tidak teranggap), karena Raafidlah bukan termasuk kaum muslimin. Ia hanyalah kelompok yang muncul pertama kali 25 tahun setelah wafatnya Rasulullah <em>shallallaahu ‘alaihi wa sallam</em>&#8230;. Raafidlah adalah kelompok berjalan mengikuti jalan orang Yahudi dan Nashara dalam dusta dan kekufuran” [<em>Al-Fishal fil-Milal wan-Nihal</em>, 2/213].</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>9.     Dan lain-lain.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Seandainya ‘ijtihad’ dua profesor : ‘Umar Syihaab dan Diin Syamsuddin tetap menghasilkan kesimpulan Syi’ah tidak sesat, Anda dapat mengira-ira siapa sebenarnya yang ia bela : Ahlus-Sunnah atau Syi’ah Raafidlah ?.</p>
<p><em>Anyway,&#8230;. </em>Syi’ah Raafidlah sering menggunakan dalih mencintai Ahlul-Bait untuk menutupi hakekat busuk ‘aqidah mereka, dan untuk menipu umat. Kecintaan mereka itu palsu. Kecintaan yang tidak diridlai oleh Ahlul-Bait sendiri. Ahlul-Bait berlepas diri dari mereka, dan mereka pun berlepas diri dari Ahlul-Bait.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p align="right">عَنْ عَلِيَّ بْنَ حُسَيْنٍ، وَكَانَ أَفْضَلَ هَاشِمِيٍّ أَدْرَكْتُهُ، يَقُولُ: &#8221; يَا أَيُّهَا النَّاسُ، أَحِبُّونَا حُبَّ الإِسْلامِ، فَمَا بَرِحَ بِنَا حُبُّكُمْ حَتَّى صَارَ عَلَيْنَا عَارًا &#8220;</p>
<p>Dari ‘Aliy bin Al-Husain – dan ia adalah seutama-utama keturunan Bani Haasyim yang aku (perawi) temui – berkata : <em>“Wahai sekalian manusia</em><a title="" href="/Artikel%20Islam/Syi%E2%80%99ah%20Itu%20Sesat%20Juragan%20%28Sebuah%20Masukan%20untuk%20Bapak%20Din%20Syamsuddin%20dan%20Umar%20Syihab%29.docx#_ftn16">[16]</a><em>, cintailah kami dengan kecintaan Islam. </em><em>Kecintaan kalian kepada kami senantiasa ada hingga kemudian malah menjadi aib bagi kami”</em> [<em>Ath-Thabaqaat</em>, 5/110; shahih<a title="" href="/Artikel%20Islam/Syi%E2%80%99ah%20Itu%20Sesat%20Juragan%20%28Sebuah%20Masukan%20untuk%20Bapak%20Din%20Syamsuddin%20dan%20Umar%20Syihab%29.docx#_ftn17">[17]</a>].</p>
<p>&nbsp;</p>
<p align="right">عَنْ فُضَيْل بْنُ مَرْزُوقٍ، قَالَ: سَمِعْتُ إِبْرَاهِيمَ بْنَ الْحَسَنِ بْنِ الْحَسَنِ، أَخَا عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْحَسَنِ يَقُولُ: &#8221; قَدْ وَاللَّهِ مَرَقَتْ عَلَيْنَا الرَّافِضَةُ كَمَا مَرَقَتِ الْحَرُورِيَّةُ عَلَى عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ &#8220;</p>
<p>Dari Fudlail bin Marzuuq, ia berkata : Aku mendengar Ibraahiim bin Al-Hasan bin Al-Hasan, saudara ‘Abdullah bin Al-Hasan, berkata : “<em>Sungguh, demi Allah, Raafidlah telah keluar (ketaatan) terhadap kami (Ahlul-Bait) sebagaimana Al-Haruuriyyah telah keluar (ketaatan) terhadap ‘Aliy bin Abi Thaalib</em>” [Diriwayatkan oleh Ad-Daaruquthniy <em>dalam Fadlaailush-Shahaabah</em> no. 36; hasan].</p>
<p>Ibraahiim bin Al-Hasan bin Al-Hasan adalah anggota Ahlul-Bait dari jalur Al-Hasan bin ‘Aliy bin Abi Thaalib radliyallaahu ‘anhu. Ibnu Hibbaan berkata : “Ia termasuk di antara pemimpin penduduk Madiinah, dan Ahlul-Bait yang mulia/agung” [<em>Masyaahir ‘Ulamaa Al-Amshaar</em>, hal. 155 no. 995].</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ya, kecintaan Syi’ah terhadap Ahlul-Bait telah menjadi ‘aib bagi kemuliaan Ahlul-Bait. Mereka telah melakukan banyak kedustaan atas nama Ahlul-Bait untuk merusak ‘aqidah Islam dari dalam.</p>
<p><em>Wallaahul-musta’aan</em>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>[abul-jauzaa’ – wonokarto, wonogiri, 5761s – 1433 H].</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<blockquote><p>NB : Anda jangan mudah tertipu dengan perkataan tokoh Syi’ah dalam negeri yang katanya tidak mengkafirkan shahabat, tidak mengkafirkan kaum muslimin, Al-Qur’an tidak mengalami perubahan, dan yang lain-lain yang bertolak belakang dengan kontent tulisan ini. Ketika mereka ‘lemah’, maka topeng kedustaan <em>taqiyyah </em>mereka gunakan. Contohnya adalah perkaataan Dr. Jalaluddin Rahmat – yang dikenal dengan nama : Kang Jalal, tokoh Syi’ah Indonesia – yang menegaskan bahwa Syi’ah mengharamkan nikah mut’ah. Berikut katanya : “<em>Kami di IJABI nikah mut’ah diharamkan</em>”.<a title="" href="/Artikel%20Islam/Syi%E2%80%99ah%20Itu%20Sesat%20Juragan%20%28Sebuah%20Masukan%20untuk%20Bapak%20Din%20Syamsuddin%20dan%20Umar%20Syihab%29.docx#_ftn18">[18]</a> IJABI adalah singkatan dari Ikatan Jama’ah Ahlul-Bait Indonesia – organisasi resmi orang-orang Syi’ah di Indonesia. Sejak kapan mut’ah diharamkan oleh Syi’ah ?. Ya, sejak Kang Jalal ngomong diharamkan. Biasa, basa-basi karena takut kedok prostitusinya tercium masyarakat luas.</p>
<p>Oleh karena itu, bagi orang yang ingin tahu ‘aqidah (sesat) Syi’ah, ya langsung saja membaca buku-buku mereka yang terbitan Iran. Atau baca situs-situs asli mereka berbahasa ‘Arab, Persi, atau Inggris yang memang punya misi menyebarkan paham-paham Syi’ah. Jangan dengarkan penjelasan Kang Jalal, Quraisy Syihaab, atau ‘Umaar Syihaab karena Anda hanya akan disuguhi lawakan konyol saja, seperti perkataan Kang Jalal barusan.</p></blockquote>
<p>&nbsp;</p>
<hr align="left" size="1" width="33%" />
<div><a title="" href="/Artikel%20Islam/Syi%E2%80%99ah%20Itu%20Sesat%20Juragan%20%28Sebuah%20Masukan%20untuk%20Bapak%20Din%20Syamsuddin%20dan%20Umar%20Syihab%29.docx#_ftnref1">[1]</a>      Ia menjabat sebagai <strong>salah satu</strong> ketua MUI (lihat : <a href="http://www.mui.or.id/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=52&amp;Itemid=54" target="_blank">http://www.mui.or.id/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=52&amp;Itemid=54</a><span style="text-decoration:underline;">)</span>.</div>
<div><a title="" href="/Artikel%20Islam/Syi%E2%80%99ah%20Itu%20Sesat%20Juragan%20%28Sebuah%20Masukan%20untuk%20Bapak%20Din%20Syamsuddin%20dan%20Umar%20Syihab%29.docx#_ftnref2">[2]</a>      Perkataan ini sama sekali tidak valid, sebab MUI telah memvonis kesesatan Syi’ah melalui fatwanya sebagai berikut :</div>
<div>
<div id="attachment_3035" class="wp-caption aligncenter" style="width: 614px"><a href="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2012/01/sampul-buku-fatwa-mui.jpg"><img class="size-full wp-image-3035" title="Sampul buku fatwa MUI" src="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2012/01/sampul-buku-fatwa-mui.jpg?w=750" alt=""   /></a><p class="wp-caption-text">Sampul buku fatwa MUI</p></div>
</div>
<div>
<div id="attachment_3036" class="wp-caption aligncenter" style="width: 642px"><a href="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2012/01/syiah-sesat-fatwa-mui.jpg"><img class="size-large wp-image-3036" title="Syi'ah sesat - fatwa MUI" src="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2012/01/syiah-sesat-fatwa-mui.jpg?w=632&#038;h=1024" alt="" width="632" height="1024" /></a><p class="wp-caption-text">Syi&#039;ah sesat - fatwa MUI</p></div>
</div>
<div>
<div id="attachment_3037" class="wp-caption aligncenter" style="width: 646px"><a href="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2012/01/syiah-sesat-fatwa-mui2.jpg"><img class="size-large wp-image-3037" title="Syi'ah sesat - fatwa MUI2" src="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2012/01/syiah-sesat-fatwa-mui2.jpg?w=636&#038;h=1024" alt="" width="636" height="1024" /></a><p class="wp-caption-text">Syi&#039;ah sesat - fatwa MUI2</p></div>
</div>
<div></div>
<div>[by courtesy of : <a href="http://fakta-faktual.blogspot.com/2012/01/fatwa-resmi-mui-tentang-syiah.html">http://fakta-faktual.blogspot.com/2012/01/fatwa-resmi-mui-tentang-syiah.html</a>].</div>
<div><span style="text-decoration:underline;">Catatan :</span> Fatwa MUI di atas tidaklah mencukupi untuk menggambarkan kesesatan dan penyimpangannya dari ajaran Islam sebagaimana dijelaskan dalam bukti otentiknya di artikel ini.</div>
<div>Perkataan Umar Syihab <strong>yang mengatasnamakan MUI</strong> ini banyak diikuti oleh beberapa media. Berikut contohnya dan bukti otentik perkataan Umar Syihab : <a href="http://youtu.be/ifwcLelePQ8">http://youtu.be/ifwcLelePQ8</a>.</div>
<div><a title="" href="/Artikel%20Islam/Syi%E2%80%99ah%20Itu%20Sesat%20Juragan%20%28Sebuah%20Masukan%20untuk%20Bapak%20Din%20Syamsuddin%20dan%20Umar%20Syihab%29.docx#_ftnref3">[3]</a>      <a href="http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=294266">http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=294266</a>.</div>
<div><a title="" href="/Artikel%20Islam/Syi%E2%80%99ah%20Itu%20Sesat%20Juragan%20%28Sebuah%20Masukan%20untuk%20Bapak%20Din%20Syamsuddin%20dan%20Umar%20Syihab%29.docx#_ftnref4">[4]</a>      <a href="http://abna.ir/data.asp?lang=12&amp;id=239004">http://abna.ir/data.asp?lang=12&amp;id=239004</a>.</div>
<div><a title="" href="/Artikel%20Islam/Syi%E2%80%99ah%20Itu%20Sesat%20Juragan%20%28Sebuah%20Masukan%20untuk%20Bapak%20Din%20Syamsuddin%20dan%20Umar%20Syihab%29.docx#_ftnref5">[5]</a>      <a href="http://www.m-dinsyamsuddin.com/index.php?option=com_content&amp;task=bl..&amp;limitstart=15">http://www.m-dinsyamsuddin.com/index.php?option=com_content&amp;task=bl..&amp;limitstart=15</a>.</div>
<div><a title="" href="/Artikel%20Islam/Syi%E2%80%99ah%20Itu%20Sesat%20Juragan%20%28Sebuah%20Masukan%20untuk%20Bapak%20Din%20Syamsuddin%20dan%20Umar%20Syihab%29.docx#_ftnref6">[6]</a>      Baca : <a href="http://abul-jauzaa.blogspot.com/2009/01/aqidah-syiah-tentang-al-quran.html">&#8216;Aqidah Syi&#8217;ah tentang Al-Qur&#8217;an</a>.</div>
<div>Baca pula artikel kami :</div>
<div><a href="http://abul-jauzaa.blogspot.com/2010/03/permainan-kata-al-khuuiy-dalam.html">Permainan Kata Al-Khuu’iy dalam Permasalahan Perubahan Al-Qur’an</a>.</div>
<div><a href="http://abul-jauzaa.blogspot.com/2011/03/memang-benar-ada-kitab-suci-lain-selain.html">Memang Benar Ada Kitab Suci Lain Selain Al-Qur&#8217;an di Sisi Syi&#8217;ah</a>.</div>
<div><a title="" href="/Artikel%20Islam/Syi%E2%80%99ah%20Itu%20Sesat%20Juragan%20%28Sebuah%20Masukan%20untuk%20Bapak%20Din%20Syamsuddin%20dan%20Umar%20Syihab%29.docx#_ftnref7">[7]</a>      Berikut referensi Syi’ah yang memuat riwayat dusta ini :</div>
<div><a href="http://www.al-shia.org/html/ara/books/lib-aqaed/sh-ehqaq-01/12.htm">http://www.al-shia.org/html/ara/books/lib-aqaed/sh-ehqaq-01/12.htm</a></div>
<div><a title="" href="/Artikel%20Islam/Syi%E2%80%99ah%20Itu%20Sesat%20Juragan%20%28Sebuah%20Masukan%20untuk%20Bapak%20Din%20Syamsuddin%20dan%20Umar%20Syihab%29.docx#_ftnref8">[8]</a>      Orang-orang Syi’ah berusaha membuat syubhat dengan melemahkan hadits ini. Namun usaha mereka gagal, karena kenyataannya hadits ini memang shahih. Baca artikel :</div>
<div><a href="http://abul-jauzaa.blogspot.com/2009/11/takhrij-hadits-al-irbaadl-bin-saariyyah.html">Takhrij Hadits Al-‘Irbaadl bin Saariyyah : Wajib Atas Kalian untuk Berpegang kepada Sunnahku dan Sunnah Al-Khulafaaur-Raasyidiin</a>.</div>
<div><a title="" href="/Artikel%20Islam/Syi%E2%80%99ah%20Itu%20Sesat%20Juragan%20%28Sebuah%20Masukan%20untuk%20Bapak%20Din%20Syamsuddin%20dan%20Umar%20Syihab%29.docx#_ftnref9">[9]</a>      Ini adalah dusta yang disandarkan kepada Nabi <em>shallallaahu ‘alaihi wa sallam</em>.</div>
<div><a title="" href="/Artikel%20Islam/Syi%E2%80%99ah%20Itu%20Sesat%20Juragan%20%28Sebuah%20Masukan%20untuk%20Bapak%20Din%20Syamsuddin%20dan%20Umar%20Syihab%29.docx#_ftnref10">[10]</a>     Baca artikel : <a href="http://abul-jauzaa.blogspot.com/2010/03/sekilas-tentang-pemikiran-klenik-al.html">Sekilas Tentang Pemikiran ‘Klenik’ Al-Kulainiy dalam Kitab Al-Kaafiy</a>.</div>
<div><a title="" href="/Artikel%20Islam/Syi%E2%80%99ah%20Itu%20Sesat%20Juragan%20%28Sebuah%20Masukan%20untuk%20Bapak%20Din%20Syamsuddin%20dan%20Umar%20Syihab%29.docx#_ftnref11">[11]</a>     Baca artikel : <a href="http://abul-jauzaa.blogspot.com/2010/10/imam-lebih-tinggi-kedudukannya-dari.html">Imam Lebih Tinggi Kedudukannya dari Para Nabi</a>.</div>
<div><a title="" href="/Artikel%20Islam/Syi%E2%80%99ah%20Itu%20Sesat%20Juragan%20%28Sebuah%20Masukan%20untuk%20Bapak%20Din%20Syamsuddin%20dan%20Umar%20Syihab%29.docx#_ftnref12">[12]</a>     Baca : <a href="http://abul-jauzaa.blogspot.com/2010/02/hinaan-al-khomainiy-terhadap-rasulullah.html">Hinaan Al-Khomainiy terhadap Rasulullah <em>shallallaahu ‘alaihi wa sallam</em></a>.</div>
<div><a title="" href="/Artikel%20Islam/Syi%E2%80%99ah%20Itu%20Sesat%20Juragan%20%28Sebuah%20Masukan%20untuk%20Bapak%20Din%20Syamsuddin%20dan%20Umar%20Syihab%29.docx#_ftnref13">[13]</a>     Baca : <a href="http://abul-jauzaa.blogspot.com/2008/06/syahadat-ketiga-salah-satu-produk.html">SYAHADAT KETIGA : Salah Satu Produk Kreatifitas Syi’ah</a>.</div>
<div><a title="" href="/Artikel%20Islam/Syi%E2%80%99ah%20Itu%20Sesat%20Juragan%20%28Sebuah%20Masukan%20untuk%20Bapak%20Din%20Syamsuddin%20dan%20Umar%20Syihab%29.docx#_ftnref14">[14]</a>     Admin situs nahi munkar mengatakan tujuh (<a href="http://nahimunkar.com/5243/mui-dari-10-kriteria-sesat-7-diantaranya-dimilik-syi%E2%80%99ah/">http://nahimunkar.com/5243/mui-dari-10-kriteria-sesat-7-diantaranya-dimilik-syi%E2%80%99ah/</a>).</div>
<div><a title="" href="/Artikel%20Islam/Syi%E2%80%99ah%20Itu%20Sesat%20Juragan%20%28Sebuah%20Masukan%20untuk%20Bapak%20Din%20Syamsuddin%20dan%20Umar%20Syihab%29.docx#_ftnref15">[15]</a>     Catatan saja, MUI tidak mensyaratkan terpenuhi kesepuluh kriteria itu satu kelompok atau pemahaman dikatakan sesat.</div>
<div><a title="" href="/Artikel%20Islam/Syi%E2%80%99ah%20Itu%20Sesat%20Juragan%20%28Sebuah%20Masukan%20untuk%20Bapak%20Din%20Syamsuddin%20dan%20Umar%20Syihab%29.docx#_ftnref16">[16]</a>     Dalam sebagian lafadh disebutkan : <em>Wahai penduduk ‘Iraaq</em>’ atau ‘<em>Wahai penduduk Kuufah</em>’.</div>
<div><a title="" href="/Artikel%20Islam/Syi%E2%80%99ah%20Itu%20Sesat%20Juragan%20%28Sebuah%20Masukan%20untuk%20Bapak%20Din%20Syamsuddin%20dan%20Umar%20Syihab%29.docx#_ftnref17">[17]</a>     Baca uraian riwayatnya dalam artikel : <a href="http://abul-jauzaa.blogspot.com/2011/05/islam-dan-ahlul-bait-menolak-kecintaan.html">Islam dan Ahlul-Bait Menolak Kecintaan ‘Berhala’ <em>ala</em> Syi’ah</a>.</div>
<p><a title="" href="/Artikel%20Islam/Syi%E2%80%99ah%20Itu%20Sesat%20Juragan%20%28Sebuah%20Masukan%20untuk%20Bapak%20Din%20Syamsuddin%20dan%20Umar%20Syihab%29.docx#_ftnref18">[18]</a>     Sumber : <a href="http://news.okezone.com/read/2011/12/31/337/549808/organisasi-syiah-indonesia-bantah-bolehkan-nikah-mut-ah">http://news.okezone.com/read/2011/12/31/337/549808/organisasi-syiah-indonesia-bantah-bolehkan-nikah-mut-ah</a>  dan <a href="http://arrahmah.com/read/2011/12/31/17124-ijabi-berdusta-katakan-syiah-haramkan-nikah-mutah.html">http://arrahmah.com/read/2011/12/31/17124-ijabi-berdusta-katakan-syiah-haramkan-nikah-mutah.html</a>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<blockquote><p><span style="color:#ff0000;">ditulis oleh ust. Abul Jauza di blognya http://abul-jauzaa.blogspot.com/2012/01/syiah-itu-sesat-juragan-sebuah-masukan.htm</span>l</p></blockquote>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/maramissetiawan.wordpress.com/3031/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/maramissetiawan.wordpress.com/3031/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/maramissetiawan.wordpress.com/3031/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/maramissetiawan.wordpress.com/3031/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/maramissetiawan.wordpress.com/3031/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/maramissetiawan.wordpress.com/3031/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/maramissetiawan.wordpress.com/3031/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/maramissetiawan.wordpress.com/3031/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/maramissetiawan.wordpress.com/3031/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/maramissetiawan.wordpress.com/3031/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/maramissetiawan.wordpress.com/3031/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/maramissetiawan.wordpress.com/3031/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/maramissetiawan.wordpress.com/3031/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/maramissetiawan.wordpress.com/3031/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maramissetiawan.wordpress.com&amp;blog=769772&amp;post=3031&amp;subd=maramissetiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maramissetiawan.wordpress.com/2012/01/03/syiah-itu-sesat-juragan-sebuah-masukan-untuk-bapak-profesor-umar-syihab-dan-bapak-profesor-din-syamsuddin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:thumbnail url="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2012/01/bahaya_syiah.png?w=150" />
		<media:content url="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2012/01/bahaya_syiah.png?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">bahaya_syi&#039;ah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a3bf4ae9df9bb576d1744c861ac401af?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">maramis setiawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2012/01/bahaya_syiah.png?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">bahaya_syi&#039;ah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2012/01/sampul-buku-fatwa-mui.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Sampul buku fatwa MUI</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2012/01/syiah-sesat-fatwa-mui.jpg?w=632" medium="image">
			<media:title type="html">Syi&#039;ah sesat - fatwa MUI</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2012/01/syiah-sesat-fatwa-mui2.jpg?w=636" medium="image">
			<media:title type="html">Syi&#039;ah sesat - fatwa MUI2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Wallpaper Islam: Doa Agar Dianugrahi Istri yang Sholihah dan Anak yang Sholih/Sholihah</title>
		<link>http://maramissetiawan.wordpress.com/2012/01/01/wallpaper-islam-doa-agar-dianugrahi-istri-yang-sholihah-dan-anak-yang-sholihsholihah/</link>
		<comments>http://maramissetiawan.wordpress.com/2012/01/01/wallpaper-islam-doa-agar-dianugrahi-istri-yang-sholihah-dan-anak-yang-sholihsholihah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Dec 2011 23:53:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maramis setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wallpaper Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Do'a]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[islami]]></category>
		<category><![CDATA[wallpaper]]></category>
		<category><![CDATA[wallpeper islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maramissetiawan.wordpress.com/?p=3025</guid>
		<description><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maramissetiawan.wordpress.com&amp;blog=769772&amp;post=3025&amp;subd=maramissetiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_3027" class="wp-caption aligncenter" style="width: 760px"><a href="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2012/01/doa-agar-istri-sholih.jpg"><img class="size-full wp-image-3027" title="Doa agar istri sholih" src="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2012/01/doa-agar-istri-sholih.jpg?w=750&#038;h=468" alt="" width="750" height="468" /></a><p class="wp-caption-text">Doa agar istri sholih (1440 x 900 pxl)......klik gambar untuk pixel yang sempurna, lalu save as image untuk menyimpan</p></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/maramissetiawan.wordpress.com/3025/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/maramissetiawan.wordpress.com/3025/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/maramissetiawan.wordpress.com/3025/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/maramissetiawan.wordpress.com/3025/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/maramissetiawan.wordpress.com/3025/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/maramissetiawan.wordpress.com/3025/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/maramissetiawan.wordpress.com/3025/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/maramissetiawan.wordpress.com/3025/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/maramissetiawan.wordpress.com/3025/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/maramissetiawan.wordpress.com/3025/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/maramissetiawan.wordpress.com/3025/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/maramissetiawan.wordpress.com/3025/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/maramissetiawan.wordpress.com/3025/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/maramissetiawan.wordpress.com/3025/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maramissetiawan.wordpress.com&amp;blog=769772&amp;post=3025&amp;subd=maramissetiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maramissetiawan.wordpress.com/2012/01/01/wallpaper-islam-doa-agar-dianugrahi-istri-yang-sholihah-dan-anak-yang-sholihsholihah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:thumbnail url="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2012/01/doa-agar-istri-sholih.jpg?w=150" />
		<media:content url="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2012/01/doa-agar-istri-sholih.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">Doa agar istri sholih</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a3bf4ae9df9bb576d1744c861ac401af?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">maramis setiawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2012/01/doa-agar-istri-sholih.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Doa agar istri sholih</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tanya Jawab Seputar Kurban bersama Ust. Abu Qotadah dan Ust. Mubarok Ba&#8217;muallim</title>
		<link>http://maramissetiawan.wordpress.com/2011/11/03/tanya-jawab-seputar-kurban-bersama-ust-abu-qotadah-dan-ust-mubarok-bamuallim/</link>
		<comments>http://maramissetiawan.wordpress.com/2011/11/03/tanya-jawab-seputar-kurban-bersama-ust-abu-qotadah-dan-ust-mubarok-bamuallim/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Nov 2011 23:01:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maramis setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[DownLoad Audio]]></category>
		<category><![CDATA[Fiqih]]></category>
		<category><![CDATA[Ibadah Kita]]></category>
		<category><![CDATA[Tanya-Jawab dan Konsultasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maramissetiawan.wordpress.com/?p=3011</guid>
		<description><![CDATA[Tanya Jawab bersama Ust. Abu Qotadah: Bagaimana jika menitipkan hewan kurban sebelum bulan Dzulhijjah? Apakah memotong kuku dan rambut hanya untuk yang berkurban? dan apa hikmahnya Bolehkah kita berkurban dengan hewan kurban berjenis kelamin betina? Bagaimana hukum menyembelih satu hewan kurban dengan niat menyertakan nama saudara/keluarga kita yang telah meninggal? Kapankah kita berpuasa hari Arofah? &#8230; <a href="http://maramissetiawan.wordpress.com/2011/11/03/tanya-jawab-seputar-kurban-bersama-ust-abu-qotadah-dan-ust-mubarok-bamuallim/">Continue reading <span class="meta-nav">&#187;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maramissetiawan.wordpress.com&amp;blog=769772&amp;post=3011&amp;subd=maramissetiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_3013" class="wp-caption alignleft" style="width: 259px"><a href="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2011/11/kurban.jpg"><img class="size-full wp-image-3013" title="kurban" src="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2011/11/kurban.jpg?w=750" alt=""   /></a><p class="wp-caption-text">Kurban</p></div>
<p>Tanya Jawab bersama Ust. Abu Qotadah:</p>
<ul>
<li>Bagaimana jika menitipkan hewan kurban sebelum bulan Dzulhijjah?</li>
<li>Apakah memotong kuku dan rambut hanya untuk yang berkurban? dan apa hikmahnya</li>
<li>Bolehkah kita berkurban dengan hewan kurban berjenis kelamin betina?</li>
<li>Bagaimana hukum menyembelih satu hewan kurban dengan niat menyertakan nama saudara/keluarga kita yang telah meninggal?</li>
<li>Kapankah kita berpuasa hari Arofah? apakah dilakukan ketika jamaah haji melakukan Wukuf di Arofah ataukah 9 Dzulhijjah di negara masing-masing?</li>
<li>Karena keutamaan 10 hari bulan Dzulhijjah, apakah boleh berpuasa mulai tanggal 1-9 Dzulhijjah?</li>
<li>Bagaimana dengan praktek berkurban di sekolah-sekolah dengan iuran setiap siswa Rp.25.000?</li>
<li>Manakah yang harus didahulukan, Aqiqoh atau Berkurban?</li>
<li>Adakah dalilnya bahwa sebelum menyembelih hewan kurban melakukan ritual tahlilan terlebih dahulu?</li>
<li>Bolehkah jika kulit hewan kurban dijual kemudian hasilnya penjualan dimasukkan ke dalam kas masjid?</li>
<li>Bagaimana jika berkurban atas nama perusahaan?<span id="more-3011"></span></li>
</ul>
<p><code><code><span style='text-align:left;display:block;'><p><object type='application/x-shockwave-flash' data='http://s0.wp.com/wp-content/plugins/audio-player/player.swf' width='290' height='24' id='audioplayer1'><param name='movie' value='http://s0.wp.com/wp-content/plugins/audio-player/player.swf' /><param name='FlashVars' value='&amp;bg=0x0000ff&amp;leftbg=0xeeeeee&amp;lefticon=0x666666&amp;rightbg=0xcccccc&amp;rightbghover=0x999999&amp;righticon=0xff0000&amp;righticonhover=0xffffff&amp;text=0x666666&amp;slider=0x666666&amp;track=0xFFFFFF&amp;border=0x666666&amp;loader=0x9FFFB8&amp;titles=Tanya%20Jawab%20Seputar%20Kurban%20bersama%20Ust.%20Abu%20Qotadah%20&amp;artists=Ust.%20Abu%20Qotadah&amp;soundFile=http%3A%2F%2Fwww.archive.org%2Fdownload%2FTanyaJawabBersamaSeputarBerkurban%2FTanyaJawabBersamaUst.AbuQotadahSeputarBerkurban.mp3' /><param name='quality' value='high' /><param name='menu' value='false' /><param name='bgcolor' value='#FFFFFF' /><param name='wmode' value='opaque' /></object></p></span></code></code></p>
<p><strong><a href="http://www.archive.org/download/TanyaJawabBersamaSeputarBerkurban/TanyaJawabBersamaUst.AbuQotadahSeputarBerkurban.mp3">Download</a></strong></p>
<p>Tanya Jawab bersama Ust. Mubarok:</p>
<ul>
<li>Bagaimana jika berpuasa di bulan Dzulhijjah yang bertepatan dengan hari Jumat?</li>
<li>Amalan dan dzikir apa yg sebaiknya dilakukan ketika 10 awal bulan Dzulhijjah?</li>
<li>Apakah larangan memotong kuku bagi yang berkurban sampai tanggal 10 Dzulhijjah atau sampai hewan kurban kita disembelih ( karena hewan akan disembelih di hari tasyrik)?</li>
<li>Bolehkah jika suami istri berkurban dengan satu hewan</li>
<li>Bagaimana jika daging kurban tersebut dimasak dulu, kemudian baru dibagikan?</li>
</ul>
<p><code><code><span style='text-align:left;display:block;'><p><object type='application/x-shockwave-flash' data='http://s0.wp.com/wp-content/plugins/audio-player/player.swf' width='290' height='24' id='audioplayer1'><param name='movie' value='http://s0.wp.com/wp-content/plugins/audio-player/player.swf' /><param name='FlashVars' value='&amp;bg=0x0000ff&amp;leftbg=0xeeeeee&amp;lefticon=0x666666&amp;rightbg=0xcccccc&amp;rightbghover=0x999999&amp;righticon=0xff0000&amp;righticonhover=0xffffff&amp;text=0x666666&amp;slider=0x666666&amp;track=0xFFFFFF&amp;border=0x666666&amp;loader=0x9FFFB8&amp;titles=Tanya%20Jawab%20Seputar%20Kurban%20bersama%20Ust.%20Mubarok%20Bamuallim&amp;artists=Ust.%20Mubarok&amp;soundFile=http%3A%2F%2Fwww.archive.org%2Fdownload%2FTanyaJawabBersamaSeputarBerkurban%2FTanyaJawabBersamaUstMubarokSeputarKurban.mp3' /><param name='quality' value='high' /><param name='menu' value='false' /><param name='bgcolor' value='#FFFFFF' /><param name='wmode' value='opaque' /></object></p></span></code></code></p>
<p><strong><a href="http://www.archive.org/download/TanyaJawabBersamaSeputarBerkurban/TanyaJawabBersamaUstMubarokSeputarKurban.mp3">Download</a></strong></p>
<p style="padding-left:60px;"><span style="color:#0000ff;">Kajian di atas hanya kami cuplik khusus tentang pertanyaan seputar hari raya kurban, adapun kajian lengkapnya bisa di simak/ download di <a href="http://us.kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Mubarak%20Bamualim/Keutamaan%2010%20Hari%20Pertama%20Bulan%20Dzulhijjah"><span style="color:#0000ff;">sini</span></a> dan di <a href="http://us.kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Qatadah/Keutamaan%2010%20Hari%20Bulan%20Dzulhijjah%20Dan%20amalan%20Yang%20Disyariatkan%20Didalamnya"><span style="color:#0000ff;">sini</span></a></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/maramissetiawan.wordpress.com/3011/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/maramissetiawan.wordpress.com/3011/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/maramissetiawan.wordpress.com/3011/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/maramissetiawan.wordpress.com/3011/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/maramissetiawan.wordpress.com/3011/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/maramissetiawan.wordpress.com/3011/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/maramissetiawan.wordpress.com/3011/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/maramissetiawan.wordpress.com/3011/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/maramissetiawan.wordpress.com/3011/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/maramissetiawan.wordpress.com/3011/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/maramissetiawan.wordpress.com/3011/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/maramissetiawan.wordpress.com/3011/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/maramissetiawan.wordpress.com/3011/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/maramissetiawan.wordpress.com/3011/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maramissetiawan.wordpress.com&amp;blog=769772&amp;post=3011&amp;subd=maramissetiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maramissetiawan.wordpress.com/2011/11/03/tanya-jawab-seputar-kurban-bersama-ust-abu-qotadah-dan-ust-mubarok-bamuallim/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
<enclosure url="http://www.archive.org/download/TanyaJawabBersamaSeputarBerkurban/TanyaJawabBersamaUst.AbuQotadahSeputarBerkurban.mp3" length="12721463" type="audio/mpeg" />
<enclosure url="http://www.archive.org/download/TanyaJawabBersamaSeputarBerkurban/TanyaJawabBersamaUstMubarokSeputarKurban.mp3" length="4388630" type="audio/mpeg" />
	
		<media:thumbnail url="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2011/11/kurban.jpg?w=150" />
		<media:content url="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2011/11/kurban.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">kurban</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a3bf4ae9df9bb576d1744c861ac401af?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">maramis setiawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2011/11/kurban.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kurban</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.archive.org/download/TanyaJawabBersamaSeputarBerkurban/TanyaJawabBersamaUst.AbuQotadahSeputarBerkurban.mp3" medium="audio">
			<media:player url="http://maramissetiawan.wordpress.com/wp-content/plugins/audio-player/player.swf?soundFile=http://www.archive.org/download/TanyaJawabBersamaSeputarBerkurban/TanyaJawabBersamaUst.AbuQotadahSeputarBerkurban.mp3" />
		</media:content>

		<media:content url="http://www.archive.org/download/TanyaJawabBersamaSeputarBerkurban/TanyaJawabBersamaUstMubarokSeputarKurban.mp3" medium="audio">
			<media:player url="http://maramissetiawan.wordpress.com/wp-content/plugins/audio-player/player.swf?soundFile=http://www.archive.org/download/TanyaJawabBersamaSeputarBerkurban/TanyaJawabBersamaUstMubarokSeputarKurban.mp3" />
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pilih Kurban Sapi Tujuh Orang atau Satu Kambing Sendiri?</title>
		<link>http://maramissetiawan.wordpress.com/2011/11/03/pilih-kurban-sapi-tujuh-orang-atau-satu-kambing-sendiri/</link>
		<comments>http://maramissetiawan.wordpress.com/2011/11/03/pilih-kurban-sapi-tujuh-orang-atau-satu-kambing-sendiri/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Nov 2011 18:26:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maramis setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fiqih]]></category>
		<category><![CDATA[Ibadah Kita]]></category>
		<category><![CDATA[Tanya-Jawab dan Konsultasi]]></category>
		<category><![CDATA[heewan]]></category>
		<category><![CDATA[ibadah]]></category>
		<category><![CDATA[idul adha]]></category>
		<category><![CDATA[kurban]]></category>
		<category><![CDATA[sapi]]></category>
		<category><![CDATA[sholat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maramissetiawan.wordpress.com/?p=3000</guid>
		<description><![CDATA[Assalamu ‘alaikum.  Umumnya masyarakat di tempat kami lebih menyuukai urunan atau patungan sapi dari pada kurban kambing (perorangan). Mana yg lebih afdhal, ikut urunan sapi atau kurban sendiri dengan satu kambing? Jazaakumullah khoiran Tri S. Jawaban: Wa ‘alaikumussalam Sebagian ulama menjelaskan, kurban satu kambing lebih baik dari pada ikut urunan sapi atau unta, karena tujuh &#8230; <a href="http://maramissetiawan.wordpress.com/2011/11/03/pilih-kurban-sapi-tujuh-orang-atau-satu-kambing-sendiri/">Continue reading <span class="meta-nav">&#187;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maramissetiawan.wordpress.com&amp;blog=769772&amp;post=3000&amp;subd=maramissetiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_3004" class="wp-caption alignleft" style="width: 279px"><a href="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2011/11/daging.jpg"><img class="size-full wp-image-3004" title="daging" src="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2011/11/daging.jpg?w=750" alt=""   /></a><p class="wp-caption-text">bertujuh atau sendiri?</p></div>
<p><em>Assalamu ‘alaikum</em>.  Umumnya masyarakat di tempat kami lebih menyuukai urunan atau patungan sapi dari pada <strong>kurban</strong> kambing (perorangan). Mana yg lebih afdhal, ikut urunan sapi atau kurban sendiri dengan satu kambing?<em> Jazaakumullah khoiran</em></p>
<p><em>Tri S.</em><br />
<span id="more-3000"></span><br />
<strong>Jawaban:</strong></p>
<p><em>Wa ‘alaikumussalam</em><br />
Sebagian ulama menjelaskan, kurban satu kambing lebih baik dari pada ikut urunan sapi atau unta, karena tujuh kambing manfaatnya lebih banyak dari pada seekor sapi (<em>Shahih Fiqh Sunnah</em>, 2:375, Fatwa Lajnah Daimah no. 1149 dan Syarhul Mumthi’ 7:458).<br />
Imam As-Saerazi Asy-Syafi’i mengatakan, “Kambing (sendirian) lebih baik dari pada urunan sapi tujuh orang. Karena orang yang berkurban bisa menumpahkan darah (menyembelih) sendirian.” (<em>Al Muhadzab</em> 1:74).</p>
<p>Di antara alasan lain yang menunjukkan lebih utama kurban sendiri dengan seekor kambing adalah sebagai berikut:<br />
Kurban yang dilakukan Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> adalah utuh satu ekor, baik kambing, sapi, maupun unta, bukan 1/7 sapi atau 1/10 unta (urunan dengan sahabat).</p>
<p>Kegiatan menyembelihnya menjadi lebih banyak. Ada hadis yang menyebutkan keutamaan menumpahkan darah ketika ‘Idul Adha, namun hadisnya lemah.</p>
<p>Ada sebagian ulama yang melarang urunan dalam berkurban, diantaranya adalah Mufti Negeri Saudi, Syekh Muhammad bin Ibrahim Alu Syekh, sebagaimana dinyatakan dalam fatwa Lajnah Daimah 11:453). Namun pelarangan ini didasari dengan kiyas (analogi) yang bertolak belakang dengan dalil sunah, sehingga jelas salahnya. Akan tetapi, berkurban dengan satu ekor binatang utuh, setidaknya akan mengeluarkan kita dari perselisihan ulama.<br />
<em>Allahu a’lam</em></p>
<p><strong>Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina <a href="http://www.konsutasisyariah.com/" rel="nofollow" target="_blank">Konsultasi Syariah</a>)</strong><br />
<strong> Artikel <a href="http://www.konsutasisyariah.com/" rel="nofollow" target="_blank">www.KonsutasiSyariah.com</a></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/maramissetiawan.wordpress.com/3000/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/maramissetiawan.wordpress.com/3000/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/maramissetiawan.wordpress.com/3000/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/maramissetiawan.wordpress.com/3000/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/maramissetiawan.wordpress.com/3000/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/maramissetiawan.wordpress.com/3000/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/maramissetiawan.wordpress.com/3000/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/maramissetiawan.wordpress.com/3000/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/maramissetiawan.wordpress.com/3000/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/maramissetiawan.wordpress.com/3000/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/maramissetiawan.wordpress.com/3000/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/maramissetiawan.wordpress.com/3000/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/maramissetiawan.wordpress.com/3000/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/maramissetiawan.wordpress.com/3000/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maramissetiawan.wordpress.com&amp;blog=769772&amp;post=3000&amp;subd=maramissetiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maramissetiawan.wordpress.com/2011/11/03/pilih-kurban-sapi-tujuh-orang-atau-satu-kambing-sendiri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:thumbnail url="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2011/11/daging.jpg?w=150" />
		<media:content url="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2011/11/daging.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">daging</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a3bf4ae9df9bb576d1744c861ac401af?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">maramis setiawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2011/11/daging.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">daging</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bolehkah Makan Daging Kurbannya Sendiri?</title>
		<link>http://maramissetiawan.wordpress.com/2011/11/03/bolehkah-makan-daging-kurbannya-sendiri/</link>
		<comments>http://maramissetiawan.wordpress.com/2011/11/03/bolehkah-makan-daging-kurbannya-sendiri/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Nov 2011 18:14:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maramis setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fiqih]]></category>
		<category><![CDATA[Ibadah Kita]]></category>
		<category><![CDATA[Tanya-Jawab dan Konsultasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maramissetiawan.wordpress.com/?p=2999</guid>
		<description><![CDATA[Assalamu’alaikum, Apabila saya berkurban dan mengakikahi anak saya apakah diperkenakan turut serta memakan daging kurban atau akikah tersebut? Terima kasih atas pencerahannya. Wassalam Nono Ss. Jawaban: Wa ‘alaikumussalam Memakan Daging Kurbannya Sendiri Dianjurkan bagi shahibul kurban untuk ikut memakan hewan kurbannya. Meskipun itu adalah kurban karena nadzar, menurut pendapat yang benar. Bahkan ada sebagian ulama &#8230; <a href="http://maramissetiawan.wordpress.com/2011/11/03/bolehkah-makan-daging-kurbannya-sendiri/">Continue reading <span class="meta-nav">&#187;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maramissetiawan.wordpress.com&amp;blog=769772&amp;post=2999&amp;subd=maramissetiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_3001" class="wp-caption alignright" style="width: 261px"><a href="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2011/11/daging-sapi.jpg"><img class="size-full wp-image-3001" title="daging-sapi" src="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2011/11/daging-sapi.jpg?w=750" alt=""   /></a><p class="wp-caption-text">daging</p></div>
<p><em>Assalamu’alaikum,</em> Apabila saya berkurban dan mengakikahi anak saya apakah diperkenakan turut serta memakan daging <strong>kurban</strong> atau akikah tersebut?<br />
Terima kasih atas pencerahannya.<br />
<em>Wassalam</em></p>
<p>Nono Ss.<br />
<span id="more-2999"></span><br />
<strong>Jawaban:</strong></p>
<p><em>Wa ‘alaikumussalam</em></p>
<h3>Memakan Daging Kurbannya Sendiri</h3>
<p>Dianjurkan bagi <em>shahibul</em> kurban untuk ikut memakan hewan kurbannya. Meskipun itu adalah kurban karena nadzar, menurut pendapat yang benar. Bahkan ada sebagian ulama menyatakan <em>shahibul</em> kurban wajib makan bagian hewan kurbannya. Ini berdasarkan firman Allah:</p>
<h2>فَكُلُواْ مِنْهَا وَأَطْعِمُواْ الْبَآئِسَ الْفَقِيرَ</h2>
<p><em>“Makanlah darinya dan berikan kepada orang yang sangat membutuhkan.” </em>(Qs. Al-Haj: 28)</p>
<p>Al-Qurthubi mengatakan, “Kalimat ‘Makanlah darinya’ merupakan perintah yang maknanya anjuran, menurut mayoritas<br />
ulama. Dianjurkan bagi seseorang untuk makan sebagian dari kurbannya dan memberikan yang lebih banyak sebagai sedekah. Mereka juga membolehkan untuk menyedekahkan semuanya… Sebagian ulama ada yang memiliki pendapat aneh, dimana mereka mewajibkan makan hewan kurban dan menyedekahkannya sesuai dengan makna tekstual ayat.” (Al-Jami’ li Ahkam Al-Qur’an, 12:44).</p>
<p>Ibnu Ktsir dalam menafsirkan ayat ini mengatakan,<br />
“Sebagian ulama berdalil dengan hadis ini untuk menyatakan wajibnya makan <a title="Posts tagged with daging kurban" href="http://konsultasisyariah.com/tag/daging-kurban" rel="tag">daging kurban</a>. Namun ini adalah pendapat yang aneh. Adapun mayoritas ulama berpendapat bahwa perintah di atas hanyalah rukhshah (keringanan) dan sifatnya anjuran. Sebagaimana disebutkan dalam riwayat yang sahih dari Jabir bin Abdillah bahwa Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> setelah menyembelih hewannya, ia meminta sebagian daging dari untanya dan dimasak. Kemudian memakan dagingnya dan mencicipi kuahnya. (HR. Muslim).<br />
Abdullah bin Wahb menyatakan bahwa Imam Malik pernah berkata kepadanya, “Saya senang jika <em>sohibul</em> kurban makan daging kurbannya. Karena Allah berfirman, yang artinya: ‘Makanlah bagian hewan kurban’.” Ibnu Wahb mengatakan, Saya bertanya kepada Al-Laits dan ia menjawab dengan jawaban yang sama. (<em>Tafsir Ibn Katsir</em>, 5:416).</p>
<p><strong>Bagaimana dengan akikah?</strong><br />
Para ulama menjelaskan bahwa cara penanganan akikah sama dengan cara penanganan kurban. Artinya, boleh dimakan sendiri dan disedekahkan kepada orang lain.<br />
Ibnu Qudamah mengatakan, “Cara penanganannya (hewan akikah), dimakan atau dihadiahkan atau disedekahkan, sama dengan cara penanganan untuk kurban… Ini merupakan pendapat Imam Asy-Syafi’i. Ibnu Sirrin mengatakan, “Silahkan kelola daging akikah sesuai kehendak kalian.” (<em>Al-Mughni</em>, 11:120).</p>
<p><strong>Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina <a href="http://www.konsutasisyariah.com/" rel="nofollow" target="_blank">Konsultasi Syariah</a>)</strong><br />
<strong> Artikel <a href="http://www.konsutasisyariah.com/" rel="nofollow" target="_blank">www.KonsutasiSyariah.com</a></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/maramissetiawan.wordpress.com/2999/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/maramissetiawan.wordpress.com/2999/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/maramissetiawan.wordpress.com/2999/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/maramissetiawan.wordpress.com/2999/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/maramissetiawan.wordpress.com/2999/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/maramissetiawan.wordpress.com/2999/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/maramissetiawan.wordpress.com/2999/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/maramissetiawan.wordpress.com/2999/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/maramissetiawan.wordpress.com/2999/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/maramissetiawan.wordpress.com/2999/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/maramissetiawan.wordpress.com/2999/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/maramissetiawan.wordpress.com/2999/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/maramissetiawan.wordpress.com/2999/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/maramissetiawan.wordpress.com/2999/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maramissetiawan.wordpress.com&amp;blog=769772&amp;post=2999&amp;subd=maramissetiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maramissetiawan.wordpress.com/2011/11/03/bolehkah-makan-daging-kurbannya-sendiri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:thumbnail url="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2011/11/daging-sapi.jpg?w=150" />
		<media:content url="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2011/11/daging-sapi.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">daging-sapi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a3bf4ae9df9bb576d1744c861ac401af?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">maramis setiawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2011/11/daging-sapi.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">daging-sapi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Video Ceramah:&#8221;Orang Paling Kayakah Anda?&#8221;, oleh Ust. Abdullah Zaen, MA</title>
		<link>http://maramissetiawan.wordpress.com/2011/10/27/video-ceramahorang-paling-kayakah-anda-oleh-ust-abdullah-zaen-ma/</link>
		<comments>http://maramissetiawan.wordpress.com/2011/10/27/video-ceramahorang-paling-kayakah-anda-oleh-ust-abdullah-zaen-ma/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Oct 2011 20:11:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maramis setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Adab Islami]]></category>
		<category><![CDATA[Tazkiatun Nufus]]></category>
		<category><![CDATA[Untaian Nasehat]]></category>
		<category><![CDATA[Video Ceramah]]></category>
		<category><![CDATA[duit]]></category>
		<category><![CDATA[harta]]></category>
		<category><![CDATA[kaya]]></category>
		<category><![CDATA[uang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maramissetiawan.wordpress.com/?p=2904</guid>
		<description><![CDATA[Siapakah orang yang paling kaya di dunia saat ini? “Yang punya perusahaan Microsoft; Bill Gates!” Mungkin inilah jawaban yang terlontar, andaikan salah seorang dari kita dihadapkan pada pertanyaan di atas. Atau bisa jadi jawabannya, “Pemain bola anu!” atau “Artis itu!” Berbagai jawaban di atas barangkali akan sangat dianggap wajar karena barometer kekayaan di benak kebanyakan &#8230; <a href="http://maramissetiawan.wordpress.com/2011/10/27/video-ceramahorang-paling-kayakah-anda-oleh-ust-abdullah-zaen-ma/">Continue reading <span class="meta-nav">&#187;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maramissetiawan.wordpress.com&amp;blog=769772&amp;post=2904&amp;subd=maramissetiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_2990" class="wp-caption alignright" style="width: 360px"><a href="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2011/10/kunci-kaya.jpg"><img class="size-full wp-image-2990" title="kunci kaya" src="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2011/10/kunci-kaya.jpg?w=750" alt=""   /></a><p class="wp-caption-text">Orang kayakah Anda?</p></div>
<p>Siapakah orang yang paling kaya di dunia saat ini? “Yang punya perusahaan Microsoft; Bill Gates!” Mungkin inilah jawaban yang terlontar, andaikan salah seorang dari kita dihadapkan pada pertanyaan di atas. Atau bisa jadi jawabannya, “Pemain bola anu!” atau “Artis itu!” Berbagai jawaban di atas barangkali akan sangat dianggap wajar karena barometer kekayaan di benak kebanyakan orang saat ini diukur dengan kekayaan harta duniawi. Namun, dalam pandangan syariat, siapakah sebenarnya orang yang paling kaya? Apakah Anda termasuk jajaran orang yang paling kaya? Temukan jawabannya pada video menarik berikut ini.</p>
<p>sumber: Yufid.tv<span id="more-2904"></span></p>
<div class='embed-vimeo' style='text-align:center;'><iframe src='http://player.vimeo.com/video/27280067' width='400' height='227' frameborder='0'></iframe></div>
<p><a href="http://vimeo.com/27280067">Orang Paling Kaya (Bagian 1)</a> from <a href="http://vimeo.com/yufidtv">Tim Yufid</a> on <a href="http://vimeo.com">Vimeo</a>.</p>
<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://maramissetiawan.wordpress.com/2011/10/27/video-ceramahorang-paling-kayakah-anda-oleh-ust-abdullah-zaen-ma/"><img src="http://img.youtube.com/vi/zzyGnqvfYr0/2.jpg" alt="" /></a></span>
<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://maramissetiawan.wordpress.com/2011/10/27/video-ceramahorang-paling-kayakah-anda-oleh-ust-abdullah-zaen-ma/"><img src="http://img.youtube.com/vi/vSAN0oe4LkQ/2.jpg" alt="" /></a></span>
<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://maramissetiawan.wordpress.com/2011/10/27/video-ceramahorang-paling-kayakah-anda-oleh-ust-abdullah-zaen-ma/"><img src="http://img.youtube.com/vi/WEg8mt4XOok/2.jpg" alt="" /></a></span>
<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://maramissetiawan.wordpress.com/2011/10/27/video-ceramahorang-paling-kayakah-anda-oleh-ust-abdullah-zaen-ma/"><img src="http://img.youtube.com/vi/ob4NoF_H_T0/2.jpg" alt="" /></a></span>
<p><object width="750" height="563"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/s4unDzLMheU?version=3&#038;feature=oembed"></param><param name="allowFullScreen" value="true"></param><param name="allowscriptaccess" value="always"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/s4unDzLMheU?version=3&#038;feature=oembed" type="application/x-shockwave-flash" width="750" height="563" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
<p><span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://maramissetiawan.wordpress.com/2011/10/27/video-ceramahorang-paling-kayakah-anda-oleh-ust-abdullah-zaen-ma/"><img src="http://img.youtube.com/vi/hutmp1f7rRc/2.jpg" alt="" /></a></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/maramissetiawan.wordpress.com/2904/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/maramissetiawan.wordpress.com/2904/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/maramissetiawan.wordpress.com/2904/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/maramissetiawan.wordpress.com/2904/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/maramissetiawan.wordpress.com/2904/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/maramissetiawan.wordpress.com/2904/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/maramissetiawan.wordpress.com/2904/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/maramissetiawan.wordpress.com/2904/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/maramissetiawan.wordpress.com/2904/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/maramissetiawan.wordpress.com/2904/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/maramissetiawan.wordpress.com/2904/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/maramissetiawan.wordpress.com/2904/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/maramissetiawan.wordpress.com/2904/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/maramissetiawan.wordpress.com/2904/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maramissetiawan.wordpress.com&amp;blog=769772&amp;post=2904&amp;subd=maramissetiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maramissetiawan.wordpress.com/2011/10/27/video-ceramahorang-paling-kayakah-anda-oleh-ust-abdullah-zaen-ma/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:thumbnail url="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2011/10/kunci-kaya.jpg?w=150" />
		<media:content url="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2011/10/kunci-kaya.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">kunci kaya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a3bf4ae9df9bb576d1744c861ac401af?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">maramis setiawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2011/10/kunci-kaya.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kunci kaya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://img.youtube.com/vi/hutmp1f7rRc/2.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Selingkuh dengan Ipar</title>
		<link>http://maramissetiawan.wordpress.com/2011/10/27/selingkuh-dengan-ipar/</link>
		<comments>http://maramissetiawan.wordpress.com/2011/10/27/selingkuh-dengan-ipar/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Oct 2011 19:22:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maramis setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Adab Islami]]></category>
		<category><![CDATA[Fiqih]]></category>
		<category><![CDATA[Keluarga Kita]]></category>
		<category><![CDATA[Muslimah]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan Tajam]]></category>
		<category><![CDATA[Tanya-Jawab dan Konsultasi]]></category>
		<category><![CDATA[ipar]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[selingkuh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maramissetiawan.wordpress.com/?p=2965</guid>
		<description><![CDATA[Pertanyaan, “Assalamu’alaikum. Saya sudah 8 tahun berumah tangga dan dikaruniai satu anak laki-laki berumur 6 tahun, semenjak menikah kami tinggal bertiga dengan adik perempuan istriku (ipar). Singkat cerita perselingkuhanpun terjadi sampai hari ini dan isterikupun mengetahuinya. Aku tahu istriku marah, sakit hati dan benci dengan perselingkuhan ini tapi dia tetap bertahan.Ternyata dibelakang aku, diapun berselingkuh &#8230; <a href="http://maramissetiawan.wordpress.com/2011/10/27/selingkuh-dengan-ipar/">Continue reading <span class="meta-nav">&#187;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maramissetiawan.wordpress.com&amp;blog=769772&amp;post=2965&amp;subd=maramissetiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_2966" class="wp-caption aligncenter" style="width: 470px"><a href="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2011/10/bahaya-ipar.jpg"><img class="size-full wp-image-2966" title="bahaya Ipar" src="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2011/10/bahaya-ipar.jpg?w=750" alt=""   /></a><p class="wp-caption-text">Bahaya Ipar</p></div>
<p>Pertanyaan, <em>“Assalamu’alaikum</em>. Saya sudah 8 tahun berumah tangga dan dikaruniai satu anak laki-laki berumur 6 tahun, semenjak menikah kami tinggal bertiga dengan adik perempuan istriku (<strong>ipar</strong>). Singkat cerita perselingkuhanpun terjadi sampai hari ini dan isterikupun mengetahuinya. Aku tahu istriku marah, sakit hati dan benci dengan perselingkuhan ini tapi dia tetap bertahan.Ternyata dibelakang aku, diapun berselingkuh dan 3 minggu yang lalu dia mengaku telah berzina dengan selingkuhanya, kini dia menyesali perbuatanya dan bertaubat takkan mengulanginya lagi dan diapun meminta agar aku menikahi adiknya (selingkuhanku) tanpa harus menceraikan dia (istriku). Mohon bantuan nasihatnya. <em>Wassalam</em>.”<span id="more-2965"></span></p>
<p><em>Rizqi (rXXXXX@ymail.com)</em></p>
<h3><strong>Berzina dengan adik ipar, bolehkah dinikahi?</strong></h3>
<p><em>Wa ‘alaikumus salam</em>.</p>
<p><em>Allahu akbar…</em><br />
Keluarga Anda di zona carut marut, rusak berkeping-keping… Anda dan istri Anda melakukan dosa yang sangat besar. Andaikan di negara kita ditegakkan hukum islam maka Anda berdua akan dihukum rajam, dilempari batu, dengan dikubur setengah badan sampai mati. Itu penebus dosa pelaku zina yang sudah menikah. Dosanya bisa ditebus dengan hukuman, bukan dengan menikahi pasangan selingkuhannya. Karena itu, segeralah bertaubat semampu Anda dan istri Anda. Segera bersimpuh kepada Allah dan memohon ampun kepada-Nya. Jika Anda tidak mendapatkan hukuman tersebut di dunia, tidak ada jaminan Anda akan selamat dari hukuman di akhirat.</p>
<p>Selanjutnya,<br />
<strong>1.</strong> Anda <strong>HARAM</strong> menikahi adik istri Anda. Karena seorang lelaki TIDAK boleh menikahi dua orang wanita kakak-beradik. Allah menyebutkan beberapa orang yang tidak boleh dinikahi dalam surat an-Nisa, salah satunya Allah menyatakan,</p>
<h2>وَأَنْ تَجْمَعُوا بَيْن الْأُخْتَيْنِ</h2>
<p><em>“(Kalian tidak boleh) menggabungkan dua perempuan bersaudara…”</em> (QS. an-Nisa: 23)</p>
<p>Maksudnya, tidak boleh menikahi dua wanita bersaudara, baik saudara kandung maupun sepersusuan.</p>
<p>Anda hanya bisa menikahi adik ipar Anda, jika: (a). Anda telah menceraikan istri Anda dan telah selesai masa iddah atau (b). Istri Anda telah meninggal dunia.</p>
<p><strong>2.</strong> Saudara ipar bukanlah <em>mahram</em>. Karena itu, saudara ipar tidak boleh berdua-duaan dalam satu tempat dengan suami kakaknya atau istri kakaknya. Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda,</p>
<h2>لا يخلون أحدكم بامرأة فإن الشيطان ثالثهما.</h2>
<p><em>“Janganlah salah seorang dari kalian berkhalwat dengan seorang wanita karena sesungguhnya setan adalah orang yang ketiga.”</em> (HR. Ahmad 1/18, Ibnu Hibban 1/436, dan dishahihkan oleh Al-Albani)</p>
<p>Anda jangan merasa aman dalam posisi semacam ini. Karena setan akan berupaya keras, agar anda berdua bisa berzina. Waspadalah…</p>
<p><strong>3.</strong> Adik ipar Anda tidak boleh tinggal bersama dengan keluarga Anda. Ada banyak madharat, ketika saudara ipar, tinggal bersama saudara iparnya. Diantara,<br />
a. Memperbesar peluang terjadinya perselingkuhan.<br />
b. Membuka kesempatan berkhalwat (berdua-duaan) dengan lawan jenis yang bukan mahramnya. padahal jauh-jauh hari Nabi <em>shallallahu ‘alahi wa sallam</em> bersabda,</p>
<h2>إياكم والدخول على النساء</h2>
<p><em>“Janganlah kalian memasuki tempat kediaman wanita”</em></p>
<p>Kamudian ada sahabat anshar yang bertanya, “Wahai Rasulullah, bagaimana dengan saudara ipar? Beliau menjawab,</p>
<h2>الحمو الموت</h2>
<p><em>“Saudara ipar itu kematian.”</em> (HR. Bukhari dan Muslim).</p>
<p>Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> menyebut saudara ipar dengan kematian, karena masyarakat luar tidak akan berburuk sangka ketika ada saudara ipar yang tinggal bersama istri kakaknya atau suami kakaknya. Sementara mereka sangat berpeluang utk melakukan zina. Sehingga kewaspadaan mereka untuk berzina sangat longgar. <em>Allahu a’lam.</em></p>
<p><strong>4. </strong>Segeralah untuk memperbaiki keluarga Anda. menjaga kehormatan masing-masing. Karena bisa jadi, seseorang yang melakukan <a title="Posts tagged with selingkuh" href="http://konsultasisyariah.com/tag/selingkuh" rel="tag">selingkuh</a>, dia akan mendapatkan hukuman dengan perlakuan yang sama dari pasangannya (istri atau suaminya). Suami yang main <a title="Posts tagged with selingkuh" href="http://konsultasisyariah.com/tag/selingkuh" rel="tag">selingkuh</a>, bisa jadi dia dihukum dengan perselingkuhan istrinya, dan sebaliknya. Karena itu, sebagian ulama mengatakan,</p>
<h2>عفتك عفت زوجتك</h2>
<p>“Sikapmu yang menjaga kehormatan akan dibalas dengan sikap istrimu yang juga menjaga kehormatan.”</p>
<p><strong>5.</strong> Jika ini belum menyebar, buat kesepakatan agar masing-masing tidak menceritakan kepada orang lain. Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda,</p>
<h2>مَنْ أَصَابَ مِنْ هَذِهِ الْقَاذُورَاتِ شَيْئًا فَلْيَسْتَتِرْ بِسِتْرِ اللَّهِ</h2>
<p><em>“Siapa yang tertimpa musibah maksiat dengan melakukan perbuatan semacam ini (perbuatan zina), hendaknya dia menyembunyikannya, dengan kerahasiaan yang Allah berikan.”</em> (HR. Malik dalam <em>Al-Muwatha</em>’, no. 1508)</p>
<p>Dengan masing-masing berusaha bertaubat dan memperbaiki diri, semoga Allah segera memperbaikinya.</p>
<p><strong>Oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina <a href="http://www.konsultasisyariah.com/" rel="nofollow">Konsultasi Syariah</a>)</strong></p>
<p><strong>Artikel <a href="http://www.konsultasisyariah.com/" rel="nofollow">www.KonsultasiSyariah.com</a></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/maramissetiawan.wordpress.com/2965/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/maramissetiawan.wordpress.com/2965/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/maramissetiawan.wordpress.com/2965/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/maramissetiawan.wordpress.com/2965/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/maramissetiawan.wordpress.com/2965/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/maramissetiawan.wordpress.com/2965/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/maramissetiawan.wordpress.com/2965/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/maramissetiawan.wordpress.com/2965/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/maramissetiawan.wordpress.com/2965/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/maramissetiawan.wordpress.com/2965/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/maramissetiawan.wordpress.com/2965/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/maramissetiawan.wordpress.com/2965/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/maramissetiawan.wordpress.com/2965/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/maramissetiawan.wordpress.com/2965/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maramissetiawan.wordpress.com&amp;blog=769772&amp;post=2965&amp;subd=maramissetiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maramissetiawan.wordpress.com/2011/10/27/selingkuh-dengan-ipar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:thumbnail url="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2011/10/bahaya-ipar.jpg?w=150" />
		<media:content url="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2011/10/bahaya-ipar.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">bahaya Ipar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a3bf4ae9df9bb576d1744c861ac401af?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">maramis setiawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2011/10/bahaya-ipar.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">bahaya Ipar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Video Tanya Jawab: &#8220;Apakah Musibah Terjadi Karena Pemimpin/Presiden yang Dzalim?&#8221;, Oleh Ust. Aunur Rofiq</title>
		<link>http://maramissetiawan.wordpress.com/2011/10/27/video-tanya-jawab-apakah-musibah-terjadi-karena-pemimpinpresiden-yang-dzalim-oleh-ust-aunur-rofiq/</link>
		<comments>http://maramissetiawan.wordpress.com/2011/10/27/video-tanya-jawab-apakah-musibah-terjadi-karena-pemimpinpresiden-yang-dzalim-oleh-ust-aunur-rofiq/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Oct 2011 18:54:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maramis setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aqidah Kita]]></category>
		<category><![CDATA[Tanya-Jawab dan Konsultasi]]></category>
		<category><![CDATA[Video Ceramah]]></category>
		<category><![CDATA[aqidah]]></category>
		<category><![CDATA[pemimpin]]></category>
		<category><![CDATA[presiden]]></category>
		<category><![CDATA[tanya jawab]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maramissetiawan.wordpress.com/?p=2962</guid>
		<description><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maramissetiawan.wordpress.com&amp;blog=769772&amp;post=2962&amp;subd=maramissetiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_2963" class="wp-caption aligncenter" style="width: 483px"><a href="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2011/10/salahkah-pemimpin.jpg"><img class="size-full wp-image-2963" title="salahkah pemimpin" src="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2011/10/salahkah-pemimpin.jpg?w=750" alt=""   /></a><p class="wp-caption-text">Apakah hanya pemimpin yg salah?</p></div>
<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://maramissetiawan.wordpress.com/2011/10/27/video-tanya-jawab-apakah-musibah-terjadi-karena-pemimpinpresiden-yang-dzalim-oleh-ust-aunur-rofiq/"><img src="http://img.youtube.com/vi/lPNX_wcYWp/2.jpg" alt="" /></a></span>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/maramissetiawan.wordpress.com/2962/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/maramissetiawan.wordpress.com/2962/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/maramissetiawan.wordpress.com/2962/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/maramissetiawan.wordpress.com/2962/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/maramissetiawan.wordpress.com/2962/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/maramissetiawan.wordpress.com/2962/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/maramissetiawan.wordpress.com/2962/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/maramissetiawan.wordpress.com/2962/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/maramissetiawan.wordpress.com/2962/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/maramissetiawan.wordpress.com/2962/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/maramissetiawan.wordpress.com/2962/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/maramissetiawan.wordpress.com/2962/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/maramissetiawan.wordpress.com/2962/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/maramissetiawan.wordpress.com/2962/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maramissetiawan.wordpress.com&amp;blog=769772&amp;post=2962&amp;subd=maramissetiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maramissetiawan.wordpress.com/2011/10/27/video-tanya-jawab-apakah-musibah-terjadi-karena-pemimpinpresiden-yang-dzalim-oleh-ust-aunur-rofiq/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:thumbnail url="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2011/10/salahkah-pemimpin.jpg?w=150" />
		<media:content url="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2011/10/salahkah-pemimpin.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">salahkah pemimpin</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a3bf4ae9df9bb576d1744c861ac401af?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">maramis setiawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2011/10/salahkah-pemimpin.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">salahkah pemimpin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Video Kultum: &#8220;Meneladani Akhlak Nabi&#8221;, oleh Ust. Abdullah Zaen, MA</title>
		<link>http://maramissetiawan.wordpress.com/2011/10/27/video-kultum-meneladani-akhlak-nabi-oleh-ust-abdullah-zaen-ma/</link>
		<comments>http://maramissetiawan.wordpress.com/2011/10/27/video-kultum-meneladani-akhlak-nabi-oleh-ust-abdullah-zaen-ma/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Oct 2011 18:42:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maramis setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Adab Islami]]></category>
		<category><![CDATA[Video Ceramah]]></category>
		<category><![CDATA[akhlak nabi]]></category>
		<category><![CDATA[akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[meneladani akhlaq nabi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maramissetiawan.wordpress.com/?p=2958</guid>
		<description><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maramissetiawan.wordpress.com&amp;blog=769772&amp;post=2958&amp;subd=maramissetiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_2959" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2011/10/akhlak-nabi.jpeg"><img class="size-full wp-image-2959" title="akhlak nabi" src="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2011/10/akhlak-nabi.jpeg?w=750" alt=""   /></a><p class="wp-caption-text">Meneladani Akhlak Nabi</p></div>
<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://maramissetiawan.wordpress.com/2011/10/27/video-kultum-meneladani-akhlak-nabi-oleh-ust-abdullah-zaen-ma/"><img src="http://img.youtube.com/vi/XIgcEHbA54s/2.jpg" alt="" /></a></span>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/maramissetiawan.wordpress.com/2958/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/maramissetiawan.wordpress.com/2958/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/maramissetiawan.wordpress.com/2958/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/maramissetiawan.wordpress.com/2958/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/maramissetiawan.wordpress.com/2958/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/maramissetiawan.wordpress.com/2958/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/maramissetiawan.wordpress.com/2958/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/maramissetiawan.wordpress.com/2958/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/maramissetiawan.wordpress.com/2958/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/maramissetiawan.wordpress.com/2958/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/maramissetiawan.wordpress.com/2958/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/maramissetiawan.wordpress.com/2958/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/maramissetiawan.wordpress.com/2958/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/maramissetiawan.wordpress.com/2958/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maramissetiawan.wordpress.com&amp;blog=769772&amp;post=2958&amp;subd=maramissetiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maramissetiawan.wordpress.com/2011/10/27/video-kultum-meneladani-akhlak-nabi-oleh-ust-abdullah-zaen-ma/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:thumbnail url="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2011/10/akhlak-nabi.jpeg?w=150" />
		<media:content url="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2011/10/akhlak-nabi.jpeg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">akhlak nabi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a3bf4ae9df9bb576d1744c861ac401af?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">maramis setiawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2011/10/akhlak-nabi.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">akhlak nabi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Video Tanya Jawab: &#8220;Bahaya Mengkafirkan&#8221;, oleh Ust. Maududi Abdullah</title>
		<link>http://maramissetiawan.wordpress.com/2011/10/27/video-tanya-jawab-bahaya-mengkafirkan-oleh-ust-maududi-abdullah/</link>
		<comments>http://maramissetiawan.wordpress.com/2011/10/27/video-tanya-jawab-bahaya-mengkafirkan-oleh-ust-maududi-abdullah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Oct 2011 18:28:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maramis setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aqidah Kita]]></category>
		<category><![CDATA[Koreksi]]></category>
		<category><![CDATA[Tanya-Jawab dan Konsultasi]]></category>
		<category><![CDATA[Video Ceramah]]></category>
		<category><![CDATA[kafir]]></category>
		<category><![CDATA[mengkafirkan]]></category>
		<category><![CDATA[menuduh kafir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maramissetiawan.wordpress.com/?p=2944</guid>
		<description><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maramissetiawan.wordpress.com&amp;blog=769772&amp;post=2944&amp;subd=maramissetiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_2953" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2011/10/bahaya-mengkafirkan.jpg"><img class="size-full wp-image-2953" title="bahaya mengkafirkan" src="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2011/10/bahaya-mengkafirkan.jpg?w=750" alt=""   /></a><p class="wp-caption-text">bahaya mengkafirkan</p></div>
<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://maramissetiawan.wordpress.com/2011/10/27/video-tanya-jawab-bahaya-mengkafirkan-oleh-ust-maududi-abdullah/"><img src="http://img.youtube.com/vi/_e_xRCbxzK8/2.jpg" alt="" /></a></span>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/maramissetiawan.wordpress.com/2944/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/maramissetiawan.wordpress.com/2944/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/maramissetiawan.wordpress.com/2944/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/maramissetiawan.wordpress.com/2944/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/maramissetiawan.wordpress.com/2944/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/maramissetiawan.wordpress.com/2944/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/maramissetiawan.wordpress.com/2944/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/maramissetiawan.wordpress.com/2944/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/maramissetiawan.wordpress.com/2944/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/maramissetiawan.wordpress.com/2944/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/maramissetiawan.wordpress.com/2944/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/maramissetiawan.wordpress.com/2944/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/maramissetiawan.wordpress.com/2944/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/maramissetiawan.wordpress.com/2944/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=maramissetiawan.wordpress.com&amp;blog=769772&amp;post=2944&amp;subd=maramissetiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maramissetiawan.wordpress.com/2011/10/27/video-tanya-jawab-bahaya-mengkafirkan-oleh-ust-maududi-abdullah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:thumbnail url="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2011/10/bahaya-mengkafirkan.jpg?w=150" />
		<media:content url="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2011/10/bahaya-mengkafirkan.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">bahaya mengkafirkan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a3bf4ae9df9bb576d1744c861ac401af?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">maramis setiawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2011/10/bahaya-mengkafirkan.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">bahaya mengkafirkan</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
