Seorang muslim tentu tidak ada harapan yang lebih tinggi daripada diselamatkan oleh Allah di dunia ini dengan dijauhkan dari api neraka dan dimasukkan dalam surga Allah ta’ala. Allah ta’ala berfirman:
كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ الْمَوْتِ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلاَّ مَتَاعُ الْغُرُورِ
“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan Sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam syurga, maka sungguh ia Telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.” (QS. Ali-Imron: 185)
Ibnu Qoyyim Jauziyah rahimahullah mengatakan: “Setiap anak dari seorang wanita, sepanjang apapun masa keselamatannya (umurnya), maka pasti pada sutau hari ia akan digotong oleh orang dalam keranda”.
Nabi shallallahu’alaihi wa sallam juga pernah bersabda: “Perbanyaklah selalu kepada perkara yang akan membinasakan kelezatan kalian, yaitu kematian”.
Dalam ceramah ini akan dijelaskan oleh Ust, Muhammad Zaki, tentang sebuah hadits yang mulia, bahwasanya Nabi shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:
“Berikanlah kepada saya 6 hal sebagai jaminan dari diri kalian, maka saya yang akan menjamin kalian dengan (masuk) surga: (1). Jujurlah ketika kalian berbicara, (2). Dan tunaikanlah ketika kalian berjanji, (3). Laksanakan apa yang diamanahkan kepada kalian, (4). Jagalah kemaluan kalian, (5). Tundukkanlah/ jagalah pandangan kalian, dan (6). Jagalah tanganmu.” (HR. Imam Ahmad, dihasankan oleh Imam Albani)
Semoga menjadi ilmu yang bermanfaat
Sumber link mp3: http://kajian.net





Diskusi
Belum ada komentar.