• KATEGORI

  • Pesan Moral

  • terorisme-bukanlah-jihad4 ketahuilah_v3
  • YM status

    ID: Maramis_Setiawan
  • Polling

    Mohon Anda mengisi polling ini sebelum meninggalkan blog ini. Jazakumullah Khoiron
  • Halaman

  • Komentar Terakhir

  • Banner Links

  • Meta

  • Spam Blocked

  • RSS Muslimah.or.id

    • Pengajian Umum: Mengapa Kupilih Manhaj Salaf? (Yogyakarta)
      Hadirilah, kajian umum dengan tema: Mengapa Kupilih Manhaj Salaf? Pemateri: Ustadz Afifi Abdul Wadud Waktu dan tempat: Sabtu, 26 Desember 2009 Pkl. 08.30 – 11.30 WIB Masjid Pogung Raya, Sinduadi, Mlati, Sleman (utara Fakultas Teknik UGM) Terbuka untuk umum, putra dan putri (Gratis!) Wajib untuk: 1. Santri Ma’had al-’Ilmi 2. Santri Ma’had Umar bin Khattab 3. […]
    • Kiat Sukses Berteman Tanpa Konflik
      Hidup bermasyarakat memang sudah menjadi keharusan bagi siapa saja yang hidup di dunia ini. Adakah orang yang bisa hidup sendiri tanpa orang lain? Tentu saja tidak ada. Berbagai macam manusia dengan aneka karakter membuat kita harus bisa menempatkan diri dengan baik. Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam sebagai teladan ummatnya memilik akhlak yang pal […]
    • Pesantren Pelajar & Dauroh Muslimah (Jakarta, 28-30 DESEMBER 2009)
      1. PESANTREN PELAJAR KE-3 Kami dari panitia mengundang para pelajar (khusus PUTRA) kelas 4,5,6 SD (sederajat) untuk mengisi liburan dengan mengikuti kegiatan “Pesantren Pelajar ke-3″. Insya Allah akan diselenggarakan pada: Senin & Selasa, 28-29 Desember 2009.(2 hari 1 malam) (menginap) Bertempat di Islamic Centre Imam Ibnu Hajar, Munjul, Cipa […]
    • Dauroh Muslimah Liburan Sekolah (Gemolong, 26-27 Desember 2009)
      Hadirilah Dauroh Muslimah Liburan Sekolah! Tema: Bingkisan Istimewa Bagi Wanita Perindu Surga Sabtu, 26 Desember 2009 Materi: ETIKA MENUNTUT ILMU BAGI MUSLIMAH” Pemateri: Al Ustadz Mahful Safrudin, Lc. (Ma’had Al Irsyad Salatiga) Ahad, 27 Desember 2009 Materi: SAUDARIKU, INILAH JALAN MENUJU SURGAMU Pemateri: Al Ustadz Sholeh, Lc. (Ma’had Imam Bukhari Karanga […]
    • Nikmat yang Sering Dilupakan
      Salah satu makar orang kafir adalah hendak menjadikan kaum muslimin berpandangan negatif terhadap agamanya sendiri. Mereka menampakkan Islam ini sebagai agama kuno, agama orang kampung, agama kaum pinggiran, agama orang-orang miskin, agama orang-orang yang mencuri sandal di masjid, agama yang suka kekerasan, agama yang merendahkan kaum wanita, dan berbagai b […]
  • RSS Buletin at-Tauhid

    • Jangan Salahkan Bulan Suro
      Bulan Suro –yang dalam Islam dikenal dengan bulan Muharram- terkenal sakral dan penuh mistik di kalangan sebagian orang. Saking sakralnya berbagai keyakinan keliru bermunculan pada bulan ini. Berbagai ritual yang berbau syirik pun tak tertinggalan dihidupkan di bulan ini. Bulan Muharram dalam Islam sungguh adalah bulan yang mulia. Namun kenapa mesti dinodai […]
    • Mengucapkan Selamat Natal Dianggap Berbuat Baik
      Sebagian orang beralasan bolehnya mengucapkan selamat natal pada orang nashrani karena dianggap sebagai bentuk ihsan (berbuat baik). Dalil yang mereka bawakan adalah firman Allah Ta’ala (yang artinya), “Allah tiada melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari ne […]
    • Di Balik Musibah
      Pembaca yang semoga dirahmati oleh Allah Ta’ala, musibah merupakan suatu kata yang tak jarang kita dengar bahkan telah akrab di telinga kita dalam beberapa tahun terakhir ini terutama di bumi pertiwi. Musibah tersebut berupa gempa bumi, tanah longsor dan lain-lain. Banyak pihak yang mengklaim bahwa musibah ini terjadi karena adanya ini dan itu. Datang orang […]
    • Salah Kaprah Memaknai Islam Sebagai Rahmatan Lil ‘Alamin
      Benar bahwa Islam adalah agama yang rahmatan lil 'alamin. Namun banyak orang menyimpangkan pernyataan ini kepada pemahaman-pemahaman yang salah kaprah. Sehingga menimbulkan banyak kesalahan dalam praktek beragama bahkan dalam hal yang sangat fundamental, yaitu dalam masalah aqidah. Pernyataan bahwa Islam adalah agamanya yang rahmatan lil 'alamin se […]
    • Ketika Dua Negeri Berseteru
      Sedih rasanya melihat dua bangsa berseteru, saling membanggakan diri dan mencaci yang lain, bahkan ada yang menyuarakan peperangan, padahal keduanya adalah negeri kaum muslimin. Lebih miris lagi, perseteruan ini didasari oleh hal-hal yang tidak diridhai oleh Allah dan Rasul-Nya. Jika demikian adanya, bagaimana mungkin umat Islam menjadi kuat dan kokoh?
  • RSS Abu Salma Blog

Sebuah Hiburan Bagi Saudara-Saudaraku Yang Tertimpa Musibah

Sebuah Hiburan

Sebuah Hiburan

Sekali lagi, kita diuji oleh Allah ta’ala dengan musibah gempa yang mengguncang Sumatera Barat dan sekitarnya. Telah diberitakan sampai saat ini korban yang tewas mencapai 551 orang dan korban luka-luka mencapai 3435 orang (detik.com) dan jumlah ini bisa bertambah seiring ditemukannya ratusan korban yang masih terkubur dalam reruntuhan bangunan. Sehingga akhirnya, entah berapa banyak seorang ibu yang kehilangan anaknya, berapa banyak seorang anak yang kehilangan ibunya, dan berapa banyak seorang yang kehilangan orang-orang yang dicintainya, berapa banyak rumah dan harta yang lenyap rata dengan bumi. Hanya bersabar dan pasrah kepada Allah azza wa jalla saja yang mampu kita lakukan, dan sesungguhnya kita adalah milik Allah, dan hanya kepada-Nya kita akan kembali.

Melalui tulisan yang sederhana ini, penulis ingin menghibur saudara-saudaraku sesama muslim yang sedang ditimpa musibah disana dengan hadits-hadits Nabi shallallahu’alaihi wa sallam yang menyebutkan berita-berita gembira dikarenakan musibah yang diujikan oleh Allah kepadanya. Hal ini sebagaimana Nabi shallallahu’alaihi wa sallam yang pernah menghibur seseorang yang ketika itu sedang ditimpa musibah atau ditinggal mati oleh orang-orang yang dicintainya didunia. Nabi shallallahu’alaihi wa sallam juga pernah bersabda,

”Tidaklah seorang mukmin bertakziah (menghibur) saudaranya atas suatu musibah yang menimpanya melainkan Allah ta’ala akan memakaikan perhiasan kemuliaan pada hari kiamat kepadanya”. (HR. Ibnu Majah, dihasankan oleh an-Nawawi[1] dan Al-Albani[2])

Semoga tulisan ini menjadi penghibur duka dan lara bagi kaum muslimin….

1. Surga bagi yang bersabar menerima musibah sejak pertama kali

Dari Abu Umamah, dari Nabi shallallahu’alaihi wa sallam, ia bersabda:

“Allah subhanahu wa ta’ala berfirman: ‘Wahai anak adam, jika engkau bersabar dan mengharap pahala sejak pertama kali tertimpa musibah maka Aku tidak rela memberikan pahala untukmu selain surga’” (HR. Ibnu Majah. Al-Bushiri berkata: “Sanad hadits ini shahih, dan perawinya tsiqaat”, Al-Albani berkata: “Hadits ini hasan”)

2. Dihapuskannya dosa-dosa karena duka dan lara atas musibah yang ditimpanya

Nabi shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:

”Tidaklah rasa sakit yang terus menerus, kepayahan, penyakit dan juga kesedihan yang menimpa seorang mukmin, bahkan sampai kesusahan yang menyusahkannya, melainkan akan dihapuskan dengannya dosa-dosanya”. (HR. Muslim (IV/1993))

Nabi shallallahu’alaihi wa sallam juga bersabda,

”Tidaklah seorang muslim termasuk duri atau yang lebih dari itu, melainkan ditetapkan baginya karena hal itu satu derajat dan dihapuskan pula satu kesalahan darinya karena hal itu”. (HR. Muslim (IV/1991))

3. Surga bagi yang ditinggal mati oleh 2 atau 3 anaknya

Dari Abu Hurairoh radliyallahu’anhu, bahwa Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda kepada wanita Anshar:

“Tidaklah salah seorang di antara kalian ditinggal mati oleh tiga orang anaknya, kemudian ia bersabar dan mengharap pahala atasnya, melainkan ia pasti masuk surga”. Lalu, salah seorang dari mereka bertanya: “Juga dua orang wahai Rasulullah ?” Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam menjawab: “Juga dua orang” (HR. Muslim)

Dari Abu Hasan ia berkata:

”Aku berkata kepada Abu Hurairoh: ’Sesungguhnya dua anakku telah meninggal, maka adakah satu hadits dari Rasulullah yang dapat engkau sampaikan, untuk menghibur hati kami dari kematian anggota keluarga kami ?’ Ia berkata: ’Ya, anak-anak kecil mereka adalah anak-anak kecil penghuni surga’. Abu Hasan melanjutkan, ’Abu Hurairoh berkata: ’Setiap dari mereka akan bertemu bapaknya’[3] lalu ia meraih bajunya[4] sebagaimana aku meraih bajumu ini, dan ia tidak melepaskannya[5] sampai Allah memasukkannya beserta bapaknya ke dalam surga”. (HR. Muslim)[6]

4. Surga bagi yang ditinggal mati oleh seorang anak yang dicintainya

Dari Mu’awiyyah bin Qurroh, dari ayahnya, ia berkata:

”Seorang laki-laki mendatangi Nabi shallallahu’alaihi wa sallam dengan membawa anaknya. Nabi shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: ’Apakah engkau mencintainya ?’ Ia menjawab: ’Semoga Allah menyayangimu sebagaimana aku menyayanginya’. Kemudian anak itu meninggal dunia. Sehingga Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam pun tidak pernah melihatnya kembali. Maka beliaupun menanyakan tentang keadaannya. (Ketika diberitahu dia meninggal) Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda (menghibur ayahnya): ”Tidakkah engkau merasa senang jika engkau mendatangi salah satu pintu surga sementara engkau mendapatkan dirinya di tempat itu dan berusaha membukakan pintunya untukmu ?” (HR. An-Nasai, dishahihkan oleh Al-Albani[7])

Dari Abu Hurairoh radliyallahu’anhu, bahwa Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:

“Allah berfirman: ‘Tidak ada balasan di sisi-Ku bagi hamba-Ku yang beriman apabila Aku mencabut nyawa orang yang dicintainya dari penduduk dunia kemudian ia bersabar dengan mengharap balasan pahala, melainkan (aku balas dengan) surga’”. (HR. al-Bukhori)[8]

Ibnu Hajar mengatakan: “Ibnu Baththal menggunakan hadits ini sebagai dalil yang menunjukkan bahwa mereka yang ditinggal pergi oleh seseorang anaknya sama dengan orang yang ditinggalkan oleh tiga orang anaknya. Begitu pula halnya dengan dua orang anak”.[9]

5. Surga bagi yang ditinggal oleh orang-orang yang dicintainya dari penduduk dunia.

Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda di atas, Nabi bersabda:

“Allah berfirman: ‘Tidak ada balasan di sisi-Ku bagi hamba-Ku yang beriman apabila Aku mencabut nyawa orang yang dicintainya dari penduduk dunia kemudian ia bersabar dengan mengharap balasan pahala, melainkan (aku balas dengan) surga’”. (HR. al-Bukhori)[10]

6. Berdo’a atas musibah yang ditimpanya, niscaya akan diganti dengan yang lebih baik.

Berdoa-lah, insyaAllah kita akan mendapatkan yang lebih baik dari musibah yang telah mengambil anak-anak kita, suami atau istri kita, dan harta benda kita, lihatlah musibah yang telah dialami oleh Ummu Salamah radliyallahu’anha ketika terkena musibah ditinggal oleh suami tercintanya Abu Salamah.

Ummu Salamah radhiallahu ‘anha mengisahkan: Aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Barang siapa ditimpa musibah, selanjutnya ia berkata:….

إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ اللَّهُمَّ أْجُرْ نِيْ فِيْ مُصِيْبَتِيْ وَأَخْلِفْ لِيْ خَيْرًا مِنْهَا

Niscaya Allah melimpahkan pahala kepadanya dalam musibah yang menimpanya itu dan menggantikannya dengan yang lebih baik dari apa yang telah sirna darinya.” Dan tatkala suamiku Abu Salamah meninggal dunia, akupun mengucapkan ucapan itu, sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan ternyata Allah menggantikanku dengan yang lebih baik dari Abu Salamah, yaitu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (HR. al-Bukhari)

Penutup

Akhirnya, marilah kita beristighfar dan bertaubat, kembali kepada Allah ta’ala, karena tidaklah berbagai macam musibah ditimpakan kepada kaum muslimin di Indonesia melainkan karena berbagai dosa dan kemaksiatan yang di lakukannya. Allah ta’ala berfirman,

وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ

“Dan musibah apa saja yang menimpa kalian, maka disebabkan oleh perbuatan tangan kalian sendiri, dan Allah mema’afkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu)” (Qs. Asy-Syuura: 30)

Oleh karena itu, marilah kita semua kembali kepada Allah, mantauhidkan Allah, jauhi kesyirikan, menyerulah kepada yang ma’ruf dan mencegah kemunkaran, melaksanakan sholat lima waktu dan jangan menunda-nunda, menunaikan zakat, meninggalkan praktek riba’, meninggalkan korupsi dan penggelapan uang milik negara/ umum, meninggalkan judi dan segala bentuk turunannya, meninggalkan praktek sex bebas (zina), dan hendaknya kita senantiasa beramal shalih yaitu ikhlas hanya kepada Allah dan meneladani Nabi shallallahu’alaihi wa sallam. Ingatlah firman Allah ta’ala yang memperingatkan kita agar bertaubat kepada-Nya setelah menimpakan azab kepada suatu kaum yang fasiq,

“Dan Sesungguhnya Kami merasakan kepada mereka sebahagian azab yang dekat (di dunia) sebelum azab yang lebih besar (di akhirat), mudah-mudahan mereka kembali (ke jalan yang benar). (QS. As-Sajadah: 21)

Allah ta’ala juga berfirman,

“Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi). Dan ikutilah sebaik-baik apa yang telah diturunkan kepadamu dari Tuhanmu sebelum datang azab kepadamu dengan tiba-tiba, sedang kamu tidak menyadarinya. (QS. Az-Zumar: 54-55)

Semoga Allah memberi kita semua hidayah dan petunjuk yang lurus, dan istiqomah di atasnya…..amiin

Surabaya, 4 Oktober 2009 (15 Syawal 1430 H)

Oleh. Maramis Setiawan

Referensi:

  • 62 Amalan Pembuka Pintu Surga, oleh ’Abdullah bin ’Ali al-Ju’aitsin, penerbit: Pustaka Imam Syafi’i
  • Doa dan Wirid, oleh Ust. Yazid bin Abdul Qadir Jawwas, penerbit: Pustaka Imam Syafi’i
  • Al-Quran dan Terjemahnya

Footnote


[1] Al-Adzkaar (197-463)

[2] Shahih Sunan Ibnu Majah (I/267)

[3] Atau ia berkata: ‘Bapak dan Ibunya’

[4] Atau ia berkata: ‘Meraih tangannya’

[5] Atau ia berkata: ‘Tidak membiarkannya’

[6] Syarh Shahih Muslim (XVI/420)

[7] Shahih Sunan an-Nasaai (II/404)

[8] Shahiihul Bukhori (XI/241, no. 6424)

[9] Fat-hul Baari (XI/243)

[10] Shahiihul Bukhori (XI/241, no. 6424)

5 Tanggapan

  1. amin 7x

    semoga yg masih hidup dan mengalami kesusahan, diberi kekuatan iman agar bisa menikmati semua hiburan di atas ….

    silahkan ke blog saya richocean Richocean tentang
    2009 3009 ANGKA Gempa PADANG PARIAMAN. 2009 1010 ANGKA Gempa Tsunami ACEH?
    2009 0110 Pagi ini Gempa Bengkulu dan Jambi Menyusul Gempa Padang
    Selama 17 jam, 3x Gempa PADANG Sumatra Barat
    Gempa Sumatra Barat Tiap Bulan 666 Gempa 40 Tahun

    atau blog saya lainnya
    Richmountain

    salam …

    • bukankh tsunami aceh pd th 2004?kok dbuat 2009.

      Memang, tetapi ini dibuat ketika terjadi gempa di Padang pariaman dan sekitarnya pada bulan agustus 2009 lalu. barokallahufik.

  2. Turut berduka dan berempati atas musibah yang menimpa saudara kita di padang, jambi dan sekitarnya. Terhantar do’a agar saudara-saudara kita dapat tabah menghadapinya.
    Mudah-mudahan keluarga yang ditinggalkan bisa tabah menghadapinya. bagi kita yang tidak mengalami langsung, mudah-mudahan dapat terketuk untuk memberikan bantuan untuk sedikit meringankan beban para korban.
    dengan adanya cobaan ini, mudah-mudahan keimanan kita kepada Allah dapat berlipat, sebab hanya ke pangkuanNya lah kita kembali.
    Dijual Rumah

    • saya sendiri..sebagai warga kota padang turut mengalami peritiwa G3OS 2009 itu…mudah2an dngn peristiwa tr sebut saya bserta rang sumbar dapat merenungkn bhwa musibah yng terjadi itu cobaan dr ALLAH SWT smg kita dpt meningkatkn keimanan dn ketaqwaan kita kepadaNYA..AMIN.

  3. semoga saudara kita dapat bersabar dan bangkit dari keterpurukan

Tinggalkan Balasan