Mengeluarkan tetesan air mata adalah fitroh yang terkadang menghiasi hari-harinya. Berlinangnya air mata itu bisa disebabkan oleh berbagai sebab, ada yang disebabkan karena kasihan melihat sesuatu, karena tertimpa musibah, atau bahkan mengangis dengan tujuan dusta. Dan yang paling mulia, adalah tetesan air mata yang berlinang karena takut kepada Allah.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak akan masuk neraka seseorang yang menangis karena merasa takut kepada Allah sampai susu [yang telah diperah] bisa masuk kembali ke tempat keluarnya.” (HR. Tirmidzi [1633]).
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda, “Ada dua buah mata yang tidak akan tersentuh api neraka; mata yang menangis karena merasa takut kepada Allah, dan mata yang berjaga-jaga di malam hari karena menjaga pertahanan kaum muslimin dalam [jihad] di jalan Allah.” (HR. Tirmidzi [1639], disahihkan Syaikh al-Albani dalam Sahih Sunan at-Tirmidzi [1338]).
Dan masih banyak lagi, hadits-hadits yang menyebutkan keutamaan menangis karena Allah…
Dalam ceramah ini yang disampaikan oleh Ust. Abu Zaubair al-Hawaary, akan disebutkan bagaimanakah menangis karena takut Allah tersebut, dan juga akan disampaikan banyak hadits dan kisah yang berkenaan dengan terlinangnya air mata dari zaman Nabi shallallahu’alaihi wa sallam, Sahabatnya, dan para Ulama Ahlussunnah terdahulu sampai dengan Ulama Ahlussunnah Muta’akhkhirin. Semoga menjadi renungan kita semua, dan bisa menjadikan hati kita mudah luluh karena takut Allah …bukan karena menonton sinetron drama atau hanya sekedar mencari popularitas dan sanjungan manusia. Wallahul musta’an.
Menangis Karena Takut Allah Bag. 1
Menangis Karena Takut Allah Bag. 2
Menangis Karena Takut Allah Bag. 3
Menangis Karena Takut Allah Bag. 4





Memang hanya air mata yang dapat membuat kita ingat akan dosa-dosa kita pada masa lalu
Posted by Sewa Projector Murah | September 4, 2009, 4:13 AMAssalamualaikum, permisi mau liat dan download ilmunya, jazakallah,
Posted by Ummu Faid | September 4, 2009, 7:33 AMsyukran smua ceramahnya
Posted by masbuhin | September 5, 2009, 6:25 PMAssalamu’alaykum warohmatullohi wabarokatuh,
Ustadz, ana pelanggan majalah As-Sunnah, Al-Mawaddah dan Qiblati (juga Elfata dan Kinan untuk anak ana ). Ana sudah mengikuti serial mengenai awal waktu Adzan Shubuh di majalah Qiblati, dari yang ana baca dimajalah tersebut dan sangat urgent ana sampaikan bahwa :
1. Mayoritas masjid-masjid di seluruh dunia melakukan adzan waktu masuk sholat Shubuh lebih cepat 20 – 30 menit dari terbitnya waktu fajar Shodiq ( Mesjidil Haram telah mengundurkan Adzan Shubuh 5 menit dan Iqomat Shubuh 20 menit kemudian sehingga Sholat Shubuh yang didirikan sudah sesuai dengan terbitnya waktu Fajar Shodiq ).
2. Setidaknya ada 5 waktu konversi waktu Adzan Shubuh : Pedoman Waktu Sholat Sepanjang Masa, Federasi Islam Amerika Utara, Rabitah Alam Islami, Universitas Ummul Quro dan Dinas Geologi Mesir, masing-masing berbeda hingga 30 menit.
3. Berdasarkan Fakta dan Pengamatan yang dilakukan Tim/Kru Qiblati di sejumlah tempat bahwa waktu waktu Adzan Shubuh konversi Federasi Islam Amerika Utara yang mendekati fakta, sedangkan jadwal Sholat yang lainnya lebih cepat 20 – 30 menit.
4. Ana juga mengikuti dikumandangkannya adzan Shubuh di Radio Rodja dan kemungkinan Radio Rodja mengikuti jadwal dari Pedoman Waktu Sholat Sepanjang Masa seperti umumnya media elektronik lainnya di seluruh Indonesia, sehingga apa yang telah dilakukan oleh radio Rodja dan media lainnya serta mesjid-mesjid yang menggunakan jadwal sholat Pedoman Waktu Sholat Sepanjang Masa adalah suatu kekeliruan yang wajib segera diperbaiki.
5. Wallohu ‘alam.
Demikian maksud ana semoga bermanfaat, dan mohon tanggapan Ustadz karena hal ini menyangkut halal haram atau sah tidak sahnya Sholat atau shoum Romadhon. Atas perhatian ustadz ana ucapkan jazakumulloh khoiron katsiron dan mohon maaf bila tidak sesuai dengan topic bahasan.
Wassalamu’alaykum warohmatullohi wabarokatuh
PRIHAT RAMDHANI
Posted by prihat ramdhani | September 7, 2009, 4:56 AMSingkat sj, Adzan itu diluar rukun shalat !!!!!!!!!!!
Dikatakan jadwal adzan subuh lebih cepat, 20 – 30 mnt bagi yg menggunakan JADWAL SHALAT ABADI, juistru ini yg benar dan aman utk ibadah shalat dan shaum menurut hemat sy!. Apa permasalahannya ???????????
Setelah adzan subuh dikumandangkan kebanyakan di mesjid2 tidak lantas shalat subuh, tp mengerjakan amalan2 yg lain, sehingga shalat subuh kadang dilakukan 15 – 25 mnt stlh adzan subuh dikumandangkan! Sy tdk membenci apa yg dilakukan majalah Qiblati mengenai adzan subuh ini, kita sbg ummat sbaiknya sering2 lah bertafakur biar cerdas!
Posted by maman | April 22, 2010, 8:17 AMSaya ucapkan jazakallahu untuk blog Nashirus Sunnah yang telah melakukan aktivitas dakwah melalui internet.
Posted by erpan | September 27, 2009, 4:44 PMtadi sore ustadz zainal abidin di kajian rutin tafsir ibnu katsir menjelaskan masalah ini..beliau menjelaskan bahwa perkara ini pernah muncul belasan tahun yg lalu di saudi..yg membuat syaikh al fauzan marah dan menyebut orang yg menelurkan msalah ini sebagai ‘pembuat keragu raguan’ bahkan masalah ini masuk masalah manhaj krn dalam masalah masyarakat umum salaf berada d belakang ulil amri..
Posted by suryo | Oktober 11, 2009, 3:07 PMsyukron, webnya keren. ada artikel menarik di ikatanalumniarraayah.wordpress.com
Posted by rizki | November 6, 2009, 2:00 AMizin share yap…artikel sama gambar2nyaa ya.. buat taruh d facebook
Posted by niko | Desember 14, 2009, 10:03 AMijin copas ya mas. mau saya taruh di website saya http://hidayah.cz.cc
Posted by okebos | Desember 24, 2009, 8:19 AMAsmkum…,izin minta download nya y……TQ vry much.
Posted by Arni | April 8, 2010, 9:29 PM