//
DownLoad Audio, Tazkiatun Nufus

Download Audio: Hakikat Ikhlas


hakikat ikhlas

hakikat ikhlas

Pemateri : Ustadz Maududi Abdullah

Dalam kajian berikut dibahas bagaimana ikhlas yang sesuai dengan yang diajarkan oleh Allah dan Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam.

Allah berfirman dalam Surah Al Bayyinah ayat ke 5 :

Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus, dan supaya mereka mendirikan salat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus.

Dalam islam terdapat dua fondasi utama yaitu ikhlas dan mengikuti Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam,oleh karena itulah ikhlas sangat penting, maka wajib bagi kita untuk memahami makna ikhlas sebenarnya. Untuk selengkapnya silahkan dengarkan kajian berikut ini, semoga bermanfaat bagi kita semua.

Download

sumber: http://radiorodja.com

(silahkan mengambil manfaat yang lebih banyak dari radio rodja)

Faidah-faidah yang bisa dipetik dari pembahasan

  1. Pondasi pertama agar ibadah kita diterima adalah ikhlas dan pondasi kedua adalah meneladani Rasulullah shollallahu’alaihi wa sallam
  2. Hendaknya setiap muslim selalu instrospeksi diri atas amal dan ibadah yang selama ini mereka lakukan, apakah telah lakukan dengan Ikhlas dan mengikuti Rasulullah shollallahu’alaihi wa sallam atau belum?
  3. Al-Ikhlas adalah perjuangan yang setiap saat syaiton selalu berusaha untuk menghancurkannya dalam kehidupan kita.
  4. Ikhlas menjadi amalan yang sangat dan teramat berat dalam kehidupan kita.
  5. Seseorang yang tidak merasakan susahnya menanamkan keikhlasan di dalam dada, berarti dia belum pernah berjuang untuk mencapai keikhlasan
  6. Ikhlas adalah meniatkan untuk melakukan sebuah amalan semata-mata karena Allah, bukan yang lain.
  7. Sesungguhnya setiap amalan tergantung dengan niatnya
  8. Tiga golongan orang yang pertama kali masuk neraka jahannam, yaitu orang ’alim, orang yang mati syahid di jalan Allah, dan orang dermawan, yang mereka semuanya melakukan tersebut hanya ingin dipuji manusia, tidak Ikhlas karena Allah.
  9. Bukanlah Fir’aun, bukan Qarun, atau nama-mana yang tenar dengan kedurhakaannya yang menjadi penghuni neraka pertama kali, tetapi orang yang beramal ketiga amalan di atas karena tidak ikhlas. Menunjukkan betapa bencinya Allah terhadap amal yang dilakukan oleh seorang hamba karena riya’.
  10. Hendaknya kita membentengi diri kita dari api neraka walaupun dengan bersedekah setengah buah kurma (suatu yang kecil).
  11. Amalan atau sedekah sekecil apapun akan menjadi amalan dan sedekah yang besar karena keikhlasan di dalamnya, dan sebaliknya, amalan atau sedekah sebesar apapun akan menjadi kecil bahkan tak bernilai harganya karena tidak adanya keikhlasan di dalamnya.
  12. Belajar membenahi niat untuk beramal jauh lebih berat daripada membenahi amal itu sendiri.
  13. Keikhlasan adalah perjuangan sampai datangnya kematian, sebagaimana perjuangan mengikuti Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam, berusaha tegar diatas sunnah sampai datangnya kematian.
  14. Keikhlasan adalah perjuangan yang terkadang kita menang terkadang kita kalah.
  15. Niat bisa berubah-ubah setiap saat, oleh karena itu selalu kita benahi niat kita.
  16. Hendaknya kita tanyakan kepada diri sendiri sebelum beramal, sebelum berucap, atau melakukan suatu langkah, dengan pertanyaan, ”Apakah ini saya lakukan di atas ridlo Allah atau tidak?”, jika memang untuk mencari ridlo Allah maka lanjutkan, tetapi jika ingin mencari dunia dan popularitas maka jangan.
  17. Selalu memantau niat kita saat kita sedang (ditengah-tengah) beramal, karena syaithon selalu menganggunya untuk mengubah niatnya menjadi tidak ikhlas.
  18. Keikhlasan dalam beramal harus selalu hadir ketika sebelum, tengah, dan setelah beramal.
  19. Jika seseorang ikhlas sebelum beramal, namun ditengah-tengah amalan berubah niatnya menjadi tidak ikhlas sampai akhir amalan, maka ini termasuk amalan yang tidak ikhlas yang tidak diterima oleh Allah.
  20. Jika seseorang tidak ikhlas sebelum beramal, namun ditengah-tengah amalan berubah niatnya menjadi ikhlas mencari ridlo Allah sampai akhir amalan, maka ini termasuk amalan yang ikhlas.
  21. Mewujudkan keikhlasan setelah beramal adalah dengan menyembunyikan amalan yang telah dilakukannya, membiarkan hanya Allah dan dia saja yang tahu.

Tentang maramis setiawan

>> Diperbolehkan mengopy, mendownload, dan atau menyebarkan konten/artikel dari blog ini, dengan catatan TANPA dikomersilkan dan dengan mencantumkan sumber. >> Komentar yang masuk berupa salam, doa, atau sekedar uneg-uneg yang tidak membutuhkan jawaban insyaAllah akan secepatnya di approve. >> Komentar yang membutuhkan jawaban (khususnya jawaban panjang) atau yang berupa bantahan (syubhat) atas tulisan yang terkait dalam blog ini, maka dengan mohon maaf akan melalui moderasi terlebih dahulu yang lamanya tergantung beratnya pertanyaan atau syubhat tersebut. >> Jika pertanyaan atau bantahan/syubhat memang terlalu lama untuk dimoderasi atau karena "saya belum tahu", saya menyarankan untuk menanyakannya kepada ikhwah atau assatidz Ahlussunnah/ Salafy lain yang lebih tahu.

Diskusi

Satu Tanggapan to “Download Audio: Hakikat Ikhlas”

  1. jazakallahu khaira akhi….

    Posted by admin | Maret 30, 2009, 12:29 AM

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Video Ceramah: Pelebur Dosa, Ust. Abdullah Zain

Dengerin Radio Islami yuk

Download: ;stream.nsv

Arsip Terbaru

Daftar Isi

Mau SMS Dakwah Gratis ?

Berlangganan

Polling

Mohon Anda mengisi polling ini sebelum meninggalkan blog ini. Jazakumullah Khoiron

Jumlah Pengunjung

  • 1,053,397 Pengunjung
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 93 pengikut lainnya.