Intisari video :
Syaikh al-Muhaddits Abu Ishaq al-Huwaini hafizhahullahu menjelaskan tentang sifat tahrikul ishba’ (menggerakkan jari telunjuk). Beliau menceritakan bahwa pada suatu hari Syaikh Abu Ishaq al-Huwaini sholat di samping syaikh al-Albani rahimahullahu dan Syaikh Abu Ishaq menggerakkan jari telunjuknya naik dan turun. Selesai sholat, Syaikh al-Albani bertanya : “apakah anda pernah membaca suatu riwayat yang menjelaskan tentang gerakan telunjuk seperti itu (naik dan turun)?”. Syaikh Abu Ishaq menjawab yang intinya beliau membacanya dan mengetahuinya dari buku Syaikh al-Albani (Sifat Sholat an-Nabi). Lantas Syaikh Abu Ishaq menceritakan, bahwa Syaikh al-Albani menyatakan bahwa apa yang dilakukan Syaikh Abu Ishaq bukanlah tahrik (menggerakkan), namun itu adalah al-Khofdh war Raf’u (menurunkan dan menaikkan). Sifat Tahrik yang benar, kata Syaikh Abu Ishaq al-Huwaini sebagaimana dijelaskan oleh Syaikh al-Albani adalah, mengarahkan jari telunjuk ke arah kiblat, kemudian menggerak-gerakkannya secara ringan pada tempatnya (yaitu tidak menaik-turunkannya) sebagaimana tampak pada gambar video di atas. Demikianlah sifat menggerakkan jari telunjuk sebagaimana yang dilihat Syaikh Abu Ishaq dari guru beliau, Syaikh al-Albani rahimahullahu.
Allohu a’lam.
http://abusalma.wordpress.com/2008/11/18/video-sifat-gerakan-telunjuk-ketika-tasyahhud/
DIarsipkan di bawah: Fiqih, Video Ceramah
















apakah VCD ini bisa & boleh di copy kalau bisa bagaimana caranya, jazakallah khoiron
Assalamualaikum Wr Wb..
Syukron, atas pencerahannya pak..semoga banyak manfaatnya untuk orang lain..khususnya yang selalu menggerakkan telunjuk tangan dari atas kebawah..
Salam
Al- Dhoif
Asslm……….
sebenarnya menggerakkan jari telunuk tangan ada berbagai pendapat
tapi menurut yang saya pelajari adalah gerak pada waktu membaca ASHADU allaila haillah….
cma itu.sdang menggerak2kannya adalah TALLAUB = bermain2 dlm solat dan bisa membatalkan sholat………..
makasih
Sebaiknya antum mempelajari kitab rujukan ahlussunnah spy bisa tau pendapat yg rajih dari jumhurul’ulama
Ana jadi bingung bagaimana yang benar. apakah diperbolehkan menggerakkan jari atau tidak…tolong beri penjelasan yang benar
apakah yang dipelajari itu hadits? seperti apa kalo boleh tahu bunyinya yang mengatakan gerak pada waktu membaca ashadu alla….. ?
wah bingung
Assalaamu’alaikum,
Ustadz,mau nanya masalah Qurban, bolaehkah kita berqurban untuk orang yang sudah meninggal(bapak,ibu dll),sementara yang saya pahami Boleh, merujuk pada dalil,waktu itu rosul pernah membawa 2 ekor kambing yang satu untuk Beliu Saw dan keluarga dan yang satu untuk ummatnya,nah ummat disinikan ada yang sudah meninggal dan ada yang sudah meninggal.jazakaAllah.
islam itu mudah ko jangan di bikin sulit………..