doa lailatul qodar

Tanda-Tanda Malam Lailatul Qadar dan Koreksi Terhadapnya


Diantara kita mungkin pernah mendengar tanda-tanda malam lailatul qadar yang telah tersebar di masyarakat luas. Sebagian kaum muslimin awam memiliki beragam khurofat dan keyakinan bathil seputar tanda-tanda lailatul qadar, diantaranya: pohon sujud, bangunan-bangunan tidur, air tawar berubah asin, anjing-anjing tidak menggonggong, dan beberapa tanda yang jelas bathil dan rusak. Maka dalam masalah ini keyakinan tersebut tidak boleh diyakini kecuali berdasarkan atas dalil, sedangkan tanda-tanda di atas sudah jelas kebathilannya karena tidak adanya dalil baik dari al-Quran ataupun hadist yang mendukungnya. Lalu bagaimanakah tanda-tanda yang benar berkenaan dengan malam yang mulia ini ?

Nabi shallallahu’alaihi wa sallam pernah mengabarkan kita di beberapa sabda beliau tentang tanda-tandanya, yaitu:

1. Udara dan suasana pagi yang tenang

Ibnu Abbas radliyallahu’anhu berkata: Rasulullah shallahu’alaihi wa sallam bersabda:

“Lailatul qadar adalah malam tentram dan tenang, tidak terlalu panas dan tidak pula terlalu dingin, esok paginya sang surya terbit dengan sinar lemah berwarna merah” (Hadist hasan)

2. Cahaya mentari lemah, cerah tak bersinar kuat keesokannya

Dari Ubay bin Ka’ab radliyallahu’anhu, bahwasanya Rasulullah shallahu’alaihi wa sallam bersabda:

“Keesokan hari malam lailatul qadar matahari terbit hingga tinggi tanpa sinar bak nampan” (HR Muslim)

3. Terkadang terbawa dalam mimpi

Seperti yang terkadang dialami oleh sebagian sahabat Nabi radliyallahu’anhum

4. Bulan nampak separuh bulatan

Abu Hurairoh radliyallahu’anhu pernah bertutur: Kami pernah berdiskusi tentang lailatul qadar di sisi Rasulullah shallahu’alaihi wa sallam, beliau berkata,

“Siapakah dari kalian yang masih ingat tatkala bulan muncul, yang berukuran separuh nampan.” (HR. Muslim)

5. Malam yang terang, tidak panas, tidak dingin, tidak ada awan, tidak hujan, tidak ada angin kencang dan tidak ada yang dilempar pada malam itu dengan bintang (lemparan meteor bagi setan)

Sebagaimana sebuah hadits, dari Watsilah bin al-Asqo’ dari Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam:

“Lailatul qadar adalah malam yang terang, tidak panas, tidak dingin, tidak ada awan, tidak hujan, tidak ada angin kencang dan tidak ada yang dilempar pada malam itu dengan bintang (lemparan meteor bagi setan)” (HR. at-Thobroni dalam al-Mu’jam al-Kabir 22/59 dengan sanad hasan)

6. Orang yang beribadah pada malam tersebut merasakan lezatnya ibadah, ketenangan hati dan kenikmatan bermunajat kepada Rabb-nya tidak seperti malam-malam lainnya.

 

Wallahua’lam


Referensi:

  • Majalah Adz-Dzakiroh edisi khusus Ramadhan-Syawal 1429 Hal. 27-28
  • 30 Tema Pilihan Kultum Romadhon Berdasarkan al-Qur’an dan as-Sunnah oleh Abu Bakr Muhammad Lalu al-Atsari, hal. 162-163 (Silahkan merujuk ke buku ini untuk mengambil faidah yang lebih banyak)
About these ads

80 comments on “Tanda-Tanda Malam Lailatul Qadar dan Koreksi Terhadapnya

  1. Assalamu’alaikum, ana pernah dengar kultum, si ustadz bilang tanda2 seseorang mendapatkan lailatul qodr, ia merasa disalami mailaikat sehingga meneteskan air mata, apakah dalil ini shohih? jazakallah khoir.

    maramis:

    Wallahu’alam. Ana belum pernah dengar atau belum mengetahui tanda tersebut di dalam artikel-artikel yang membahas tentang tanda-tanda malam Lailatul Qadar. Barangsiapa yang menyebutkannya hendaknya menyertakan dalilnya.

  2. yang penting selama malam 10 terakhir itiqaf aja, ibadah yang banyak…jangan menunggu muncul ciri-ciri di atas lalu beribadah…

    • ۩۝۝۩
      ya jangan mlam itu di tebak aja ya
      kalo dah 10 hari akhir ramadhan kita
      harus perbanyak ibadah nya jangan lupa shalat dhuha
      dan jangan lupa kita shalat taraweh ya
      pokok xa yang penting semangat dalam bribadah ۩۝۝۩

    • saya setuju, kita ibadah niat krn Allah SWT….. “Ikhlas” kata yang sering kita dengar tapi ternyata susah bgt di praktekkan… “lailatul Qadar” sesuatu yg pasti sangat di harapkan…. Saya pun sering mendengar bgm tanda2 lailatul Qadar… Secara fisik (alam) entah saya blm tau dan belum bisa merasakannya…
      Tapi setidaknya yang saya tau bathin akan semakin cinta pdNya, tercemin dari: sikap qt, ucapan dll yang semakin baik dari yang waktu sebelumya, Ini timbul dari keikhlasan, rasa cinta, harap dan rasa syukur kita pada Allah SWT. Mgkin begitu….

  3. ass..
    Ane pengen bertanya, siapa saja yang pasti mendapatkan malam Lailatul Qadar itu? apakah semua umat Islam? atau hanya sebagian yaitu Umat yang sejalan dengan jalan para Nabi ( estapeta para nabi).
    Hatur Tank U…..
    zazakallah khairan katsiira


    maramis:
    Wa’alaykumussalam
    jawabnya semua umat Islam bisa mendapatkan keutamaan lailatul qadar dan pengampunan dosa yang telah lalu jika bersungguh-sungguh dalam menghidupkan malam lailatul qadar tersebut. sebagai tambahan bisa anta lihat di 2 postingan sebelumnya, yang berjudul “kita pasti dapat malam lailatul qadar jika…” dan “tuntunan Nabi shallahu’alaihi wa sallam dalam menghidupkannya”.

  4. salam kenal…
    mau nanya, apa malm lailatul qodar musti jatuh malam ganjil ya ?
    Kalo memang begitu, malamnya qta dengan arab kan beda ya ? (duluan arab kyknya) Terus apa malm lailatul qodarnya pindah-pindah dari satu negara ke negara lain ???

    http://ariefmas.wordpress.com

    maramis: Salam kenal juga mas…
    Malam lailatul qadar menurut dalil yang ada berada di 10 malam terakhir secara umum dan dikhususkan lagi di malam ganjil, tetapi tidak menututup kemungkinan jatuh pada malam genap, seperti yang difatwakan oleh syaikh Utsaimin rahimahullah.

    anda mengatakan: Kalo memang begitu, malamnya qta dengan arab kan beda ya ? (duluan arab kyknya) Terus apa malm lailatul qodarnya pindah-pindah dari satu negara ke negara lain ???

    Malam lailatul qadar yang dipahami adalah ketika malam dimana kita berada, insyaAllah kalau memang kita di daerah tertentu terhitung berada di malam terakhir khususnya yang ganjil, insyaAllah kita pasti mendapatkannya.

  5. Ping-balik: » TANDA-TANDA MALAM LAILATUL QADAR DAN KOREKSI TERHADAPNYA abuzalfa personal blog

    • assalamualikum….
      klo menurut saya memamng tanda2 malam lailatul qodar muncul di 10 hr terakhir bulan ramadhan tp tidak menutup kemungkinan di sela2 hari pertama sampe terakhir pun bisa turun,.. karena allah maha kuasa atas segalanya, jd kita harus meningkatkan ibadah kita bukan pada waktu malam ganjil 10 hari terakhir saja…. wallahu a’lam……

      wa’alaykumussalam
      benar..Allah Maha Kuasa atas segalanya, dan Dia telah mengabarkan waktu kapan lailatul qadar melalui Rasul-Nya, inilah yang lebih kita yakini dan imani.

  6. Ping-balik: AA HAFIZH » Tanda-Tanda Malam Lailatul Qadar dan Koreksi Terhadapnya

  7. Assalamualaikum
    Kan kalo menurut surat Al-Qodar ayat 1-5, malam Qodar (lailatul qodar) itu adalah malam keagungan atau kemuliaan dan lebih baik dari seribu bulan, mengapa demikian? di surah itu dijelaskan karena pada malam itu diturunkan Al-Quran pertama kali, di turunkan Al-Quran disini maksudnya gimana? apa turun Al-AlaQ yg ayat 1-5 -itu?.. setahu saya itu di riwayatkan terjadi tanggal 17 ramadhan, jika memang demikian mengapa banyak ustadz yg bilang kalo Lailatul Qodar itu ada di sepuluh hari terakhir ramadhan yakni 21, 22,…, dst sampai malam ke 30, bukan di malam 17?.. apa ada penafsiran lain tentang turunnya Al-Quran pada malam Qodar tersebut?

    maramis: wa’alaykumussalam….jika ada yang mengatakan terjadi 17 Ramadhan, hendaknya yang berpendapat demikian menunjukkan dalilnya dan juga sekalian derajat keshahihan dalil tersebut, karena kepastian suatu angka atau jumlah itu membutuhkan dalil yang pasti dan shahih, sebagaimana shahihnya halnya tanggal hari raya Idul Fitri atau Idul Adha. Sedangkan untuk terjadinya malam Lailatul Qadar yang terjadi seperti yang disebutkan memang telah jelas dalil-dalilnya seperti pembahasan di atas.

    • dikatakan dalam surat al-qodar bahwa al-Qur’an diturunkan pada malam lailatul qodar maksudnya adalah turunnya al-qur’an secara lengkap dari lauhil mahfudz ke baitul izzah di langit dunia. sedangkan turunnya al-Qur’an pada nabi muhammad terjadi pada tgl 17 ramadhan secara bertahap selama 23 tahun.

  8. Ass wr wb.

    Apakah malam lailatul qadar datangnya bersamaan mengingat di bumi belahan lain kemungkinan adalah siang hari?


    maramis:
    Walaupun tidak bersamaan, malam lailatul qadar itu akan tetap ada, yang terhitung di daerah masing-masing yang mengalami malam, terutama malam-malam yang mengindikasikan terjadinya, seperti malam sepuluh terakhir dan di malam ganjilnya. wallahua’lam

  9. Tentang malam lailatul qadar;
    – sebagian orang tidak sadar mendapatkan LQ
    – sebagian menyaksikan LQ tapi tidak terlibat
    – sebagian menyaksikan LQ dan terlibat didalamnya

  10. assalamu’alaikum mau nanya ni,apakah pada malam lailatul qadar itu akan mendapatkan pahala 1000 bulan walaupun berdzikirnya depan jam 12 malam?syukron

  11. assalamualaikum war.wab
    saya hanya ingin bertanya, apakah malam lailatul qadar hanya turun di 10 hari terakhir saja?
    atau mungkin turun pada malam sebelum menginjak malam 10 hari terakhir?

    wa’alaykumussalam marohmatulloh wa barokaatuh, demikianlah riwayat hadits yg ada yaitu di 10 hari yang terakhir, bukan sebaliknya. Wallahua’lam

  12. lailatul qadar jelas ada dan kita wajib mengimaninya. tapi kecenderungan yang sering terjadi adalah bahwa kita lupa ada yang lebih agung dari laitul qadar..Dia Yang Maha Agung. seharusnya hanya kepadaNya ibadah kita tertuju, bukan sekedar mencari keagungan lailatul qadar

  13. Salam Ramadhan..
    Mengikut pendapat Ibn Abbas r.a malam lailatul qadar itu jatuh pada malam 27 ramadhan. Ibn abaas adalah seorang yang paling alim di kalangan sahabat dalam mentafsirkan al quran kerana beliau semasa kecil telah di doakan oleh Rasulullah s.a.w. agar mendapat petunjuk dalam mentafsirkan al quran. Jadi di sebabkan malam yang tidak menentu di sesebuah negeri adalah elok di jangkakan malam 26, 27 dan 28. Wallah hualam

  14. Asswrwb, ustadz… boleh dicuplik dan dipost di blog atau acc fb lain? tentunya dengan mencantumkan sumber penulisannya…
    Ditunggu jawabannya…
    Wass…

    Wa’alaykumussalam wa rohmatulloh wa barokaatuh

    Boleh….silahkan. Barokallahufik

  15. aslm….
    afwan mau tanya…..untuk mencari malam lailatul qodar atau berdiam diri haruskah di masjid, atau bisa dilakukan dirumah jug?? tlg balasan nya makasih

    Wa’alaykumussalam…mencari malam lailatul qadar adalah dengan banyak berdoa, berdzikir, atau ibadah yang lain di malam tersebut. Tidak harus dimasjid. Tetapi jika berniat untuk iktikaf maka harus di masjid. Wallahua’lam.

  16. Assalamu’alaikum…

    saya ingin bertanya nih.
    kalau misalnya kita berbuat kebaikan di malam lailatul qadar
    maka kita akan mendapat pahala dari perbuatan baik tersebut sebanyak 1000 bulan kan? nah, bagaimana kalau misalnya kita berbuat kejahatan pada malam lailatul qadar? apakah kita juga akan mendapat dosa dari perbuatan tersebut sebanyak 1000 bulan ?
    mohon pencerahannya…

    Wa’alaykumussalam….
    Wallahua’lam..

  17. ikutan sharing ya..:D
    Sbnarnya sy sdh pernah membaca tanda2 malam Lailatul Qadr mulai bbrp thun lalu, jd pd 10 mlm trakhir sy sll memperhatikan keadaan alam dr mlm s/d pagi harinya dan berusaha memaksimalkan ibadah semampu saya..,
    namun setelah mengira2 bgtu, misal di mlm 27 atw 29 keadaan alam mendekati tanda2 tsb.. wah sy jd ke geeran mrsa mendpt malam Lailatul Qadr.., scra tdk lgsung sy jd mrsa bangga.. suka mengingat2 gitu (dlm hati) lumayan pahalanya.. tp setelah itu sy sadar, wallahu’alam dpt/ tidaknya, maka stelah itu sy jd takut u/ terlalu dlm mikirkan hal itu.. krn hati saya msih lemah byak godaan… takut jd ujub,
    Alhamdulillah Allah tdk memberitahukan detil ttg malam Lailatul Qadr krn u/ menghidari rasa ujub dari yg mendptkannya.. mendingan ga’ tau deh dan kita beribadah sj semaksimal mungkin agar kecintaan kita pd Allah smkin dlm.
    semoga Allah slalu menjaga hati kita.. amiiin..

    Memang….tanda-tanda itu hanyalah sebuah pertanda saja, adapun… kita tidak akan pernah mendapat kemulian Lailatul Qadar sekalipun merasakan tanda-tandanya atau melihatnya, tetapi tidak menyibukkan diri dengan ibadah, berdoa, ataupun qiyamul lail. Wallahua’lam

  18. Kenapa malam lailatul qodar hanya datang pada hari ke10 trakhir saja?

    Karena demikianlah Nabi kita mengabarkan kepada kita tentang waktunya…..dan kita wajib mengimani apa yang dikabarkan oleh Nabi kita kepada kita, selama kabar tersebut shahih.

  19. “wallahuaklam itu rahasia sang pencipta dan kita sebagai hambanya hanya bs memohon dan berusaha agar mendaptkannya amin” semoga kita dirahmati oleh ALLAH SWT”

  20. manakah ibadah yg lebih utama ato lebih besar pahalanya, menolong/melakukan kebaikan orang lain ataukah ngaji, sholat sunnah pada mlm lailatul qadr ato lainnya.

    Jika yang dimaksud adalah ibadah ketika malam lailatul qadar, maka yang lebih utama adalah qiyamul lail (sholat sunnah), dan setelah itu ibadah yang lain.

    trus mengenai tgl 27 knapa tafsir ibnu abbas yg jd patokan, bukan tafsir nabi?
    1 lg, semasa hidupnya nabi kalender apa yg digunakabn?karena kalender hijria kan dibuat setelah nabi wafat.

    Mengenai tafsir ibbnu Abbas karena beliau adalah seorang ahli tafsir dari kalangan Sahabat. Adapun Nabi sendiri banyak bersabda tentang waktunya Lailatul Qadar. Dan memang tiap tahun bisa berubah-ubah sesuai dengan kehendak Allah, terkadang 27 atau yang lainnya. Oleh karena itu untuk ambil amannya kita hidupkan seluruh 10 malam terakhir untuk beribadah kepada Allah ta’ala.

    Untuk kalender hijriah yang ditanyakan, saya belum mendapatkan ilmu tentangnya. Maaf. Mungkin ikhwah lain ada yang bisa bantu ?

    • dalam qura’an kata lailatul qadri disebut 3 kali
      di dalam surah al qadr.kata lailatul qadri itu sendiri terdiri dari 9 huruf (lam,ya,lam,ta,alif lam,qof,dal,ro) bila jumlah huruf tersebut dikalikan 3 maka hasilnya
      adalah 27 (malam ke27).Dimana pada ramadhan terakhir sebelum nabi wafat dimalam tersebut Jibril meminta nabi untuk melafazkan/mengucapakan semua ayat yang telah turun kepada nabi kemudian jibril memerintahkan nabi untuk meletakkan ayat ini disurah ini ayat itu disurah itu dan seterusnya hingga tersusun urutan surah yang ada didalam kitab suci alqur’an yang ada sekarang ini.Dimalam 29 Jibril kembali datang kepada nabi untuk menguji nabi untuk membacakan urutan surah yang telah disusun pada malam 27 tersebut dana nabipun membacakannya dari surah alfatihah sampai annas tanpa tertinggal satu hurufpun.

      Pendapat Anda tersebut hendaknya dikuatkan oleh dalil, khususnya logika berhitung (!?) anda tentang surat tersebut.

  21. Pa SmuA oRaNk BisA MeRaSakaN tANdA2 DatAngNya MaLaM lAIlaTuL qAdAr.,.,.,.,

    Intinya sebenarnya tidaklah pada apakah kita merasakan atau tidak…tetapi apa yang kita lakukan di dalam waktu tersebut. Yaitu hendaknya kita isi dengan ibadah kepada Allah terutama qiyamul lail. Silahkan simak Tuntunan Nabi dalam menhidupkan Lailatul Qadar disini. Dan simak juga tulisan tentang kepastian kita mendapatkan lailatul qadar disini

  22. Ping-balik: Kultum Ramadhan 1430 H (Hari 22) « Info Guru

  23. subhanallah,….ikhlas dalam beribadah, sabar dan syukur dalam menjalani hidup. rejeki itu dari yang maha memberi. insya allah malam lailatur qadar diberikan kepada kita semua nan yang bertakwa dan beriman. amin….!

  24. apakah bapak pernah ketemu dengan malam lailatul qodar ? kalau ciri ciri pada alam yang di utarakan dalam hadis kan lokasinya di Arab pak, bagaimana ciri di Indonesia ? sedangklan hadis tersebut diutarakan pada 1400 tahun yang lalu, selama perjalan waktu kan terjadi banyak perubahan pada bumi ini,.. apa cirinya masih sama, ? sekali lagi apakah bapak sudah pernh ketemu malam itu.. ?


    pertama,
    bahwa kita wajib mengimani apa yang disabdakan oleh Nabi shallallahu’alaihi wa sallam yang shahih. kedua, dalil-dalil yang ada sama sekali tidak mengkhususkan bahwa itu hanya terjadi di arab, hal ini sama halnya dengan dalil2 tentang waktu shubuh yang hal ini juga bisa kita jumpai di Indonesia. Dan pada asalnya tanda2 diatas bukan suatu hal yang mustahil jika juga terjadi di Indonesia, Wallahua’lam. ketiga, dulu ketika masih kecil saya pernah terbangun dari tidur dan pagi itu cahaya matahari kemerah-merahan, barangkali itulah yang dimaksud seperti dalam hadits pertama di atas. Namun sekali lagi, bukanlah intinya pada melihat tanda-tanda itu atau tidak…namun apa yang kita lakukan pada malam tersebut, yaitu hendaknya menghidupkannya dengan ngaji, sholat malam, berdoa memohon ampun kepada Allah. wallahua’lam

  25. SubhanALLAH artikel y sgt bagus sekali akhi,,terima kasih banyak dah memuat artikel ini,,,,semoga semua org bs mendapatkan malam lailatul Qodar,,malam yg penuh kemuliaan itu…Amin

  26. Saya pernah dengar dari ustad, bahwa malam Lailatul Qadar, hanya dapat kita peroleh apabila kita itikap di Mesjid selain itu tidak diperoleh. Kalau begitu orang yang memperoleh malam lailatul qadar hanya orang yang dekat dengan mesjid dan beritikap di mesjid, orang sehat fisiknya, lantas apa orang yang beribadah dan menunggu malam lalilatul qadar di rumah tidak memperoleh malam tersebut??? mohon pencerahannya Pak Ustad.

    Bisa…apalagi jika memang ada udzur, misalnya wanita. Ini dengan catatan tetap menghidupkan malam dengan ibadah, sholat malam, mengaji, berdoa dsb. Wallahua’lam

  27. sebelum kita mebicarakan tanda tanda malam lailatul qadar alangkah baiknya kita mengerti dulu apa itu qadar alangkah baiknya kita mengerti dulu apa itu lailatul qadar : lailatul atau lail artinya malam dan qadar artinya kekuasaan atau ketentuan kepastian kalau kita artikan secara harpiah ;lailatul qadar berarti malam kekuasaan atau malam ketentuan dan atau malam kepastian ,jadi jelasnya apa itu lailatul qadar ? lailatul qadar adalah malam dimana Allah menurunkan perintah ( wahyu ) yang pertama lewat malaikat jibril kepada nabi Muhammad jatuh pada suatu malam di bulan ramadhan maka dalam bulan ramadhan ada yang disebut malam kekuasaan atau malam ketentuan dan atau malam kepastian ( lailatul qadar ) kita sebagai muslim pasti meyakini bahwa yang namanya kekuasaan atau ketentuan dan atau kepastian Allah itu adalah AlQur’an jadi jelas Qadar artinya adalah AlQur’an selanjutnya lailatul qadar identik dengan ” MALAM DITURUNKANNYA AL QUR’AN “jadi tidak perlu di tunggu lagi lailatul qadar karena lailatul qadar sudah terjadi kepad Nabi Muhammad dimana pada saat itu diturunkannya kekuasaan atau ketentuan dan atau kepastian ( hukum hukum ) dari Allah kepada Nabi kita untuk menuntun kita didalam menjalankan kehidupan kita yang sesuai dengan ketentuan yang telah Allah turunkan kepada Nabi Muhammad sekali lagi jadi kita hanya tinggal menjalankan apa yang tercantum didalam AlQur’an dan siapapun yang menerangkan tanda tanda lailatul qadar pada saat ini salah besar karena sesungguhnya tanda tanda itu terjadi pada diri dan jiwa Nabi Muhammad pada saat menerima wahyu yang pertama tidak akan terjadi lagi kepada yang lainnya dan barang siapa yang percaya lailatul qadar akan turun berarti tidak beriman kepada kitab kitab Allah yang telah diturunkan kepada para nabiNya

    Mas Herman….
    Benar malam lailatul qadar adalah malam diturunkannya al-Quran, dan turunnya al-Quran tersebut ada dua tahap, yang pertama turunnya al-Quran dari lauhul mahfudz ke baitul izzah di langit dunia secara lengkap 30 juz dan kedua adalah turunnya al-Quran dari baitul izzah kepada Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam melalui perantara Malaikat Jibril ‘alaihissalam secara bertahap sesuai dengan asbabun nuzulnya. Sekarang pertanyaannya, yang dimaksud malam lailatul qadar dalam surat al-Qadr yaitu dimalam turunnya al-Quran adalah yang tahap pertama atau kedua ?? Wallahua’lam kami menguatkan pendapat yang mengatakan bahwa yang dimaksud adalah yang tahap pertama.

    Malam lailatul qadar memang adalah malam diturunkannya al-Quran, namun malam lailatul qadar juga merupakan malam yang diberkahi dan keberkahannya serta keutamaannya tidak hanya pada saat itu saja, tetapi akan selalu terjadi setiap tahun setelah turunnya al-Quran. Ini di dasari oleh dalil-dalil yang buuuanyyak yang menyebutkan keutamaannya. Dan tentunya hadits-hadits Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam tentang keutamaan dan anjuran untuk mencari malam lailatul qadar ini disabdakan ketika Nabi telah diutus manjadi Rasulullah dan tentu saja ayat pertama al-Quran sudah turun (Taruhlah seandainya turunnya al-Quran yang dimaksud adalah baik tahap pertama atau kedua di atas, terlepas dari khilaf). Berikut ini sebagiannya…

    1. Nabi bersabda: “Carilah lailatul qadar pada malam-malam yang ganjil di sepuluh malam terakhir Ramadhan” (HR. Bukhori 2017).

    2. Nabi bersabda: “Berusahalah untuk mencarinya pada sepuluh hari terakhir, apabila kalian lemah atau kurang fit, maka jangan sampai engkau lengah pada tujuh hari terakhir” (HR. al-Bukhori dan Muslim)

    3. Dan juga ketika Nabi telah memper-istri ‘Aisyah radliyallahu’anha (yang ini menandakan bahwa wahyu pertama telah turun pada jauh hari sebelumnya), beliau bertanya kepada Nabi shallallahu’alaihi wa sallam, “Wahai Rasulullah, bagaimana menurutmu, apabila ada suatu malam yang aku yakini sebagai malam lailatul qadar, apa yang aku ucapkan?”. Maka beliau shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: “Katakanlah: ‘Allahumma innaka afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu’anniy’” (Hadits shahih. HR. Ahmad no. 243322, at-Tirmidzi no. 3513 dan Ibnu Majah no. 3859)

    dan lainya, masih banyak lagi.

    Jadi tidak tepat jika saudara berpendapat:

    jadi tidak perlu di tunggu lagi lailatul qadar karena lailatul qadar sudah terjadi kepad Nabi Muhammad dimana pada saat itu diturunkannya

    Apalagi juga berpendapat yang ngawur seperti:

    ….dan barang siapa yang percaya lailatul qadar akan turun berarti tidak beriman kepada kitab kitab Allah yang telah diturunkan kepada para nabiNya

    Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam sendirilah yang memerintahkan kita untuk mencari malam lailatul qadar, apakah beliau menyuruh ummatnya untuk suatu malam yang sebenarnya sudah tidak ada lagi ???? Bahkan beliau sendiri orang yang sangat bersemangat untuk beribadah ketika memasuki 10 hari yang terakhir.

    Aisyah radliyallahu’anha berkata: “Adalah Nabi shallallahu’alaihi wa sallam apabila memasuki sepuluh malam terakhir beliau mengencangkan tali sarungnya, menghidupkan malamnya, dan membangunkan keluarganya” (HR. Bukhori 2204, Muslim 1174)

    Demikian pula tentang tanda-tandanya yang ini semua telah disabdakan oleh Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam tentunya setelah beliau menjadi Rasulullah dan ayat pertama telah turun. Adapun demikian, -kami tegaskan kembali- bahwa hanya mengenali atau mengetahui tanda-tandanya saja tidaklah menjadikan seseorang mendapatkan keutamaannya, namun seseorang menghidupkan malam dengan qiyamul lail atau ibadah lainnya lah yang insyaAllah mendapatkannya.

  28. Assalamualaikum

    Banyak umat muslim yang akhirnya tersesat akibat informasi atau penerangan yang melenceng dari keterangan yang HAQ seperti yang sedang dibicarakan umat muslim tentang lailatul qadar diantaranya menafsirkan malam lailatul qadar lebih baik dari seribu bulan sehingga umat muslim berbondong bonding meningkatkan ritual ibadahnya pada bulan ramadhan dengan asumsi mereka bahwa beribadah di bulan ramadhan itu lebih baik dengan pahala berlipat lipat disbanding dengan bulan bulan lainnya padahal kalau kita ketahui bahwa bulan bulan lainnya sama baiknya untuk beribadah keistimewaan ibadah hanya terjadi pada orang yang beribadahnya mukhlis ( ikhlas ) sedang nagi mereka yang beribadahnya mengharapkan pahala itu akan mubah kerena hukum ikhlas artinya tidak mengharapkan apa apa ( sepi ing pamrih rameing gawe ) kalau kita perhatikan ada kalimat yang menerangkan “malam lailatul qadar “dianggap lebih baik dari seribu bulan bukan dalam artian bulan itu lebih baik dari bulan lainnya yang dimaksud dengan keterangan itu adalah dimana pada saat AlQur’an belum di wahyukan atau diturunkan jaman pada saat itu disebut jaman kegelapan dari aturan Allah yang terjadi hukum rimba dengan kebiadabannya dan setelah AlQur’an diturunkan kepada Nabi Muhammad maka terciptalah tatanan kehidupan kehidupan yang sempurna dalam kehidupan manusia di muka bumi ini oleh karena itu kehidupan setelah AlQur’an diwahyuka kepada Nabi Muhammad lebih baik dari seribu bulan ( -+ 80 tahun ) dari kehidupan sebelum AlQur’an diwahyukan jelasnya beribadanya orang orang setelah diturunkannya AlQur’an itu jauh lebih baik dari orang orang yang beribadahnya seribu bulan ( -+ 80 tahun ) sebelum Al;Qur’an diwahyukan jadi sudah jelas bahwa beribadah itu disetiap bulan itu adalah baik .

    Wa’alaykumussalam….

    Mas Herman…Anda mengakatan:

    Banyak umat muslim yang akhirnya tersesat akibat informasi atau penerangan yang melenceng dari keterangan yang HAQ seperti yang sedang dibicarakan umat muslim tentang lailatul qadar diantaranya menafsirkan malam lailatul qadar lebih baik dari seribu bulan

    Mungkin mas Herman belum tahu apa kata para Ulama, tentang tafsir ayat 3 surat al-Qadr:
    Allah berfirman yang artinya: “Malam kemuliaan (Lailatul qadar) itu lebih baik dari seribu bulan”.

    Ibnu Katsir dalam tafsirnya tentang ayat ini mengatakan: “Ketika malam lailatul qodar itu menyerupai ibadah selama seribu bulan, maka ditegaskan di dalam kitab ash-shahihain dari Abu Hurairoh, bahwa Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:
    “Barangsiapa yang bangun untuk mendirikan shalat pada malam lailatul qodar dengan penuh keimanan dan mengharap pahala, maka akan diberikan ampunan kepadanya atas dosa-dosa yang telah lalu”

    Demikianlah perkataan Imam Ibnu Katsir dalam Tafsirnya, hadits yang dibawakan beliau tersebut sekaligus menunjukkan bolehnya seseorang beribadah mengharap pahala Allah ta’ala, dan ini sama sekali tidak menunjukkan bahwa orang tersebut tidak ikhlas. Betapa banyak amalan-amalan yang disebutkan dalam hadits Nabi beserta fadlilahnya, sebagai penyemangat bagi siapa yang mau mengamalkannya. Dan ini termasuk dalam bab Roja’ kepada Allah ta’ala.

    Mujahid, Qatadah, dan Imam Syafi’i rahimahullah juga berkata tentang ayat 3 surat al-Qadr: Lailatul qadar lebih baik dari seribu bulan yang yang padanya tidak ada lailatul qadar. (Fiqh al-Ad’iya wa al-Adzkar, hlm 266)

    Abdurrahman as-Sa’di rahimahullah berkata: Maksudnya, keutamaannya sebanding dengan seribu bulan, amalan yang dikerjakan pada malam itu lebih baik dari pada amalan pada seribu bulan yang tidak ada padanya lailatul qadar. (Tafsir as-Sa’di QS. al-Qadr ayat 3)

    Anda juga mengatakan:

    …dianggap lebih baik dari seribu bulan bukan dalam artian bulan itu lebih baik dari bulan lainnya yang dimaksud dengan keterangan itu adalah dimana pada saat AlQur’an belum di wahyukan atau diturunkan jaman pada saat itu disebut jaman kegelapan dari aturan Allah yang terjadi hukum rimba dengan kebiadabannya dan setelah AlQur’an diturunkan kepada Nabi Muhammad maka terciptalah tatanan kehidupan kehidupan yang sempurna dalam kehidupan manusia di muka bumi ini oleh karena itu kehidupan setelah AlQur’an diwahyuka kepada Nabi Muhammad lebih baik dari seribu bulan ( -+ 80 tahun ) dari kehidupan sebelum AlQur’an diwahyukan jelasnya beribadanya orang orang setelah diturunkannya AlQur’an itu jauh lebih baik dari orang orang yang beribadahnya seribu bulan ( -+ 80 tahun ) sebelum Al;Qur’an diwahyukan jadi sudah jelas bahwa beribadah itu disetiap bulan itu adalah baik .

    Tafsir Ulama dari Ulama Ahlussunnah siapakah yang Anda maksud di atas ? jangan-jangan hanya dengan akal ato ro’yu Anda semata ?
    Dan penafsiran yang telah keluar dari makna ayat secara lahiriahnya (seperti tafsiran Anda di atas) dibutuhkan suatu dalil penguat baik dari al-Quran sendiri atau hadits Nabi yang shahih.

    • keenakan ya… pengen punya pahala 1000 bulan dgn beribadah hanya satu malam… itu namanya riba… kayak judi togel….. masang 1000 dapat 70rb. ini masang 1 malam dapat 80 tahun….. sory ya gw bukan cari kulit pisang…gw pngn rasa pisang…..

  29. assalamualaikum

    lailatul qadar bisa hujan bisa tidak alam berjalan susuai dengan tugasnya masing masing kepingin apa sih hampir semua menanti lailatul qadar …..?
    baca tulisan diatas masa gak paham juga…..!!!!!!

    Wa’alaykumussalam
    mas Herman….
    demikianlah hendaknya kita memang harus bersemangat dalam mengisi malam-malam yang telah dikabarkan oleh Nabi sebagai malam yang mungkin adalah malam lailatul qadar, dan sudah selayaknya sebagai seorang muslim memohon ampun atas dosa-dosanya yg telah lalu dengan qiyamul lail pada malam tersebut dan doa.

    • mas herman bebicara seperti seorang ahli mahad al zaytun/NII…sering mgeluarkan hujah guna akal..bila diminta dalil nya, bisa tidak dijawab nya…

  30. Ping-balik: » TANDA-TANDA MALAM LAILATUL QADAR DAN KOREKSI TERHADAPNYA Life and Live

  31. assalamualaikum

    ok saya mengerti apa yang disampaika betul malam itu malam yang diberkahi malam yang di mulyakan seperti yang saya telah tulis yang dimaksud keberkahan itu adalah Al Qur’an jadi bulan itu terpengaruh dengan diturunkannya Al Qur’an kita semua tahu dan mengimani keberkahan bagi orang yang mengimani,memahami dan menjalankan apa yang tercantun dan diperintahkan dan atau dilarang di dalam Al Qur’an jadi apa artinya keberkahan dan kemulyaan apabila masih mengharap keberkahan dan kemulyaan di lailatul qadar sedangkan keberkahan dan kemulyaan sudah diturunkan terlepas dari semua penafsiran penafsiran tentang lailatul qadar bagi yang beriman pada Al Qur’an patuhilah apa yang tercantum didalamnya dengan penuh keikhlasan karena Allah semata jangan menuntut pahala karna Allah telah menjanjikan apapun yang kita perbuat akan tercatat dan allah tidak akan mengingkari janjinya kita hanya ditunut untuk beribadah ( mengabdi ) kepada Allah bukan menuntut atau berharap harap dari Allah dan semua pasilitas serta kebutuhan manusia telah Allah sediakn sebagai alat atau sarana untuk beribadah ( mengabdi ) kepadaNya baca QS rahman kita kita akan malu setelah membacanya. Bagi yang beriman kepaNya jangan meragukan janjinya bagi kita berjuanglah dengan penuh keikhlasan.
    Dan semangat untuk terus beribadah kepada Allah disetiap tarikan nafas tidak perlu memilih milih waktu karena apapun yang kita lakukan akan tercata disetiap waktu jam,menit dan detik kemudian kita membicarakan dosa dosa kepada Allah ampunan bagi yang berdosa adalah neraka apabila memohon ampun kepada Allah hanya bertobat dan tidak mengulangi lagi, Allah telah menetapkan aturan dalam Al Qur’an bagi orang yang berdosa aladah neraka bagi yang tidak berdosa adalah surga dan Allah tidak akan mengingkarinya,introspeksi dirilah saat ini berdosakah kita saat ini atau bersihkah diri kita saat ini,dosa yang paling susah untuk menghapus adalah dosa kepada manusia itulah mungkin yang harus kita upayakan untuk berusaha memohon maaf kepada manusia di manapunkita berada juga mengenai dalil dalil saya kira sudah cukup yang saya tulis apakah sesuai dengan Al Qur’an atau tidak anda bisa menelaah kalau tidak sesuai silahkan tulis itu sebagai bahan bagin saya untuk terus belajar dan belajar terima kasih mudah mudahan tulisan ini menjadi bahan untuk kita semakin bertambah dewasa beribadah kepada Allah..

    • sebenarnya adanya lailatul qadar itu kan karna pada malam itu diturunkan Qur’an maka nya pada malam itu disebut malam laillatul qadar (malam yang yang penuh kekuasaan)
      lail = malam
      qadar = maha kuasa

      jadi kalo kita masih mau mencari malam lailatul qadar apakah masih ada? sedang qur’an sudah tidak ada lagi di turunkan?

  32. malam sempurna itu hanya bisa didapat pada orang2 taqwa dan slalu percaya pada Allah SWT ,smua bentuk cerita dunia hanya dipasrahkan kepadaNya….dan ia tak pernah berharap sdikitpun tentang nikmat dunia……maka mlam itu kan menghampirinya…

  33. seronoknya dapat menegetahui tentang tanda2 malam lailatul qadar. Insyaallah saya doakan kita semua dapat merasakan nikmat malam yang sungguh mulia ini, malam Lailatul qadar.

  34. Bagi kita selaku umat Islam yang taat menjalankan seluruh perintah Alloh SWT, dan Rasullulloh, marilah kita tetap berpegang kepada Alqur’an dan Hadis. Kita wajib beribadah setiap waktu(habluminalloh), dan bermasyarakat(hablumminannas). dan kita juga sudah diperintahkan untuk puasa dimana ibadah ini Alloh SWT lah yang akan membalas langsung pahalanya. sehubungan dengan malam Lailatul Qadar. Nabi Muhammad SAW menganjurkan kita untuk meningkatkan ibadah dimalam ini sebagai suatu rahmat dari Alloh kepada umatnya. yang mana keutamaanya disamakan dengan 1000 bulan ibadah. Semoga kita tidak memperpanjang perbedaan pendapat marilah kita berpegang pada Alqur’an dan Hadis…. AMIN…..

  35. ass ustaz mlm lailatul qadar tu dri jam brpe hingga jam brpe? adakah spnjg mlm tu kita kena beribadah je & apakah amln yg prlu kita buat selain solat sunat?

  36. Assalamualaikum,saya Najihah..Saya teringin nak beribadah pada malam lailatul qadar….Apakah keistimewaannya???

  37. Ping-balik: LAILATUL QADR TIDAK TURUN DI KOTA — aiscorner

  38. Mas herman.. Selama antum mengadu argumen dgn dalil2.. Hingga akhir hayatpun antum tdk akan berjumpa dgn lailatul qodr…para wali Allah setiap tahun mendapatkanya, karna spiritul mereka yg tinggi, tdk seperti kita yg terhijab dgn katanya, katanya, kata si anu, kata ustad… Mereka yg tekun beribah SAMI’NA WA ATHA’NA merekalah yg beruntung… Terus terang, semua kita yg memberi komen di artikel ini terhijab, oleh karna ke bodohan kita… Kita kenal Allah karna Nabi, kita kenal Al Qu’an karna Nabi, kita kenal Islam karna Nabi, SHALAWATU ‘ALAN NABY..

  39. Ping-balik: Lailatul Qodar & I’tikaf « Pustaka Dokter Muslim

  40. Anna pernah berhajat untuk jumpa malam lailatulqadar, jadi anna solat hajat selepas terawih, mohon kepada Allah SWT untuk ketemu malam tersebut, ternyata anna ada rezeki, malam ganjil anna dibangunkan oleh atau disapakan oleh tetamu yang lengkap dengan pakaian baju melayu/samping/songkok, katanya bangun cepat2 berkemas katanya ada tetamu datang,anna bangun dan berkemas ambil wuduk jam waktu kurang lebih 1 malam malam ganjil, memang malam itu hening,tenang, suasana tiada bising, seronok rasanya beribadat, itu pengalaman anna

  41. Assalamu’alaikum Wr.Wb.

    setelah saya baca2 dari Judul hingga komentar demi komentar dari atas sampai ke bawah.
    Bahwa sanya saya hanya bisa bilang ayo kita tingkat kan amal ibadah kita…InsyaAllah kita akan mendapatkan Ganjaran Pahala yg Setimpal dengan ke Ikhlasan di saat kita beribadah…Apabila kita ternyata di berikan oleh Allah suatu ke Istemawan pada malam Lailatur Qudar itu maka banyak2 lah bersykur kepada Allah SWT..Bahwa kita ini termasuk org beriman ke Pada Allah SWT… Jadi Mudah2an kita seluruh Ummat Islam yg ada di Dunia ini mendapatkan semua ke Istimewaan tersebut… Amiinnnnn Ya Rabbal A’lamin…..Yuk mari bersujud ke Pada Allah dan Berdo’a kepada Nya.

  42. Ping-balik: Rahasia Malam Lailatul Qadar - Catatan Perjalanan Spiritual, Pengembangan Diri, Ide, Informasi, Hobi, Ilmu, wisdom, Filosofi, idealism dan Pemikiran .To Reach Highest Human Potentiality. - FajarNurzaman

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s