• KATEGORI

  • Pesan Moral

  • terorisme-bukanlah-jihad4 ketahuilah_v3
  • YM status

    ID: Maramis_Setiawan
  • Polling

    Mohon Anda mengisi polling ini sebelum meninggalkan blog ini. Jazakumullah Khoiron
  • Halaman

  • Komentar Terakhir

  • Banner Links

  • Meta

  • Spam Blocked

  • RSS Muslimah.or.id

    • Memahami Nama dan Sifat Allah
      Pengetahuan tentang Allah adalah hal yang paling kita butuhkan dan paling mulia untuk dipelajari, dan tidak akan berhenti kebutuhan kita untuk mempelajarinya. Karena dengan mengenal Allah inilah, akan semakin bertambah keimanan kita, semakin baik ibadah kita dan semakin besar rasa cinta, harap dan takut yang ada pad a diri kita dalam setiap amalan ibadah yan […]
    • Kajian Umum “Agar Keimanan Terus Bertambah”, (Gemolong, 17 Januari 2010)
      Hadirilah Kajian Umum!! Tema: AGAR KEIMANAN TERUS BERTAMBAH Pembicara: Al Ustadz Mahful Safrudin, Lc. (Pengajar Pesantren Islam Al Irsyad, Tengaran, Salatiga) Hari/ tanggal: Ahad, 17 Januari 2010 (Insya Allah) Waktu: Pukul 08.00 WIB s.d. selesai Tempat: Masjid Baitussalam, Gemolong, Sragen (Samping SMP Muhammadiyah 9 Gemolong) Gratis Untuk Umum Putra dan Put […]
    • Dauroh Umum (Gemolong, 23-24 Januari 2010)
      HADIRILAH PENGAJIAN UMUM Tema: YA ALLAH, TUNJUKILAH AKU JALAN YANG LURUS Pemateri: Ustadz Abu ‘Isa Abdullah bin Salam -hafizhahullahu Ta’ala- [Staf Pengajar Ma'had Ihya'us Sunnah, Tasikmalaya, Jawa Barat] Insya Allah akan diselengarakan pada: Hari/ tanggal: Ahad, 24 Januari 2010 Waktu: Pukul 08.00 WIB s.d. Zhuhur Tempat: Masjid An Nur, SMA Negeri 1 […]
    • Pengajian Umum: Wasiat Emas Syaikh Abdul Qadir Jaelani (Yogyakarta, 9 – 10 Januari 2010)
      Mendulang Faidah Seorang Ulama Ahlus Sunnah Dalam Kajian Umum Bertajuk: WASIAT EMAS SYAIKH ABDUL QADIR JAELANI Pemateri: Ust. Abdul Hakim Bin Amir Abdat Hari, tanggal: Ahad, 10 Januari 2010 Waktu: 08.30-11.30 WIB Tempat: Masjid Pogung Raya (sebelah utara Fak. Teknik UGM/RS. Sardjito, Yogyakarta) Ikuti juga majelis ilmu beliau lainnya: Adab-Adab Salaf dalam B […]
    • Inilah Bahasa Arab!
      Penulis: Ummul Hasan Pemuraja’ah: Ustadz Abu Salman Semangat manusia mempelajari “bahasa ibu” suatu bangsa menunjukkan seberapa besar perhatian mereka terhadap bahasa tersebut. Banyaknya jasa kursus bahasa Inggris menunjukkan bahwa banyak orang yang berminat untuk memperdalam bahasa Inggris. Bahasa Inggris telah menjadi “bahasa dunia”, yang seperti men […]
  • RSS Buletin at-Tauhid

    • Berdoa Di Waktu-Waktu Mustajab
      Sungguh berbeda Allah Subhanahu Wa Ta'ala dengan makhluk-Nya. Dia Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Lihatlah manusia, ketika ada orang meminta sesuatu darinya ia merasa kesal dan berat hati. Sedangkan Allah Ta'ala mencintai hamba yang meminta kepada-Nya. Sebagaimana perkataan seorang penyair: “Allah murka pada orang yang enggan meminta kepada-Nya, […]
    • Tujuan Utama Dakwah Setan
      Di antara bentuk dosa yang dilalaikan dan dipandang remeh oleh kaum muslimin adalah dosa kesyirikan. Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini penulis akan menjelaskan sedikit tentang bahaya syirik. Semoga dengan pembahasan ini dapat mengubah pandangan kita selama ini tentang bahaya kesyirikan yang mungkin belum kita ketahui.
    • Jangan Salahkan Bulan Suro
      Bulan Suro –yang dalam Islam dikenal dengan bulan Muharram- terkenal sakral dan penuh mistik di kalangan sebagian orang. Saking sakralnya berbagai keyakinan keliru bermunculan pada bulan ini. Berbagai ritual yang berbau syirik pun tak tertinggalan dihidupkan di bulan ini. Bulan Muharram dalam Islam sungguh adalah bulan yang mulia. Namun kenapa mesti dinodai […]
    • Mengucapkan Selamat Natal Dianggap Berbuat Baik
      Sebagian orang beralasan bolehnya mengucapkan selamat natal pada orang nashrani karena dianggap sebagai bentuk ihsan (berbuat baik). Dalil yang mereka bawakan adalah firman Allah Ta’ala (yang artinya), “Allah tiada melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari ne […]
    • Di Balik Musibah
      Pembaca yang semoga dirahmati oleh Allah Ta’ala, musibah merupakan suatu kata yang tak jarang kita dengar bahkan telah akrab di telinga kita dalam beberapa tahun terakhir ini terutama di bumi pertiwi. Musibah tersebut berupa gempa bumi, tanah longsor dan lain-lain. Banyak pihak yang mengklaim bahwa musibah ini terjadi karena adanya ini dan itu. Datang orang […]
  • RSS Abu Salma Blog

Download mp3: Haruskah Kita Bermadzhab ? (3)

Filed Under (Kajian Subuh) by Abu Farhan (Radio Rodja) April-8-2008

Tema : Haruskah kita bermadzhab ?

Pembicara : Ustadz Badrusalam

Kajian Ketiga

Dalam kajian ini, al-Ustadz membicarakan buku tulisan Abu Abdul Karim dan Abu Abdul Rahman Muhammad Sultan bin Abi Abdillah Muhammad ‘Urun al-Maksumi Akhujandi al-Makki, yang intinya membahas tentang apakah perlu untuk seseorang berpegang kepada satu madzhab dari madzhab yang empat.

Pembahasan mengenai madzhab tidak akan terlepas dari menyentuh tentang taqlid dan ijtihad dan orang-orang yang bagaimana yang dibolehkan bertaqlid dan berijtihad. Al-Ustadz telah membawakan pendapat beberapa ulama untuk membedakan antara ilmu dan taqlid, dengan rujukan khusus kepada pendapat Imam Syafie dalam kitabnya ar-Risalah m/s 39 bahwa ilmu itu adalah kabar dari al-Quran atau Sunnah atau Ijma’ atau Qiyas. Selain dari yang bersumber dari yang empat itu bukanlah ilmu.

Menurut pembagian ulama, ada 3 macam taqlid yang masing-masing jatuh pada Hukum Haram, Hukum Wajib dan Hukum Mubah. Dihukumkan haram jika seseorang itu mengikut satu pendapat yang jelas sekali lemah tapi masih berpegang kepada pendapat tersebut. Dihukumkan wajib bertaqlid kepda ulama apabila seseorang yang tidak faham tentang Islam, tentang tatacara shalat, tidak faham dalil al-Quran dan hadits, tidak ada ilmu dan alatnya, tidak faham mutlak dan muqayyad, am dan khas serta tidak faham bahasa Arab. Dibolehkan orang alim berijtihad namun ketika darurat dia harus bertaqlid kepada ulama yang mendahuluinya karena keadaannya ketika itu

Hakikat Islam adalah apa-apa yang terkandung di dalam Rukun Islam, Rukun Iman dan Ihsan. Islam sebagaimana yang ditafsirkan Rasulullah sallallahu ‘alayhi wasallam adalah sesuatu yang zhohir dan tampak, sementara Iman pula sebagai sesuatu yang bersifat bathin dan keyakinan serta tesembunyi di dalam hati. Rasulullah sallallahu ‘alayhi wasallam mentafsirkan Ihsan apabila seseorang itu menyembah Allah seakan-akan dia melihat-Nya. Kata Imam Ahmad, muslim itu adalah orang-orang yang berbuat dosa besar sementara seorang muslim yang disebut mukmin apabila dia menjauhi larangan Allah dan melaksanakan suruhan Allah.

Yang dikatakan ijtihad adalah usaha untuk mencari dalil dari al-Quran dan sunnah dalam rangka mencari hukum suatu masalah yang sifatnya kontemporer atau yang tidak ada nasnya di dalam al-Quran maupun hadits. Ijtihad dibolehkan bagi mereka yang menguasai ilmu dan alatnya. Alat yang dimaksudkan adalah al-Quran, asbab nuzul, balaghah, nasikh mansukh, muhkam mutasyabihat, shahih atau dhoifnya, qiyas, ijma’ dan ikhtilafnya.

Menurut Syeikh Utsaimin ada 3 macam ijtihad:

1) Ijtihad yang jelas terlihat kebenarannya

2) Ijtihad yang jelas terlihat kesalahannya

3) Ijtihad yang di tengah-tengah, yang masih samar benar atau salahnya

Al-Ustadz menarik perhatian dengan menekankan bahwa untuk mendapatkan kefahaman yang benar, haruslah diperhatikan 3 perkara yang berikut:

1 Bagi yang diberikan kemampuan untuk mentarjih dan menguasai ilmu-ilmu tarjih, wajib baginya mencari dalil yang kuat dan sandarannya serta wajah pendalilannya tanpa berfanatik kepada satu madzhab. Fanatiknya hanya pada Allah dan Rasul-Nya sahaja. Tetapi orang-orang awak berkewajiban mengikut pendapat ulama yang diyakini amanah keilmiahannya tanpa ada fanatik. Ketika mana dia melihat pendapat itu lemah, maka kewajibannya untuk berpegang kepada pendapat yang shahih itu.

2 Pendapat beliau (penulis) bahwa madzhab itu merupakan pendapat atau ijtihad ulama yang tidak pernah Allah dan Rasul-Nya mewajibkan untuk diikut, bukan berarti kita dibolehkan memilih yang sesuai dengan selera atau karena Allah memberi kemudahan kita dalam beragama.

3 Perlunya berhati-hati dalam menanggapi perkataan penulis yang terkadang boleh dijadikan alat untuk menolak madzhab dan pendapat ulama, lalu mensejajarkan dirinya (orang awam dan kurang berilmu) dengan ulama dan akhirnya dia berani mengatakan halal-haramnya sesuatu dengan ra’yunya.

Akhir sekali, al-Ustadz menyebutkan peringatan Allah tentang asal muasal dari perpecahan adalah karena lebih membanggakan madzhabnya atau organisasinya daripada kebenaran yang berasal dari al-Quran dan as-Sunnah. Bahwa Allah mengikat persatuan dengan tali Allah dan tali Allah berasal dari al-Quran dan as-Sunnah Rasulullah sallallahu ‘alayhi wasallam

File Kajian lengkap dalam bentuk PDF

File Kajian MP3 dalam bentuk ZIP

icon for podpress Haruskah Kita Bermadzhab ? (Materi) : Hide Player | Play in Popup | Download

icon for podpress Haruskah KitaBermadzhab ? (Tanya Jawab) : Hide Player | Play in Popup | Download

Tinggalkan Balasan