• KATEGORI

  • Pesan Moral

  • terorisme-bukanlah-jihad4 ketahuilah_v3
  • YM status

    ID: Maramis_Setiawan
  • Polling

    Mohon Anda mengisi polling ini sebelum meninggalkan blog ini. Jazakumullah Khoiron
  • Halaman

  • Komentar Terakhir

  • Banner Links

  • Meta

  • Spam Blocked

  • RSS Muslimah.or.id

    • Taisir Musthalah Hadits (6): Idroj, Ziyadah, Meringkas Hadits dan Meriwayatkan Dengan Makna
      Idroj (sisipan) dalam matan (الإدراج في المتن) : Salah seorang rowi memasukkan kata-kata yang berasal dari dirinya sendiri tanpa dia jelaskan bahwa itu adalah kata-katanya sendiri. Dia melakukan itu bisa jadi untuk menjelaskan kata-kata yang asing dalam hadits tersebut, istinbath hukum (mengambil kesimpulan hukum) atau untuk menjelaskan hikmah. […]
    • Kajian Akbar Radio Suara Qur’an 94.4 FM
      Hadirilah Kajian Akbar Radio Suara Qur’an 94.4 FM Tema: Penjelasan Tuntas Hukum Seputar Qurban Pemateri: Al Ustadz Abu Sulaiman Aris Sugiantoro hafizhahullah (Murid Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin, Pimpinan ponpes Al Ukhuwah, Sukoharjo) Hari/ tanggal: Ahad, 15 November 2009 Waktu: Pukul 08.00 WIB s.d. Selesai Tempat: Masjid Ponpes Al Ukhuwah, Joho, Su […]
    • Pengajian Umum: Ya Allah Ampunilah Aku… (Yogyakarta, 29 Nopember 2009)
      Kajian Akbar dengan Tema Klasik nan Apik bersama: Ustadz Zaenal Abidin, Lc. Kajian ini diangkat dari sebuah buku goresan tinta beliau, berjudul: Ya Allah, Ampunilah Aku. Hari & Tanggal: Ahad, 29 Nopember 2009 Waktu: 08.00 – 13.00 WIB Tempat: Masjid Pogung Raya (Sebelah Utara Fak. Teknik UGM) Penyelenggara: Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari Halaqoh […]
    • Lihatlah, Siapa Mahrammu (2)
      Mengenali siapa saja orang yang bukan termasuk mahram kita sama pentingnya dengan mengenali siapa saja yang termasuk mahram kita. Karena dalam praktek di kehidupan sehari-hari, banyak kita jumpai beberapa anggapan keliru mengenai mahram bagi wanita. Hal ini akan berakibat fatal, karena kaum wanita akan bergaul dengan orang-orang yang bukan mahramnya dengan a […]
    • Permohonan Bantuan Daging Kurban Idul Adha 10 DzulHijah 1430 H
      PERMOHONAN BANTUAN DAGING KURBAN HARI RAYA IDUL ADHA 10 DZULHIJAH 1430 H, 27 NOVEMBER 2009 Sehubungan dengan adanya Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijah 1430 H yaitu pada tanggal 27 November 2009, kami dari Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsary akan mengadakan kegiatan kurban dan penyaluran daging kurban ke daerah yang membutuhkan. Untuk itu kami dari Yayasan Pendi […]
  • RSS Buletin at-Tauhid

    • Meraih Limpahan Pahala di Awal Dzulhijah
      Alhamdulillah, Allah subhanahu wa ta’ala masih memberikan kita berbagai macam nikmat, kita pun diberi anugerah akan berjumpa dengan bulan Dzulhijah. Berikut kami akan menjelasakan keutamaan beramal di awal bulan Dzulhijah dan apa saja amalan yang dianjurkan ketika itu. Semoga bermanfaat.
    • Fiqh Qurban (2)
      Pembaca Buletin At Tauhid yang semoga dirahmati oleh Allah. Pada edisi kali ini, kita akan membahas lanjutan dari pembahasan fiqih qurban pada edisi yang lalu. Semoga kita selalu mendapatkan ilmu yang bermanfaat dan dimudahkan dalam beramal sholeh. Hendaknya hewan yang diqurbankan adalah hewan yang gemuk dan sempurna. Abu Umamah bin Sahl mengatakan, ”Dahulu […]
    • Fiqh Qurban (1)
      Pembaca Buletin At Tauhid yang semoga dirahmati oleh Allah Ta’ala. Alhamdulillah saat ini, kita telah berada di bulan Dzulqo’dah dan sebentar lagi kita akan memasuki bulan Dzulhijah di mana ada beberapa syari’at penting di dalamnya. Insya Allah dalam beberapa edisi ke depan, kami dari redaksi buletin At Tauhid akan banyak mengangkat tema seputar ibadah qurba […]
    • Berhentilah dari Merokok!
      Apakah anda termasuk penggemar rokok? Baiklah, sebelum anda merogoh saku anda dan mengambil uang untuk membeli rokok marilah kita berbicara barang sejenak dengan akal yang jernih dan pikiran yang tenang mengenai hal ini. Jangan sampai anda melakukan sesuatu yang justru membahayakan diri anda dan juga orang-orang di sekitar anda.
    • Pembatal-Pembatal Keislaman
      Islam dapat dipahami dengan memadukan beberapa pengertian. Sebagaimana yang dijelaskan oleh Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, “Islam adalah kamu bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang benar kecuali Allah, Muhammad adalah utusan Allah, kamu dirikan sholat, kamu tunaikan zakat, kamu berpuasa Ramadhan, dan kamu menunaikan haji ke Baitullah jika kamu ma […]
  • RSS Abu Salma Blog

Mintalah Yang Terbaik

images4.jpeg
“Poligami, Anugerah yang Terdzalimi”, buku karya Abu Umar Basyier itu baru saja kubaca. Menarik juga isinya, mengupas tuntas tentang seluk beluk poligami, disertai beberapa ilustrasi yang terjadi dalam kehidupannya. Pilihan katanya yang mudah dicerna dan tidak bertele-tele, telah membuat buku ini tidak membosankan untuk dibaca.

Dulu, sebagai istri aku begitu khawatir bila dimadu. Berbagi suami, tidakkah itu akan terasa menyiksa? Lalu akupun berdoa agar itu tidak terjadi padaku. Hingga suatu ketika aku bertemu dengan ummahat, istri penulis buku itu. Dengan polos, kutanyakan padanya,”Um, bolehkah seorang istri berdo’a agar suaminya tidak ta’addud?” Ia pun tersenyum, lalu menjawab,”Pada dasarnya, semua wanita mungkin akan menolak untuk dita’addud. Tapi, ta’addud adalah bagian dari syariat yang tidak boleh bagi kita untuk menolaknya. Kalau berdo’a agar suami tidak ta’addud, bagaimana bila Allah nanti menakdirkan yang sebaliknya? Malah tidak siapkan jadinya. Jadi kalau berdo’a, mintalah yang terbaik.’Ya Allah, berikanlah yang terbaik bagi kami’. Kalau yang terbaik buat kalian adalah berdua sampai mati ya insyaAllah itu yang akan Dia kasih”.
“Ya Allah, berikanlah yang terbaik bagi kami.” Kalimat itu senantiasa terngiang-ngiang dalam benakku. Sungguh do’a yang sederhana tapi penuh makna. Dalam do’a itu, terkandung kepasrahan dan ketawakkalan seorang hamba kepada Rabb-nya. Ya Allah, ampunilah aku, yang selama ini masih takut dan khawatir atas garis takdirku. Sejak saat itu, kuubah do’aku yang penuh kekhawatiran, dengan do’a yang penuh kepasrahan dan ketawakkalan.
Kembali pada buku itu. Setidaknya, ada dua point penting yang terekam dalam otakku, dari buku itu. Pertama, bahwa ternyata, poligami itu adalah kekangan bagi lelaki, untuk senantiasan berlaku adil. Tidak boleh ia memperlakukan istri sekehendak hatinya. Tidak boleh ia berlama-lama bersama istri muda, dengan mengabaikan istri tuanya. Ia wajib memberikan nafkah, perlindungan, dan pemeliharaan kepada semua istrinya, dengan adil. Ini sesuai yang dikatakan istri penulis buku itu. “Kelihatannya saja poligami itu enak bagi lelaki. Tapi, sesungguhnya, tanggung jawab seorang laki-laki yang berpoligami itu sangat berat. Bila ia tidak bisa adil, maka ia akan mempertanggungjawabkannya di akhirat. Di dunia, bisa saja ia berbuat sekehendaknya. Tapi diakhirat, semua tetap ada balasannya.”

Kedua, dalam buku itu, ada anjuran bagi istri pertama, untuk mengubah rasa duka menjadi suka dan gembira, bila suaminya ta’addud. Mengapa? Karena suaminya telah melakukkan syariat yang mulia. Kurasa, sepanjang sang suami bisa berlaku adil, sepanjang istri tua tidak kehilangan cinta dan kasih sayang dari suaminya, bisa saja mengubah duka menjadi suka, meski mungkin perlu waktu. Sebaliknya, bila suami tidak bisa adil, selalu menomorsatukan istri keduanya, maka duka pun akan senantiasa menggelayut dalam hati istri pertama. Doaku semoga bila abahnya anak-anak sudah beristri lagi,”maduku” nanti diperlakukan pula dengan adil dan akhirnya tambah sayang kepadaku. Doaku berikutnya, semoga dengan poligami, kebahagiaan itu takkan pergi…(ummu naziha)

Rubrik Kolomummi, Majalah Nikah edisi April 2007, hal. 75

3 Tanggapan

  1. jika ibu-ibu tidak setuju suaminya menikah lagi maka itu urusan ibu-ibu. Tapi jika ibu-ibu tidak setuju atas apa yg Allah tetapkan maka itu adalah kekufuran.
    dulu iblis berkata aku terbuat dari api dan Adam dari tanah, aku lebih mulia dari Adam. Aku tidak mau sujud kepadanya.
    iblis tidak setuju dengan apa yg Allah tetapkan maka diapun diusir dari syurga.

  2. semoga Allah memberikan yang terbaik juga untukqu,ketika kelak aq menemukan pasangan hidupqu.Aamiin..(tapi kyaknya masih lama,soalnya ana masih sekolah :-) ,wallahu a’lam)

  3. Poligami adalah sebuah tantangan bagi para istri untuk memilih: kebahagiaan dunia yang hanya sesaat ataukah kenikmatan akhirat yang kekal?
    Memang, itu tidak mudah. Namun, bukan berarti tidak bisa diupayakan right? untuk memiliki keduanya, bahagia di dunia+akhirat.
    Hope Allah will give us all the best.
    Special untuk para calon ummahat: upayakanlah syurga di rumah2 antunna. Prepare yourself, start right now. ;-)

Tinggalkan Balasan