6939709197_a1aacbf500_o

Ikut Mertua= Durhaka Kepada Orang Tua ??


SOAL:

Assalamu’alaykum. Sudah 2 tahun lebih saya menikah, selama itu pula saya hampir gak pernah membantu orang tua saya sendiri, karena saya tinggal di rumah mertua. Karena dulu syarat nikah saya, istri gak boleh ikut saya. Apakah saya termasuk anak yang durhaka kepada orang tua saya sendiri, karena gak pernah membantunya? Terima kasih (Andika P) Baca lebih lanjut

dua

Apakah Doa Ini Termasuk Memaksa Allah ?


SOAL:

Assalamu’alaykum. Ustadz, saya pernah mendengar bahwa ada seseorang yang berdoa kepada Allah ta’ala untuk menjadikan si fulan sebagai jodohnya. Karena sepengetahuan dia, si fulan itu agama dan akhlaknya baik, juga mempunyai kelebihan dalam hal dunia. Pertanyaan saya, apakah doa seperti ini dibolehkan? Apakah ini bisa dikatakan beradab kepada Allah dalam berdoa ataukah tidak? Bagaimana doa terbaik yang seharusnya diucapkan? Mohon penjelasannya. Baca lebih lanjut

history-apr-2013

Belajar Dari Pengalaman


Dalam mengarungi samudra kehidupan ini, manusia memiliki prinsip dasar hidup yang berbeda-beda. Setiap mereka berpegang teguh dengan norma-norma yang telah diatur dan ditata oleh setiap prinsip masing-masing. Jika ada suatu kelompok yang mengejek atau menghina aturan yang lain, maka mereka tidak terima dan membalas lebih dari sekedar ejekan atau hinaan. Wajar saja jika gesekan antara satu sama lain terkadang tak dapat dihindarkan. Dan akhirnya dapat berwujud permusuhan, saling benci, saling melecehkan, bahkan bisa berbuntut kepada perkelahian dan pembunuhan. Itulah manusia yang memiliki sifat enggan direndahkan dan selalu ingin lebih tinggi dan lebih kuat dari yang lainnya. Baca lebih lanjut

Sholatmu Cahayamu !

Calon Jodohku Perokok dan Belum Shalat


SOAL:

Assalamu’alaykum. Ustadz, saya akhwat 24 tahun yang ingin menikah dan terkadang minder bila ditanya teman-teman tentang kapan menikahnya? Ada seorang lelaki yang ingin melamar saya, tapi ia seorang yang merokok & belum mengerjakan shalat. Tapi ia berjanji bila menikah dengan saya, ia akan berubah. Saya harus bagaimana? sedangkan hati kecil saya mendambakan seorang ikhwan yang baik akhlaknya. Syukron

-Ummu Khairah, Pangkalpinang, +6181xxxxxxx31- Baca lebih lanjut

199833_buah-nangka_663_382

Gupak Pulute, Ora Mangan Nangkane


Alhamdulillâh, wash shalâtu was salâmu ‘alâ rasûlillah…

Kalau diterjemahkan secara harfiah, pepatah jawa di atas artinya: terkena getahnya (pulut) tidak makan nangkanya. Pada masa nangka belum dijual di supermarket dalam kemasan “siap makan”, jika kita ingin makan nangka maka harus berjuang dulu. Membuka buahnya yang besar, kemudian melepas isi yang dapat kita makan. Kita tidak akan pernah makan nangka tanpa “gupak pulut”nya dulu. Adapun membersihkan “pulut” (getah) harus pakai minyak kelapa, kemudian dibilas pakai sabun.

Adapun secara luas, pepatah Jawa ini ingin menunjukkan sebuah peristiwa atau kiasan yang menggambarkan akan kesialan seseorang, karena ia tidak menikmati hasil pekerjaannya, tetapi justru menerima resiko buruknya. Baca lebih lanjut

DSC_7105 copy

Sunnah-Sunnah Sebelum Shalat Hari Raya


Berikut beberapa sunnah-sunnah yang hendaknya dilakukan sebelum shalat hari raya,

1. Mandi

Ketahuilah bahwasanya tidak shahih semua hadits dari Rasulullah -shallallahu’alaihi wa sallam- yang berkaitan tentang mandi dalam shalat dua hari raya. Imam al-Bazzar -rahimahullah- mengatakan, “Saya tidak mengetahui hadits shahih tentang mandi dua hari raya.” [1]

Akan tetapi, terdapat beberapa atsar dari sebagian sahabat yang menunjukkan hal ini. Di antaranya ialah dari Abdullah bin Umar -radliyallahu’anhuma- bahwasanya beliau mandi di hari raya Idul Fithri ketika hendak pergi ke lapangan.[2] Baca lebih lanjut

ghoribah

Ayat-Ayat Gharibah (Bag. 7) : Cara membaca kata ضعف dalam QS. Ar-Rum: 54


Di dalam al-Quran ada beberapa tulisan yang sering dibaca tidak sebagaimana mestinya, yang disebut dengan ayat-ayat ghoribah atau ayat-ayat asing. Agar terhindar dari kesalahan-kesalahan dalam membaca al-Quran, maka berikut ini akan dijelaskan ayat-ayat tersebut dengan cara membacanya (Dalam riwayat Hafsh dari ‘Ashim dari jalur syathibiyyah).

9. Cara membaca ضعف dalam QS. Ar-Rum: 54

Yaitu huruf dhad (ض )  dalam kata ضَعْفٍ dan ضَعْفًا boleh dibaca dengan 2 cara:

(1) Dengan harakat fathah :

dhokfin

 

Mari kita simak contoh tilawah oleh Syaikh Muhammad Ayyub, Baca lebih lanjut